Suara.com - Pendapatan dari penjualan minuman keras (miras) di Bali pada 9 Maret 2022 mencapai Rp754,24 miliar, Ditjen Bea Cukai regional Bali menyebut, angka ini naik 24,84 persen dibandingkan tahun 2021 sebesar Rp604,14 miliar
“Peningkatan penjualan miras ini naik terlihat dari pendapatan cukai miras di Bali. Kenaikan cukai miras itu menunjukkan peningkatan konsumsi miras oleh para turis di Bali. Ini salah satu indikator ekonomi dan pariwisata di Bali mulai bangkit kembali dan pulih,” kata Kepala Kanwil Bea dan Cukai Bali, NTB dan NTT Susila Brata, ketika jumpa pers di Ubud, kabupaten Gianyar, Selasa (29/3/2022).
Ia juga menambahkan, penerimaan cukai di Bali ini didominasi oleh penjualan miras karena pulau Dewata ini merupakan destinasi wisata kelas dunia.
Kakanwil Bea Cukai Bali, NTB dan NTB itu juga mengungkapkan penerimaan cukai pada Februari 2022 ini mencapai Rp102,32 M. Penerimaan cukai ini di atas target. Targetnya pada Februari 2022 sebesar Rp96,57 M, sedangkan target penerimaan cukai tahun 2022 sebesar Rp754,24.
Dalam kesempatan itu ia juga melaporkan juga penerimaan Ditjen Bea Cukai Regional Bali hingga posisi 29 Maret 2022 sebesar RpRp789,67 miliar, sementara total penerimaan bea cukai nasional mencapai Rp245 triliun.
"Untuk target penerimaan bea masuk di Ditjen Bea Cukai regional Bali tahun 2022 mencapai Rp35,43 miliar, turun sebesar 22,93 persen, dibanding tahun sebelumnya Rp45,98 miliar (2021).
Bersamaan dengan ini, Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Bali Teguh Dwi Nugroho, Kepala Kanwil Ditjen Kekayaan Negara Bali Nusra Anugrah Komara dan Plt. Kepala Kanwil Ditjen Pajak Provinsi Bali Belis Siswanto menyampaikan laporan kinerja ke publik melalui media.
Berita Terkait
-
BRI Dukung Joyland Festival Jadi Momentum Baru Kebangkitan UMKM
-
Resmi! Kemendagri Izinkan Laga Bali United Vs Persik Kediri Dihadiri Penonton
-
Wulan Guritno Tampil Seksi Curi Perhatian Publik, Netizen: Hot Mom, Nggak Ada Obat
-
Meski Sudah H-1, Ternyata Polda Bali Belum Terima Permohonan Rekomendasi Bali United Vs Persik Kediri
-
Dicekoki Miras Hingga Digilir Dua Pria, Kisah Pilu Ibu Pembunuh Bayi di Cipocok Jaya Serang
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Rekomendasi Sepatu Jalan Kaki dengan Sol Karet Anti Slip Terbaik, Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas di Bawah 60 Juta, Pilihan Terbaik per Januari 2026
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
Pilihan
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
-
Sita Si Buruh Belia: Upah Minim dan Harapan yang Dijahit Perlahan
-
Investor Besar Tak Ada Jaminan, Pinjol Milik Grup Astra Resmi Gulung Tikar
Terkini
-
Gegara Tipu Daya Cinta, Uang Masyarakat Rp 49,19 Miliar Lenyap
-
Minyak Dunia Naik Lagi, Brent Menguat 2,7 Persen dalam Sepekan
-
Lifting Minyak Bumi Lewati Target APBN, Pertama dalam Satu Dekade Terakhir
-
Diprotes Pengusaha Sawit soal Aturan DHE, Purbaya Tantang Balik: Saya Kejar!
-
OJK Waspadai Efek Domino Operasi Militer AS di Venezuela terhadap Stabilitas Keuangan RI
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Curhat Kena Omel Prabowo, Banyak Kecurangan di Pajak dan Bea Cukai
-
Bahlil Sebut Mandatori B40 Bikin Keuangan Negara Tokcer, Mau Setop Impor Solar di 2026
-
OJK Desak Perbankan Segara Tutup Ribuan Rekening Judi Online
-
Harga Pangan Nasional Hari Ini, Cabai Makin Murah Sentuh Rp40 Ribu