Suara.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menegaskan, dirinya tidak segan memecat direksi BUMN jika yang berkaitan tidak menjalankan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 2 2022.
"Saya meminta sesuai instruksi Presiden bahwa direksi BUMN harus menjalankan ini dengan sebaiknya. Mohon maaf tidak maksud apa-apa perintahnya jelas, yang tidak komitmen boleh dicopot," kata Erick.
Aturan tersebut diketahui berkaitan dengan percepatan peningkatan penggunaan produk dalam negeri dan produk Mikro, Usaha Kecil (UMKM).
Di dalamnya juga menjelaskan, rencana, alokasi serta realisasi paling sedikit 40 persen nilai anggaran belanja barang dan jasa untuk menggunakan produk daru UMKM serta produksi dalam negeri.
Saat ini, ujar Erick, semua direksi perseroan sudah diminta untuk mengutamakan penggunaan dan konsumsi produk-produk dalam negeri, khususnya produk UMKM.
Dalam kesempatan yang sama, Erick juga mewanti-wanti agar BUMN tidak turut serta dalam ender proyek dengan nilai investasi berkisar Rp250 juta hingga Rp14 miliar guna mendorong ekosistem bisnis UMKM. Ia berharap, dengan dukungan pemerintah, para pelaku usaha dan UMKM bisa terus berkembang.
"Saya minta dengan hormat seluruh direksi BUMN yang memang sudah ditugaskan langsung, apalagi kita sudah punya transformasi tanggal 17 Agustus 2020 kita luncurkan PaDI UMKM, ditindaklanjuti putusan Menteri bahwa tender di bawah 400 juta harus UMKM," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Erick Thohir Ancam Direksi BUMN yang Main-main dengan Tender UMKM
-
Buntut Ucapan Erick Thohir Soal Mafia Bibit, Nasdem Akan Minta Klarifikasi: Jika Benar, Mentan Harus Mundur!
-
Partai NasDem Minta Klarifikasi Erick Thohir Terkait Mafia di Kementerian Pertanian
-
Erick Thohir Tuding Ada Mafia Bibit, Partai NasDem: Jika Benar Kami Minta Syahrul Yasin Limpo Mundur
-
Prabowo dan Anies Lewat, Sandiaga Uno Nomor Satu dalam Bursa Cawapres 2024
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
Terkini
-
Profil PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) dan Pemilik Sahamnya
-
Bank Mandiri Jalankan 1.174 Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Sepanjang 2025
-
Klasterku Hidupku BRI Jadi Penggerak UMKM Panaba Banyuwangi
-
Danantara Segera Mulai Pembangunan Pabrik Bioetanol di Banyuwangi
-
Kementerian PU Angkut 698 Ton Sampah dari Aceh
-
BRI Dorong UMKM Batam Lewat MoU Investasi dan Digitalisasi Qlola
-
IHSG Menguat Lagi, Purbaya: Pasar Mulai Terima Thomas Djiwandono
-
Profil Shinhan Sekuritas, Digeledah Polisi Imbas Dugaan Saham Gorengan
-
Merger Trio Anak Usaha Pertamina Dikebut
-
Diminta Bereskan Saham Gorengan, Purbaya: Jangan Biarkan Investor Ritel Rugi