Suara.com - Produsen pesawat Boeing Co berinvestasi sebesar USD 450 juta di Wisk Aero. Investasi ini untuk mendukung pengembangan taksi terbang tanpa pilot di masa depan.
Wisk yang berbasis di California, dimiliki oleh Boeing dan Kitty Hawk perusahaan kendaraan udara yang diluncurkan oleh salah satu pendiri Google Larry Page.
"Pandangan kami adalah keuntungan strategis besar dari Wisk, langsung ke pesawat terbang sendiri, membangun prinsip-prinsip itu di setiap tingkat desain dan pengembangan," kata Chief Strategy Officer Boeing Marc Allen Seperti dikutip Reuters, Selasa (25/1/2022).
Namun demikian, Boeing enggan memberikan tanggal peluncuruan taksi terbang tersebut. Akan tetapi sumber industri mengatakan idenya adalah untuk mempresentasikannya untuk sertifikasi sekitar tahun 2028.
Boeing mengatakan itu akan menjadi kendaraan pengangkut penumpang otonom pertama yang disertifikasi di Amerika Serikat.
Dalam sebuah pernyataan, Wisk mengatakan investasi USD 450 juta dari Boeing akan menjadikannya salah satu perusahaan yang paling banyak mendapatkan dana investasi untuk pengembangan taksi terbang.
Ini bukan satu-satunya perusahaan kedirgantaraan yang bekerja sama dengan Silicon Valley untuk berbagi biaya pengembangan dan mendorong pendekatan gesit terhadap inovasi karena lompatan simultan dalam listrik, material, dan teknologi pemrosesan membawa penerbangan dalam jangkauan perusahaan rintisan.
"Jenis pergeseran permintaan konstan yang akan menyertai industri yang sedang berkembang ini benar-benar membutuhkan kolaborasi luas di antara mereka yang ada di industri yang menyatukan kemampuan yang berbeda," kata Allen dalam sebuah wawancara.
Di luar itu, raksasa kedirgantaraan AS yang terlilit utang dipandang secara selektif lebih bersedia untuk bersama-sama mengembangkan pengetahuan tentang kemampuan yang luas seperti otonomi dan proses produksi yang maju, daripada mengendalikan semua teknologi kelas atas secara internal.
Baca Juga: Boeing 737 Max: RI Segera Izinkan Terbang di Tengah Laporan Masalah Teknis
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
-
DPR RI Ragukan Misi Damai Board of Peace, Desak Pemerintah Tegas soal Serangan AS-Israel ke Iran
-
Rumahnya Dibombardir AS-Israel, Ayatollah Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Iran Hancurkan Radar FP132 AS di Qatar, Amerika Kini 'Buta' dari Serangan Rudal Balistik?
-
Prabowo Siap Terbang ke Teheran, Damaikan Perang AS-Israel Vs Iran
Terkini
-
Target Pasar Global, Pertamina Bangun Ekosistem SAF Terverifikasi Internasional
-
Industri Kripto di Dalam Negeri Tumbuh Lebih Sehat Usai Bursa CFX Pangkas Biaya Transaksi
-
HPE Maret 2026: Harga Konsentrat Tembaga Turun, Emas Justru Menanjak
-
Alasan Dibalik Dibalik Rencana Stop Ekspor Timah
-
Harga Genteng Rp4.300 Per Unit, Transaksi Awal Program Gentengisasi di Jabar Capai Rp12,6 Miliar
-
BRI Bantu Biayai Program Gentengisasi lewat KUR Perumahan
-
Manggis Subang Tembus China, LPDB Koperasi Siap Perkuat Pembiayaan Hingga Rp20 Miliar
-
Indonesia Emas 2045 Butuh Koperasi Modern dan Generasi Produktif
-
Satu Rumah Dihuni 10 Orang, Pemerintah Bedah 82 Hunian di Menteng Tenggulun
-
Proyek Percontohan Gentengisasi Prabowo Disorot, Kontraktor Jujur: Bukan Genteng, Kita Pakai Spandek