Suara.com - Emiten properti PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) tercatat membukukan pendapatan prapenjualan atau marketing sales senilai Rp 2,7 triliun pada 2021 dari target Rp 2 triliun.
Perseroan pun optimistis pada tahun ini kinerja perseroan akan lebih tinggi.
Marketing Director PT Agung Podomoro Land Tbk. Agung Wirajaya mengatakan sebagai bagian dari pelaku Industri di Indonesia, langkah Agung Podomoro Land dalam membangun negeri telah dilakukan lewat ekspansi bisnis di wilayah Jawa maupun di luar Jawa.
Upaya ini, lanjut Agung, turut menggerakkan perekonomian di kawasan properti yang dibangun, selain dari memenuhi kebutuhan masyarakat akan hunian dan properti.
“Komitmen kami sebagai pengembang adalah memprioritaskan kepuasan konsumen dengan menyediakan hunian dan properti yang memberikan rasa nyaman dan aman. Hal ini diwujudkan dengan percepatan pembangunan proyek yang terus kami lakukan secara berkesinambungan dan progresif,” kata Agung dalam keterangan persnya, Minggu (27/2/2022).
Selain itu percepatan pembangunan proyek-proyek properti ini juga menjadi strategi Agung Podomoro Land untuk ikut mendorong sektor bisnis lain yang terkait dengan sektor poperti, terutama bagi terciptanya lapangan kerja di tengah situasi yang dinamis akibat pandemi COVID-19.
“Kami akan terus berinovasi untuk mengembangkan proyek existing yang saat ini sudah dinikmati oleh masyarakat. Kami juga menyadari bahwa sektor properti sangat strategis bagi sektor bisnis lainnya dengan potensi penciptaan lapangan kerja yang besar,” ujar Agung.
Dengan berbagai inisiatif dan inovasinya tersebut APLN meraih penghargaan Developer of The Year pada ajang bergengsi Indonesia Property & Bank Award (IPBA) XVI 2022.
Dengan anugerah penghargaan ini, Agung Podomoro Land makin memantapkan eksistensi dan kontribusinya sebagai pengembang properti terdepan, terintegrasi, dan tepercaya di Indonesia.
Baca Juga: Podomoro Park Bandung Terima Penghargaan Best Premium Facilities Home Resort in Bandung
Berita Terkait
-
Podomoro Park Bandung Terima Penghargaan Best Premium Facilities Home Resort in Bandung
-
Kerja Sama dengan PT Agung Podomoro Group, Batik Bantul Akan Dijual di Mangga Dua Square
-
Agung Podomoro Rugi Hingga 134 Kali Lipat Dibanding Tahun 2020
-
Konsep Rumah Tumbuh Kini Jadi Incaran Konsumen
-
Tips Agar Terhindar dari Kegagalan Pengembang, Beli Properti Ready Stock
Terpopuler
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas
Pilihan
-
674 Korban Kebakaran Kemayoran Mengungsi, Posko Bantuan dan Layanan Kesehatan Disiagakan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
Terkini
-
Pintu PHK 20 Persen Karyawan, Industri Kripto RI Mulai Goyang?
-
Perundingan AS-Iran Alot, Harga Minyak Mentah Global Tertahan di Level Tinggi
-
Danantara Mau Merger Asuransi BUMN, AAJI Buka Suara
-
BPS: Harga Beras Naik per Mei 2026, Dari Penggilingan hingga Eceran
-
Rupiah Makin Terpuruk! Tembus Rp17.839 per Dolar AS, Ini Penyebabnya
-
BPS Ungkap Harga Emas Perhiasan per Mei 2026 Alami Deflasi Tiga Bulan Beruntun
-
Adu LHKPN Seskab Teddy Indra Wijaya dan Dino Patti Djalal, Siapa yang Lebih Kaya?
-
Gencar Ekspansi Jadi Modal TMAS Bidik Pendapatan Rp 5,53 Triliun di 2026
-
Full Surcharge Resmi Naik hingga 50%, Warganet Mulai Menangis Lihat Harg Tiket Pesawat
-
Saham Wilmar di Singapura Anjlok, Usai Pemerintah RI Bidik Dugaan Manipulasi Ekspor Sawit