Suara.com - Aksi pembobolan oleh hacker berhasil mencuri aset kripto senilai Rp2,5 triliun dari aplikasi Beanstalk Farm. Peretas yang memanfaatkan fitur flash loan dari AAVE itu mengirim aset curian ke alamat donasi kripto Pemerintah Ukraina.
“Ada peretasan di Beanstalk. Kami sedang menyelidikinya dan akan mengumumkan perkembangan lebih lanjut,” tulis Beanstalk yang mengkonfirmasi serangan hacker pada Minggu (17/4/2022) lalu.
Namun, sebelumnya, perusahaan keamanan siber PeckShield sudah mengumumkan hal ini. “Aplikasi Beanstalk diretas. Akibatnya sejumlah kripto dicuri, termasuk kripto ETH dan kripto BEAN dengan nilai total keuntungan bersih setara US$80 juta,” tulis PeckShield di Twitter.
Dalam cuitannya, perusahaan yang fokus pada cyber security itu menyebut, peretas meenggasak US$80 juta dari total kripto. Mereka juga berhasil menelusuri adanya transaksi kripto USDC senilai US$250 ribu masuk ke wallet donasi kripto Pemerintah Ukraina.
Mengutip dari Blockchainmedia, hacker tersebut dalam kajian CertiK, memanfaatkan fitur flash loan yang diperoleh melalui protokol Aave untuk meminjam kripto bernilai hampir US$1 miliar.
Sebelum akhirnya pelaku menukarnya kripto BEAN yang cukup untuk mendapatkan 67 persen hak suara dalam proyek tersebut.
“Dengan kripto supermayoritas ini, mereka dapat menyetujui eksekusi kode yang mentransfer aset ke dompet mereka sendiri. Peretas kemudian langsung melunasi pinjaman itu dan menghasilkan keuntungan US$80 juta,” sebut Certik.
Sebelumnya, jaringan pengembang game Axie Infinity, Ronin juga kehilangan aset hingga 600 juta dolar AS akibat aksi peretasan.
Kerugian sangat masif itu akhirnya mendorong bursa kripto Binance memberikan bantuan dana agar kerugian pengguna bisa diganti.
Baca Juga: Tentaranya Dikepung Di Mariupol, Ukraina Ajak Rusia Berunding
Penyebab utama peretasan ini lantaran kelalaian pengelola beberapa validator jaringan dalam menjaga keamanan private key sehingga pelaku bisa memverifikasi transaksi dan menggasak kripto di dalamnya.
Belum lama ini, pihak Amerika Serikat menuduh kelompok peretas Lazarus asal Korea Utara sebagai pelaku peretasan tersebut.
Kelompok peretas yang disebutkan berasal dari Distrik Potonggang di Pyongyang, Korea Utara itu mengendalikan wallet, berdasarkan address blockchain Ethereum ini. 0x098B716B8Aaf21512996dC57EB0615e2383E2f96.
Perusahaan keamanan siber, Chainalysis memastikan bahwa dompet kripto tersebut memang menampung kripto yang dicuri.
Berita Terkait
-
Terungkap, Indra Kenz dan Adiknya Ternyata Simpan Aset Kripto Rp35 Miliar
-
Adik Indra Kenz Ditangkap Polisi, Punya Aset Kripto Senilai Rp35 Miliar
-
Gerakan ABC Satu Resep Satu Kebaikan Berikan Donasi untuk 600 Titik di Jawa-Bali
-
Rusia Abaikan Gencatan Senjata, Evakuasi Korban Perang dan Warga Sipil di Kota Mariupol Mustahil Dilakukan
-
Tentaranya Dikepung Di Mariupol, Ukraina Ajak Rusia Berunding
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
Terkini
-
Trading Saham Tak Lagi Andalkan Insting, Tapi Bisa Pakai AI
-
Indonesia Sudah Stop Impor Solar Sejak April
-
Mengapa Danantara Berani Investasi di Saham Gocap Milik GOTO? Apa Untungnya?
-
Digitalisasi Sampah di Desa Tamanmartani, 1.400 Warga Bisa Bayar Lewat QRIS BRI Depan Rumah
-
Indonesia Tawarkan Peluang Investasi Hulu Migas: Investor & Penyedia Teknologi Global Kolaborasi
-
Setelah Dibeli Danantara, GOTO Jadi Saham Paling Aktif Diperdagangkan Hingga Sesi I
-
Profil Grace Natalie: Komisaris MIND ID yang Dipolisikan Terkait Video Ceramah JK
-
Pelindo Perkuat Sinergi untuk Percepatan Operasional Penuh Terminal Kijing
-
Emiten Asuransi TUGU Raih Laba Bersih Rp 265,62 Miliar di Kuartal I-2026
-
Isi Token Listrik Rp50 Ribu Dapat Berapa kWh? Simak Cara Hitungnya di Sini