Suara.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mendapat tantangan dari pengacara kondang Hotman Paris Hutapea. Tantangan ini soal mengejar pajak para crazy rich yang saat ini sedang ramai diperbincangkan publik.
Apalagi kata Hotman, beberapa crazy rich ini melakukan tindakan melanggar hukum karena mengajak masyarakat untuk ikut dalam investasi bodong yang mereka tawarkan, sebut saja kata Hotman seperti Indra Kenz, Doni Salmanan hingga kasus investasi bodong Indosurya.
"Anda kan lihat kasus Indra Kenz, Doni Salmanan, Indosurya berapa puluh triliun rupiah, itu uang di situ apa sudah bayar pajak atau tidak?" kata Hotman dalam acara Spectaxcular 2022, Rabu (23/3/2020).
Menurut Hotman potensi pajak dari para crazy rich bodong ini cukup besar, bahkan dirinya memperkirakan jumlahnya mencapai triliunan.
Hotman kemudian menyarankan agar Direktorat Jenderal Pajak memiliki divisi khusus untuk memantau uang yang mengalir dalam entitas ilegal.
"Sebenarnya kalau DJP ada divisi khusus memantau, itu merupakan sumber sasaran empuk untuk pajak," imbuhnya.
Hotman menyebut ada 2 cara yang bisa dilakukan oleh Sri Mulyani dan anak buahnya. Pertama, mengintip kasus-kasus di Pengadilan Niaga.
Kedua, menerapkan sanksi berat yang membuat Wajib Pajak (WP) takut.
"Manusia tetap manusia, kesadaran hanya sekain persen, tetap sanksi keras sama pengawasan yang efektif," kata dia.
Baca Juga: 35 Tahun Tak Bayar Pajak, Raja Jalan Tol Jusuf Hamka Ikut Tax Amnesty
Berita Terkait
-
Cerita Jusuf Hamka Bawa Daftar Harta ke Kantor Pajak Hingga Ngaku Dosa
-
Pengusaha Kaya Mohammad Jusuf Hamka Tidak Disiplin Bayar Pajak Selama 35 Tahun Terungkap
-
35 Tahun Tak Bayar Pajak, Raja Jalan Tol Jusuf Hamka Ikut Tax Amnesty
-
Terungkap! Ternyata Ini Alasan Indra Kenz Suka Nyebut 'Murah Banget'
-
Bareskrim Polri Perpanjang Masa Penahanan Crazy Rich Medan Indra Kenz
Terpopuler
- 5 Mobil Listrik Paling Murah di 2026 untuk Harian, Harga Mulai Rp60 Jutaan
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 7 Sepatu Lari yang Awet untuk Pemakaian Lama, Nyaman dan Tahan Banting
- 63 Kode Redeem FF Max Terbaru 27 Maret 2026: Klaim Bundel Panther, AK47, dan Diamond
Pilihan
-
1 Prajurit TNI di Lebanon Gugur Dibom Israel, 3 Lainnya Luka-luka
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
Terkini
-
BI Perkuat Stabilitas Rupiah Lewat Instrumen SVBI dan SUVBI
-
IHSG Melemah di Awal Pekan Saat Perang AS-Iran Memanas, Cek Saham-saham Rekomendasi
-
IHSG Makin Terpuruk Pagi Ini, Kembali Bergerak ke level 6.900
-
BRI Multiguna Karya, Solusi Renovasi Rumah Nyaman Setelah Lebaran
-
Antam Tersedia di Pegadaian, Cek Harga Emas Antam, UBS dan Galeri 24 Hari Ini
-
Lo Kheng Hong Punya Saham BUMI? Intip Portofolio Terkini 'Warren Buffet' Indonesia
-
Harga Minyak Tembus 116 Dolar AS, Kendaraan Listrik Bakal Makin Laris?
-
Profil PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA): Emiten Produsen Emas, Pembuat EMASKU
-
Misteri Kapal Tanker Iran yang Ditahan di Indonesia, Bagaimana Statusnya Kini?
-
Program Take Over dari BRI Mudahkan Nasabah Pindah KPR, Suku Bunga Mulai 2,50 Persen