Suara.com - Harga sawit terpantau mulai stabil di level harga Rp3.000/kg usai sebelumnya sempat turun di level Rp1.000–Rp1.200 per kg.
Berkaitan dengan hal ini, Ketua Umum Apkasindo, Gulat Manurung menuturkan, harga sawit yang sempat bergejolak belakangan ini terdampak kebijakan pemerintah yang ingin menerapkan kebijakan Domestic Market Obligation (DMO) dan Domestic Price Obligation (DPO) minyak goreng.
"Semalam kami rapat pengurus Apkasindo dari 22 provinsi. Saya monitor faktanya harga TBS sawit sudah membaik, tapi memang minyak goreng masih langka," kata Gulat, pada Kamis (3/2/2022).
Melansir dari Warta Ekonomi --jaringan Suara.com, data Apkasindo memperlihatkan, harga TBS sawit di Riau terpantau membaik di atas level Rp3.000 per kg. Sementara itu, harga TBS sawit di Kalimantan Barat berada di angka Rp3.304 per kg.
Dikabarkan sebelumnya, pemerintah melalui Kementerian Perdagangan menerapkan kebijakan DMO dan DPO minyak goreng guna menstabilkan harga dan stok bahan minyak goreng.
Dalam aturan itu, menyebut, para produsen yang melakukan ekspor minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) diwajibkan memasok 20 persen kuota ekspornya untuk kebutuhan dalam negeri.
Sementara, kebijakan DPO ditetapkan sebesar Rp9.300 per kg untuk CPO dan Rp10.300 per liter untuk Olein.
Berita Terkait
-
4 Pelaku Curanmor Ditangkap Polisi di Karawang, Kapolres Sebut 2 Orang Masih DPO
-
Polisi Buru 10 DPO Pelaku Pembakaran Karaoke di Sorong yang Sebabkan Mojang Bandung Tewas Terbakar
-
Sempat Turun, Harga Sawit Riau Melejit Lagi Tembus Rp 3.621 per Kilogram
-
Harga Minyak Sawit Mentah di Sumut untuk Ekspor Masih Tinggi
-
Polisi Masih Kesulitan Membongkar Sindikat Penimbun Solar Bersubsidi di Bogor, Satu Tersangka Masih DPO
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Isi Proposal OJK dan BEI ke MSCI: Janji Ungkap Penerima Manfaat Akhir Saham RI
-
MSCI Buka Suara Usai Diskusi dengan BEI, OJK dan KSEI Perihal IHSG
-
IHSG 'Kebakaran' di Awal Februari, Menkeu Purbaya: Ada Faktor Ketidakpastian!
-
Pupuk Indonesia Pugar Pabrik Tua, Mentan Amran Bilang Begini
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
Terkini
-
Harga Pangan Nasional Didominasi Penurunan Awal Februari 2026, Beras dan Bawang Merah Terkoreksi
-
Isi Proposal OJK dan BEI ke MSCI: Janji Ungkap Penerima Manfaat Akhir Saham RI
-
MSCI Buka Suara Usai Diskusi dengan BEI, OJK dan KSEI Perihal IHSG
-
Petinggi Borong Saham BBCA saat Harga Diskon, Berapa Targetnya?
-
Emas Antam Ambruk, Harganya Jadi Rp 2.884.000/Gram
-
Rupiah Menguat, Dolar AS Turun ke Level Rp16.768
-
IHSG Masih Terjungkal pada Selasa Pagi ke Level 7.888
-
Inflasi Inti Naik, Bank Indonesia Waspadai Kenaikan Harga Emas
-
Daftar Link Resmi Pendaftaran Antrean Pangan Bersubsidi dan Jam Operasional
-
OCBC Raup Laba Rp5,1 Triliun di Tahun 2025, Ini Penyumbang Terbesar