Suara.com - Untuk memastikan stok berbagai kebutuhan pokok tercukupi selama bulan suci Ramadhan 1443 H di berbagai ritel, Kepala Badan Pangan Nasional (BPN), Arief Prasetyo Adi, melakukan sidak ke Toko Daging Nusantara, Jalan Kranggan Jatiraden, Jatisampurna, Jawa Barat, Jumat (1/4/2022).
Adi yang dilantik sebagai Kepala BPN berdasarkan SK Presiden RI No. 7/M tahun 2022 menegaskan, sidak yang dilakukannya sesuai arahan dari Presiden Joko Widodo untuk memastikan ritel yang dikunjunginya, secara acak memiliki stok kebutuhan pangan yang cukup untuk menyambut datangnya bulan suci Ramadhan.
“Kami ingin memastikan bahwa harga daging, terutama daging kerbau masih stabil di kisaran Rp80 ribu per kilogram, sesui arah Presiden Joko Widodo. BPN juga ingin memastikan bahwa kebutuhan protein hewani masyarakat luas, seperti bakso dan sosis berada di kisaran harga yang terjangkau,” ujarnya.
Tingginya konsumsi daging selama bulan puasa akan memobilisasi daging lokal dari sentra ternak, seperti dari Sumbawa, Jateng dan Jatim, agar bisa cepat masuk ke Jakarta, Bandung Raya dan Banten.
Untuk memastikan stok kecukupan daging selama puasa dan hari raya Idul Fitri, BPN memastikan, Indonesia juga akan mengimpor 20 ribu ton daging dalam waktu dekat, dan dalam waktu berkala akan masuk stok daging lainnya hingga menjelang Lebaran.
Saat disinggung terkait minyak goreng yang sempat langka dan harganya melambung, Adi menjelaskan, semenjak Domestic Price Obligation (DPO) dicabut oleh Menteri perdagangan M Lutfi, seharusnya retail modern telah memiliki stok minyak branded maupun untuk kemasan premium.
“Untuk yang minyak curah, seminggu pertama sebelum saat ini, prosesnya adalah registrasi, mengingat kementerian perindustrian memulai mengeluarkan peraturan Menteri Perindutrian No. 8/2022 mengenai minyak goreng curah. Registrasi di sistem, namanya simirah memerlukan sosialisasi, sehingga nanti profile produsen masuk kedalam satu sistem,” jelasnya.
Selama bulan suci Ramadhan, Adi mengimbau agar masyarakat belanja secukupnya, sehingga masyarakat lainnya juga tercukupi di saat membeli. Ketika rushing atau membeli tidak sesuai kebutuhan, lanjutnya,dipastikan akan mengganggu pembeli lainnya.
“Belanjalah secukupnya, tidak perlu panic buying, mengingat barang-barang yang akan dibeli oleh warga selama Ramadhan dipastikan memiliki stok yang memadai,” tandasnya.
Baca Juga: Jelang Ramadhan Sejumlah Kebutuhan Pokok Naik, Sekjen Gerindra Tekankan Hal Ini ke Pemerintah
Pada kesempatan yang sama, Ketua Kadin DKI Jakarta, Diana Dewi yang menerima sidak di Toko Daging Nusantara menuturkan, bulan suci Ramadhan bukanlah waktu yang tepat untuk mencari keuntungan di sektor pangan.
“Saat ini, para pengusaha ritel, buatlah harga serasional mungkin selama berlangsungnya bulan suci Ramadhan, agar masyarakat bisa terbantu ketika membeli berbagai kebutuhan pokok dengan harga yang tidak terlalu tinggi, yang ditetapkan oleh para pengusaha ritel,” sarannya.
Sebagai Ketua Kadin DKI Jakarta yang juga memiliki beberapa unit usaha ritel, Diana memastikan, hingga hari raya, stok daging dan berbagai kebutuhan pokok lainnya akan tercukupi dengan harga yang rasional.
Berita Terkait
-
1 Ramadhan 1443 Hijriah Ditetapkan pada Besok 3 April 2022, Kemenag Jelaskan Hal Ini
-
Hasil Sidang Isbat: 1 Ramadhan 2022 Jatuh pada Tanggal 3 April Hari Minggu
-
Kemenag RI: Potensial Rukyat Hilal Awal Puasa Ramadhan 2022 Hari Minggu 3 April
-
Harga Daging Sapi di Solok Selatan Naik Jadi Rp 140 Ribu
-
Jelang Ramadhan, Harga Ayam Potong di Pekanbaru Capai Rp 35 Ribu per Kg
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Emas Antam Terus Meroket, Hari Ini Harganya Rp 2,84 Juta/Gram
-
Ngeri! Macet Jabodetabek Rugikan RI Rp 100 T, BUMN Ini Punya Solusinya
-
BI dan ASEAN+3 Siaga! Ancaman Krisis Ekonomi Global Kian Nyata
-
Ruijie Luncurkan Cybrey di RI Biar UKM Bisa Pakai Jaringan Kelas Kakap
-
Tekan Beban Klaim BPJS Kesehatan, Produk Tembakau Alternatif Jadi Opsi Realistis?
-
Kredit Tembus Rp8.659 Triliun, OJK Pastikan Kondisi Perbankan Masih Kuat
-
Wall Street Kembali Melambung Tinggi Setelah Perang AS-Iran Akan Usai
-
Beda CNG dan LPG, Benarkah Lebih Murah dari Gas Melon 3 Kg?
-
Harga Minyak Dunia Turun Lagi Usai Iran Tinjau Proposal Damai Amerika Serikat
-
Rupiah Ambruk Karena Kondisi Fiskal, Panda Bond dan Swap Currency Tak Selesaikan Masalah