Suara.com - Lebaran menjelang, diskon di pusat-pusat perbelanjaan tak terhindarkan. Tips belanja diskon lebaran mungkin dibutuhkan agar kamu tak kalap membelanjakan uang. Apalagi jika tunjangan hari raya (THR) sudah berada di tangan.
Seperti tahun-tahun sebelumnya, lebaran adalah saat di mana umat muslim dan masyarakat umum menghabiskan waktu untuk berbelanja. Hari raya memang menuntut banyak kebutuhan, seperti pakaian, makanan, bahkan perlengkapan rumah. Tak jarang, ketika memasuki sebuah toko, banyak barang pun dibeli. Terkadang, barang itu justru yang tidak terlalu dibutuhkan.
Untuk menghindari boncos, lima tips belanja diskon saat lebaran ini bisa diterapkan.
1. Catat Prioritas Kebutuhan
Sebelum pergi ke toko atau pasar, pastikan terlebih dahulu prioritas kebutuhan. Catat apa-apa saja yang benar-benar butuh dibeli. Kemudian gunakan catatan itu sebagai petunjuk sehingga kamu tidak sempat melirik barang yang lain.
2. Pergi ke Bagian Toko yang Dituju
Hal penting lain yang bisa dilakukan adalah hanya pergi ke toko yang dituju sesuai kebutuhan belanja. Misalnya ingin membeli piring baru, maka setelah sampai di toko perabot jangan mampir ke bagian yang menjual gelas. Dengan demikian, kamu akan terhindar dari membeli barang-barang yang tidak diperlukan.
3. Belanja Secukupnya
Kalap di tempat belanja adalah hal yang tidak bisa dihindari. Salah satunya karena membeli barang terlalu banyak. Hal ini bisa disiasati dengan membuat catatan secara rinci, termasuk jenis dan jumlah barang yang ingin dibeli.
Baca Juga: Generasi Muda Peruri Bagi-bagi Sembako pada Masyarakat Sekitar
4. Tabung THR di Awal
Tips selanjutnya adalah utamakan menabung di awal waktu setelah THR cair. Cara ini bisa membuat THR mu aman dari belanja-belanja barang tidak dibutuhkan. Dengan menabung di awal, kamu juga bisa mengatur pos keuangan yang lain.
5. Jangan Lupa Sedekah dan Zakat
Di bulan Ramadan dan jelang lebaran umat muslim seharusnya lebih rajin beribadah dan mengumpulkan pahala alih-alih berbelanja. Kewajiban umat muslim di bulan Ramadan dan jelang lebaran adalah membayar zakat. Untuk itu selesaikan terlebih dahulu perkara wajib ini sebelum berbelanja yang bukan merupakan kebutuhan wajib. Terlebih zakat fitrah bersifat wajib untuk setiap anggota keluarga.
Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni
Berita Terkait
-
Antrean Panjang Sampai Macet di Pelabuhan, Netizen Salah Fokus ke Sampah Berserakan
-
Minta Jemaah Salat Id di JIS Datang Sebelum Jam 06.00 WIB, Disediakan Bus untuk Antar-Jemput
-
Ini Jalur Alternatif Mudik Jakarta Semarang, Solusi Hindari Macet Parah di Tol Cikampek
-
Kasihan, Jelang Lebaran Puluhan Rumah di Sidoarjo Rusak Akibat Diterjang Angin Puting Beliung
-
Generasi Muda Peruri Bagi-bagi Sembako pada Masyarakat Sekitar
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- 6 Sepatu Puma Wanita yang Lagi Diskon 55 Persen di Toko Resmi, Ada Model Lari hingga Sneaker
Pilihan
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
Terkini
-
Tak Cuma AS, Pemerintah RI Siapkan 'Karpet Merah' DHE SDA Eksportir Asing
-
Perkuat GCG dan Efisiensi, Pengamat Apresiasi Tata Kelola BUMN
-
Danantara Sumberdaya Indonesia Beroperasi, Pemerintah Masih "Buta" Soal Target Kinerja
-
DSI Resmi Kelola Ekspor Mulai 1 Juni, Ada Bocoran Peran Dirjen Bea Cukai
-
Belajar dari 'TikTok', Rugi di Pasar Modal: Bahaya Investasi Berbasis Tren Media Sosial
-
Bisnis Gerai Minuman di Tengah Tekanan Ekonomi, Ada yang Tutup dan Berkembang
-
IHSG Ambles Tapi Aset Emiten Melesat Rp94 Triliun, Ini Penyebabnya
-
Harga CPO Anjlok Pertengahan Tahun 2026, Kemendag Ungkap Penyebabnya
-
Rincian Aturan Baru Pajak UMKM: CV, Firma, dan PT Baru Kehilangan Fasilitas PPh
-
Harga Pangan Kian Meroket: Cabai Merah Besar Tembus Rp107 Ribu, Beras Ikut Naik