Suara.com - Dede, seorang ibu rumah tangga yang sedang hamil delapan bulan menjadi korban dugaan investasi bodong berkedok jual beli logam tembaga. Duit yang diinvestasikannya sekitar Rp 84,7 juta diduga dibawa kabur seorang perempuan bernama Dinda.
Kekinian dia kebingunan untuk biaya persalinannya yang diprediksi pada Mei bulan depan. Bahkan Dede mengaku sudah tidak memegang uang sepersen pun.
"Saya yang nyesek itu saya mau lahiran mas, saya enggak megang duit sama sekali. Itu yang bikin saya sedih, itu yang bikin saya stres hingga jatuh saku. Saya sudah tiga hari ini sakit. Saya bingung, mikiran ini," kata Dede saat dihubungi Suara.com pada Kamis (28/4/2022) malam.
Beban pikiran Dede pun semakin berat, terlebih suaminya saat ini bekerja sebagai pengemudi ojek online, semenjak diputus hubungan kerja (PHK) pada Oktober 2021 lalu. Sementara dirinya hanya seorang ibu rumah tangga.
"Suami saya itu habis di PHK dari supermarket, sekarang sudah tidak bekerja, ojek online doang. Makanya saya bingung, kami enggak punya gaji tetap. Bahkan uang pesangon saya itu, saya taroh ke situ semua," ujarnya.
Dede awalnya mengenal Dinda dari adik iparnya, kebetulan keduanya berkuliah di universitas yang sama. Dari perkenalan itu mereka berkomunikasi lewat aplikasi WhatsApp.
Lewat pesan teks, Dinda menawarkan investasi dengan sebutan 'Invest By Dinda,' yang bergerak dibidang jual beli logam tembaga. Dinda pun mengiming-imingi Dede dengan keuntungan yang menggiurkan.
"Dia bilangnya, 'Ini uangnya dia putar sendiri enggak diputarkan kemana-mana, saya olah sendiri di perusahaan saya sendiri,' dan dia bilang itu ke saya," ungkap Dede.
Dari setiap Rp 1 juta yang diivestasikan, setiap bulan Dede dijanjikan mendapat keuntunga Rp 100 ribu setiap bulan. Karena tegiur, pada Agustus 2021 dia menginvestasikan uang tabunganya senilai Rp 40 juta.
Baca Juga: Kronologi Lengkap Bos DNA Pro Ditangkap di Bandara Usai Masuk Daftar Red Notice
Dengan jumlah keuntunan yang menjanjikan Dede terus menambah jumlah investasinya ke Dinda hingga mencapai Rp 84,7 juta.
Sejak bulan Agustus 2021 pembayaran keuntungan dari investasi masih berjalan dengan baik, tanpa ada masalah.
"Tanggal 31 Maret 2021 dia masih ngabarin saya. Dia bilang, 'ini yang inves tasi Rp 1,1 juta kakak lanjut enggak?' Saya bilang enggak, soalnya saya mau cairin utk persalinan," tutur Dede.
Namun pada tanggal 3 April 2022, kata Dede, Dinda tiba-tiba menghilang tanpa kabar.
"Kemudian di tanggal 3 April di grup rame banget, bahwa Dinda hilang dan aku WA di tanggal 4 April masih aktif, masih ceklis dua. Dia online tapi dia enggak baca. Tangal 5 April dia ceklis satu, sampai sekarang hilang," kata dia.
Kekinia Dede mengaku kebingunan untuk menghubungi Dinda, apalagi dia sama sekali tidak mengenalnya. Perkenalan mereka hanya lewat adik iparnya. Adik iparnya pun turut menjadi terduga korban, dengan nilai investasi Rp 44 juta.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
Terkini
-
Bukalapak Lapor: Kuartal I 2026 Rugi Rp425 Miliar dan PHK 5 Karyawan
-
Profil Ildong Pharmaceutical, Perusahaan Obat Raksasa Asal Korea Selatan
-
Berantas Pinjol Ilegal dan Investasi Bodong, Satgas PASTI Blokir 951 Entitas
-
Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
-
Waduh! Harga Beras dan Cabai Rawit 'Ngamuk' di Pasar Tradisional Pagi Ini
-
Rupiah Babak Belur Pagi Ini ke Level Rp17.289 Per Dolar AS
-
IHSG Menghijau di Awal Perdagangan Rabu, Simak Saham yang Cuan
-
Bos OJK Dorong Perempuan Melek Keuangan Digital
-
Bos Agung Sedayu: Kami Tak Sekadar Jual Properti, tapi Bangun Kawasan Masa Depan
-
Marak Penyalahgunaan Narkoba, Pengusaha Liquid Tegaskan Vape Legal Aman