Suara.com - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk terus mengembangkan inovasi dalam pengelolaan aset untuk mengoptimalisasi return yang dihasilkan. Salah satunya dengan memberikan inovasi Kredit Pembiayaan Rumah (KPR).
Rekam jejak yang baik serta inovasi produk di segmen kredit tersebut membuat BRI meraih penghargaan Indonesia Property & Bank Award ke XVI kategori ”Best Bank For Vast Network of Mortgage Product” dan MyHome Award ke-V kategori “Most Innovative Mortgage Product”. Dua penghargaan tersebut diberikan oleh Majalah Property&Bank serta Majalah MyHome pada 18 Januari 2022 silam.
Direktur Bisnis Konsumer BRI, Handayani mengungkapkan perseroan senantiasa memberikan value added dalam setiap inovasi yang diberikan. Kemudahan pengajuan hingga akses terhadap pembiayaan rumah ini diharapkan bisa mendongkrak perekonomian Indonesia yang sedang menjalani masa pemulihan.
Dalam memudahkan pengajuan KPR, Handayani berbicara BRI memiliki BRISPOT dengan sistem yang efektif, aman, dan canggih. Digitalisasi pengajuan kredit ini disebutnya menjadi sebuah keharusan di era yang serba cepat seperti sekarang.
“Kami menghadirkan BRISPOT yang bisa diakses untuk mengajukan KPR, KTA, dan payroll loan. Di aplikasi ini kecepatan adalah kunci," ungkap Handayani.
Upaya BRI dalam mendukung kepemilikan rumah ini tampak dari tingginya tingkat approval kredit yang menembus 97,06% dari total 3.000 pengajuan dalam gelaran KPR BRI Virtual Expo Vol.2. Dirinya juga berkaca event tersebut memiliki implikasi besar terhadap penyaluran KPR di BRI, sebagaimana tampak dari penyaluran kredit yang mencapai lebih dari Rp1 triliun.
Selain itu, ada fasilitas konsultasi perbankan dan perumahan juga diikuti oleh lebih dari 2 juta peserta dalam event tersebut. Di samping itu, BRI juga memberi ruang bagi nasabah yang belum familiar dengan pengajuan digital dengan layanan di seluruh kantor cabang BRI yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.
Sebagai agent of development, BRI juga turut berpartisipasi mendukung program satu juta rumah pemerintah. "Pada tahun ini, BRI berkomitmen akan menyalurkan KPR Sejahtera FLPP sebanyak 100.000 unit dan KPR Tapera sebanyak 50.000 unit," kata Handayani.
Baca Juga: Permudah Transaksi Nasabah di Kawasan ASEAN, BRI Pacu Penggunaan QR Cross Border
Berita Terkait
-
Komisaris dan CEO PSIS Semarang Hadir di Bali, Lambungkan Keyakinan Menang Lawan Persikabo 1973
-
Peran BRI Liga 1 di Balik Gairah Talenta Muda Indonesia dan Performa Tim Nasional yang Melonjak di Tengah Pandemi
-
Sergio Alexandre Minta Persiraja Waspadai Penampilan Apik Barito Putera
-
Jelang Hadapi Persikabo 1973, Ciro Alves Jadi Perhatian Khusus PSIS Semarang
-
BRImo Jadi Aplikasi Mobile Banking BRI yang Dilengkapi Fitur QRIS
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
Melihat Keuangan RANS yang Pincang Jelang IPO: Laba Turun 41%, Masih Bergantung pada Raffi-Nagita
-
Industri Tekstil RI Tak Mampu Olah, Purbaya Pilih Musnahkan Pakaian Bekas Impor Ilegal
-
Profil INACO (PT Niramas Utama Tbk): Saham IPO, Kondisi Keuangan, dan Pemegang Saham
-
Finex: Kepatuhan dan Edukasi Lebih Penting daripada Janji Untung Trading
-
Purbaya Sepakat Polisi Hukum Pelaku Impor Pakaian Bekas Ilegal Pakai UU Pengelolaan Sampah
-
Profil PT Prodia Diagnostic Line: Saham IPO, Benarkah Ada 'Peran' Prajogo Pangestu?
-
IHSG Kembali Terperosok 1,29% di Sesi I, ANTM hingga INCO Jadi Pemberat
-
Daftar Pemegang Saham RANS Entertainmen, Ini Gurita Bisnis yang Mau IPO
-
Purbaya Sita 43 Kontainer Pakaian Impor Bekas dari Bea Cukai, Nilainya Rp 53,9 M
-
DSI Diam-diam Bertemu ke Sekuritas, Ini Dampaknya ke Saham Komoditas