Suara.com - Harga minyak dunia meroket lebih dari 5 persen pada perdagangan akhir pekan lalu di tengah meningkatnya ketegangan antara Ukraina dan Rusia.
Mengutip CNBC, Senin (14/2/2022) Minyak mentah berjangka West Texas Intermediate AS naik lebih dari 5 persen mencapai USD94,66 per barel, level tertinggi sejak 30 September 2014.
Kontrak sedikit mereda hingga penutupan, namun, mengakhiri hari 3,58 persen lebih tinggi pada harga USD93,10 per barel.
Patokan internasional minyak mentah Brent naik 3,3 persen menjadi menetap di USD94,44 per barel, setelah mencapai level USD95 pada satu titik.
Sebelumnya, penasihat Keamanan Nasional AS Jake Sullivan mengatakan bahwa ada tanda-tanda eskalasi Rusia di perbatasan Ukraina dan ada kemungkinan bahwa invasi dapat terjadi selama Olimpiade, meskipun ada spekulasi sebaliknya.
Pasar saham AS turun ke posisi terendahnya, dan harga minyak serta obligasi mundur dari level tertingginya di sesi perdagangan menyusul komentar dari Sullivan, yang sedikit berlawanan dengan laporan sebelumnya yang telah membuat pasar terguncang.
AS dan Inggris telah mendesak warganya untuk meninggalkan Ukraina. Seorang juru bicara Downing Street mengatakan Perdana Menteri Boris Johnson mengkhawatirkan keamanan Eropa dalam situasi saat ini.
"Pasar telah khawatir tentang hasil ini selama beberapa minggu tetapi sebagian besar percaya itu tidak akan terjadi atau setidaknya akan terjadi setelah Olimpiade," kata Rebecca Babin dari CIBC Private Wealth.
Harga minyak sudah naik lebih dari 2 persen di awal sesi menyusul laporan minyak oleh Badan Energi Internasional.
Baca Juga: Harga Murah tapi Langka, Politisi PKS Dukung Kartel Minyak Goreng Dibawa ke Ranah Hukum
Badan tersebut memperkirakan permintaan global akan mencapai rekor 100,6 juta barel per hari tahun ini karena pembatasan covid berkurang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Dugaan Skandal PT Minna Padi Asset Manajemen dan Saham PADI, Kini Diperiksa Polisi
-
Epstein Gigih Dekati Vladimir Putin Selama Satu Dekade, Tawarkan Informasi 'Rahasia AS'
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
Terkini
-
Dolar AS Menguat, Rupiah Turun ke Level Rp16.766
-
Harga Emas Antam Melambung Tinggi, Hari Dibanderol Rp 2.964.000/Gram
-
Sama-sama Bisnis di Pertambangan, Perbedaan Perminas dengan MIND ID
-
IHSG Bergerak Dua Arah di Rabu Pagi, Cek Saham Pilihan
-
Profil PT Minna Padi Asset Manajemen: Jaringan, Pemilik Saham dan Afiliasi PADI
-
Purbaya: Pertumbuhan Ekonomi RI 2029 Bisa Dekati 8 Persen, Jika Saya Masih Menkeu
-
Tekan Biaya Transaksi Demi Likuiditas, Strategi Jangka Panjang Industri Kripto Nasional
-
BEI Buka Kembali 5 Emiten Ini, Cek Pergerakan Sahamnya
-
Dugaan Skandal PT Minna Padi Asset Manajemen dan Saham PADI, Kini Diperiksa Polisi
-
Antisipasi Force Majeure, Askrindo Siapkan Strategi Keberlanjutan Bisnis