Suara.com - Berbicara mengenai perekonomian di Indonesia, fakta yang terdapat di lapangan adalah bahwa UMKM menjadi tulang punggung roda ekonomi nasional. Tidak hanya memperbaiki perputaran ekonomi di Indonesia sejak Pandemi Covid-19 hadir di Indonesia dalam kurun waktu dua tahun belakangan ini, UMKM juga menjadi bisnis yang sangat memajukan perekonomian di Indonesia sejak lama.
Karena itu, Maucash dan KreditPro memutuskan untuk melakukan kerjasama demi mendukung pemerintah memajukan dan menguatkan UMKM di Indonesia. Bentuk kerjasama yang PT. Astra Welab Digital Arta (Maucash) dan PT. Tri Digi Fin (KreditPro) lakukan berupa penyaluran dana untuk UMKM.
Perjanjian kerjasama telah ditandatangani oleh Rina Apriana selaku Presiden Direktur dan Indra Suryawan selaku Direktur Marketing dari AWDA. Sementara dari pihak PT Tri Digi Fin (KreditPro) dihadiri oleh Adelheid Helena Bokau selaku Presiden Direktur dari Tri Digi Fin, dan Rully Hariwinata selaku Direktur Marketing. Prosesi penandatanganan kerjasama ini dilakukan di Menara FIF, Jakarta Selatan pada Kamis, 27 Januari 2022.
“Dari kerjasama antara Maucash dan KreditPro ini, saya pribadi berharap ke depannya UMKM di Indonesia akan semakin maju dan semakin kuat, terutama ketika kita berbicara mengenai pemulihan perekonomian di Indonesia. Saya berharap para pelaku bisnis UMKM di Indonesia dapat mempunyai pandangan yang sama dengan Maucash dan KreditPro bahwa penyaluran dana ini dilakukan untuk menemukan jalan keluar atas dana yang dibutuhkan oleh para pejuang bisnis UMKM. Hal lainnya yang dapat digaris bawahi adalah bahwa melalui kerjasama ini, Maucash dan KreditPro sangat amat mendukung upaya pemerintah untuk mendukung perkembangan UMKM di Indonesia,” Ungkap Presiden Direktur AWDA Rina Apriana ditulis Kamis (27/1/2022).
Baik KreditPro dan Maucash adalah fintech P2P lending yang telah resmi terdaftar dan berizin di Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Baik Maucash dan juga KreditPro adalah perusahaan fintech p2p lending yang selalu bertumbuh dan menunjukkan perkembangan pesat di setiap waktu berjalan.
“Saya sendiri sangat amat senang bahwa Maucash dapat bekerjasama dengan KreditPro dalam rangka menyalurkan dana untuk pelaku bisnis UMKM, mengingat KreditPro adalah salah satu fintech P2P lending yang kredibilitasnya tidak perlu diragukan lagi.” sambung Rina Apriana.
“Kerjasama ini diharapkan dapat membantu pertumbuhan UMKM di indonesia dan membuktikan bahwa fintech p2p lending merupakan solusi yang dapat membantu pertumbuhan ekonomi nasional,” tutup Adelheid Helena Bokau selaku Presiden Direktur dari PT. Tri Digi Fin (KreditPro)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Kontroversi Grok AI dan Ancaman Kekerasan Berbasis Gender di Ruang Digital
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
Terkini
-
Tekan Angka Kecelakaan, Kemenhub Siapkan Aturan Baru Standar Teknologi Motor
-
Lion Parcel Kirim 10 Ton Logistik ke Wilayah Bencana Sumatra
-
Klaim Swasembada Dibayangi Risiko, Pengamat Ingatkan Potensi Penurunan Produksi Beras
-
Penyaluran Beras SPHP Diperpanjang hingga Akhir Januari 2026
-
BBRI Diborong Asing Habis-habisan, Segini Target Harga Sahamnya
-
Produksi Beras Pecah Rekor Tertinggi, Pengamat: Berkah Alam, Bukan Produktivitas
-
Update Pangan Nasional 11 Januari 2026: Harga Cabai Kompak Turun, Jagung Naik
-
8 Ide Usaha Makanan Modal Rp500.000, Prediksi Cuan dan Viral di Tahun 2026
-
Saham BUMI Dijual Asing Triliunan, Target Harga Masih Tetap Tinggi!
-
ANTM Gelontorkan Rp245,76 Miliar untuk Perkuat Cadangan Emas, Nikel dan Bauksit