Suara.com - Belum lama dilantik jadi Wali Kota New York, Eric Adams sudah mengeluarkan pernyataannya yang secara mengejutkan mengaku memborong Bitcoin saat harganya turun.
Mengutip dari Warta Ekonomi, Adams dalam wawancara bersama CNBC's Squawk Box, mengaku menerima gaji pertamanya berbentuk Bitcoin (BTC).
Bahkan, ia menegaskan kembali tujuannya untuk menjadikan kota itu sebagai Bitcoin (BTC) dan pusat kripto.
"Kadang-kadang waktu terbaik untuk membeli adalah ketika semuanya turun. Jadi, ketika mereka kembali naik, Anda menghasilkan keuntungan yang baik," kata Adams.
"Kita perlu menggunakan teknologi blockchain, Bitcoin, dari semua bentuk teknologi lainnya. Saya ingin New York City menjadi pusat teknologi itu," sambung dia.
Selama kampanya, Adan memang menjanjikan New York City sebagai pusat teknologi yang akan menjadi "pusat cybersecurity, pusat mobil self-driving, drone, dan pusat Bitcoin," mengalahkan pengusaha ramah kripto Andrew yang kemarin menjadi calon Partai Demokrat.
Sebagai bagian dari upayanya untuk mempromosikan teknologi kripto dan blockchain–atau mungkin terinspirasi oleh perseteruan persahabatan dengan Walikota Miami Francis Suarez–Adams mengumumkan setelah pemilihan bahwa ia berencana untuk mengambil tiga gaji pertamanya di BTC.
Perkiraakn gajinya senilai 258.750 dolar, gaji bulanannya akan menjadi sekitar 21.562 dolar masing-masing, total 1,51 BTC dengan harga 42.948 dolar.
Belakangan, negara bagian New York tengah menjadi pusat perhatian media usai adanya regulasi dan penegakkan hukum untuk perusahaan kripto di Amerika Serikat.
Baca Juga: Sosok Misterius Masuk Pasar Kripto, Borong Bitcoin Senilai 21 Juta Dolar AS
Kantor Jaksa Agung New York dinyatakan bertanggung jawab atas penyelesaian kasus terhadap Bitfinex dan Tether, yang pada bulan Februari setuju untuk membayar ganti rugi 18,5 juta dolar, dan memerintahkan Coinseed untuk menutup pintunya setelah perusahaan tersebut diduga menipu investor lebih dari 1 juta dolar.
Tag
Berita Terkait
-
Pengusaha Kaya Ray Dalio Meyakini Bitcoin Kalahkan Nilai Lindung Emas
-
Dukung Program Kampus Merdeka, Ini yang Dilakukan Tokocrypto
-
Indodax Optimis Target 6,5 Juta Member Tercapai di 2022
-
Review Buku Atomic Habits: Solusi untuk Membangun Kebiasaan Baru
-
Sosok Misterius Masuk Pasar Kripto, Borong Bitcoin Senilai 21 Juta Dolar AS
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
- 7 Sepatu Lari Lokal Paling Underrated 2026: Kualitasnya Dipuji Runner, Tapi Masih Jarang Dilirik
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Qavah Group Mau Lipat Gandakan Investasi China ke RI
-
Harga Minyakita di Wilayah Timur Masih Melambung, Kemendag Soroti Kendala Logistik
-
Kadin China Kirim Surat Protes ke Prabowo, Keluhkan Royalti Tambang, RKAB Nikel hingga Satgas PKH
-
Pemerintah Waspadai Lonjakan Harga Gula Pasir, Skema SPHP Diusulkan
-
Siloam Tutup RUPST Tahun Buku 2025, Lanjutkan Pertumbuhan Berkelanjutan Lewat Diferensiasi Arketipe
-
Rupiah Ambruk ke Rp17.500, Pedagang Elektronik Pasar Minggu Ungkap Penjualan Telah Anjlok 50 Persen
-
Paradoks Beras: Stok Melimpah 5,19 Juta Ton, Harga di 105 Daerah Masih Melonjak
-
Rupiah Tembus di Rp17.500, Pedagang Elektronik: Harga Sudah Naik 5 Persen
-
Rupiah Tembus Rp17.528, Harga Laptop dan Ponsel di Mall Ambasador Terancam Melonjak
-
Siap-siap! Dana Rp 31,5 Triliun Bakal Hilang dari Pasar Modal RI