Suara.com - President University (PresUniv) ikut memberikan sumbangan dalam menjembatani kesenjangan antara pengetahuan yang dipelajari mahasiswa di kampus dengan skill yang dibutuhkan untuk secara nyata berkontribusi di masyarakat luas.
"Saya menyampaikan apresiasi untuk hal itu. Menjembatani kesenjangan tersebut merupakan salah satu tantangan utama yang dihadapi dunia pendidikan pada saat ini dalam upaya mewujudkan Indonesia yang lebih tangguh di masa depan," kata Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi, Nadiem Makarim, dalam acara Dies Natalis ke-20 PresUniv, ditulis Minggu (1/5/2022).
Menteri Nadiem yakin tantangan tersebut dapat segera diatasi dengan kolaborasi lintas sektor, seperti yang telah dilakukan oleh PresUniv.
“Selama ini PresUniv sudah menjadikan industri di sekitar kampus sebagai tempat belajar bagi mahasiswa dan dosen, serta mendorong para praktisi dari berbagai perusahaan dan bidang usaha untuk menjadi sumber pengetahuan dan pengalaman,” ungkap Nadiem.
Lanjut dia, dengan cara seperti itu, PresUniv telah ikut serta membantu mewujudkan Indonesia yang lebih tangguh di masa depan.
Selain itu, Nadiem juga mengapresiasi program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang berjalan dengan baik di PresUniv.
“Progam MBKM bertujuan memberikan peluang bagi mahasiswa untuk mengembangkan potensi diri sesuai dengan minatnya masing-masing.” ucapnya.
Salah satu kegiatan MBKM adalah memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk ikut program magang. Program ini sangat sejalan dengan konsep pendidikan di PresUniv. Bahkan, PresUniv sudah menerapkan program magang sejak tahun 2005. Program magang di PresUniv bersifat wajib dengan bobot Satuan Kredit Semester (SKS) yang tinggi, yakni mencapai 9 SKS dan akan ditingkatkan lagi menjadi 15 SKS.
Berkat program magang, mahasiswa sudah memiliki pengalaman kerja sebelum mereka lulus kuliah. Bahkan, banyak mahasiswa yang langsung direkrut oleh perusahaan tempat magangnya. Jadi, sebelum lulus, sebagian mahasiswa sudah diterima bekerja di berbagai perusahaan.
Baca Juga: Jababeka Bagikan 1.500 Paket Sembako ke Masyarakat di Sekitar Kawasan Industri
Pada kesempatan terpisah, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Setiawan Wangsaatmaja, mengajak PresUniv untuk terus berkolaborasi dalam memajukan dunia pendidikan di Indonesia.
“Mari kita terus berkolaborasi untuk mengembangkan pendidikan demi Jabar Juara dan menuju Indonesia Juara,” katanya.
Peringatan Dies Natalis yang ke-20 PresUniv kali ini dilakukan melalui beberapa acara. Malam puncak peringatan Dies Natalis ke-20 diselenggarakan di President Lounge, Menara Batavia di Jl. KH Mas Mansyur, Jakarta. Hadir dalam kesempatan tersebut Prof. Dr. Ir. Budi Susilo Soepandji, DEA, Ketua Yayasan Pendidikan Universitas Presiden, beserta pengurus yayasan lainnya, Rektor PresUniv Prof. Dr. Chairy dan seluruh wakil rektor, serta para dekan, alumni dan civitas academica PresUniv. Acara juga ditayangkan secara live streaming melalui kanal media sosial.
Selain dari yayasan dan rektorat, hadir pula para mantan rektor PresUniv, seperti Ir. Kis Daryono, MSc. MA, Ph.D, yang merupakan rektor pertama, serta beberapa lainnya, seperti Hasan M. Soedjono MBA, Prof. Dr. Muliawati Gunawan Siswanto, Prof. Dr. Ermaya Suradinata, SH, MH, MS, Andi Mappi Sameng yang mantan Dirjen Pariwisata, dan Dr. Drs. Chandra Setiawan, MM, Ph.D.
Dari para tamu undangan, ada Arief Yahya, Menteri Pariwisata (2014-2019), pakar marketing Hermawan Kartajaya, Komisaris PT Jababeka Tbk. Michael Gan, Dirut PT Jababeka Tbk. T. Budianto Liman dan jajaran direksi lainnya, para pendiri PresUniv yang pada acara tersebut diwakili putra dan putrinya, serta perwakilan dari sejumlah perusahaan yang ada di kawasan industri Jababeka, Cikarang. Perusahaan-perusahaan tersebut selama ini sudah menjalin kerja sama dengan PresUniv dalam berbagai program, seperti magang mahasiswa, memberikan kuliah tamu, company visit, termasuk melakukan riset kolaboratif, berpartisipasi dalam kegiatan focus group discussion dan berbagai program lainnya.
Pada kesempatan tersebut, pendiri PresUniv yang juga Chairman Group Jababeka, SD Darmono, berkisah tentang Kilas Balik 20 Tahun PresUniv.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
Terkini
-
Rekor Buruk Rupiah Hari Ini
-
Percepat KPR, BTN Integrasikan Proses Lewat Satu Sistem Terpusat
-
Shell Indonesia Tunjuk Andri Pratiwa Jadi Presiden Direktur Baru di Tengah Kelangkaan BBM
-
Langkah Kecil Berdampak Besar: Ibu Dewi, Kartini Masa Kini yang Menebar Manfaat untuk Lingkungan
-
Pengumuman Penting BCA
-
Misteri Hilangnya Minyakita di Pasar: Stok Gaib, Harga Bisa Tembus Rp40 Ribu!
-
Memalukan! Malapetaka IGRS Komdigi Bikin Developer Game Rugi Miliaran Rupiah
-
26 Ide Jualan di Bazar Modal Kecil yang Pasti Laris dan Menguntungkan
-
Fondasi Ekonomi Warga RI Mulai Retak, Tanda-tandanya Mulai Muncul
-
Bukan Sekadar Tabungan, Inilah 10 Tanda Keuangan Anda Aman dan Stabil