Suara.com - Menparekraf Sandiaga Uno menghadiri workshop program Kabupaten-Kota (KaTa) Kreatif. Salah satu peserta workshop, Anindhita Kirana Isa (23) menantang Sandiaga menggambar.
Awalnya, Sandiaga memberi kesempatan para peserta yang mayoritas pelaku ekonomi kreatif seni rupa untuk bertanya. Anindhita pun mengambil kesempatan tersebut dan menantang Sandiaga menggambar.
"Sebetulnya dari semua anak-anak peserta di sini aku satu-satunya anak berkebutuhan khusus. Namun karya-karya ini membuktikan kalau aku mampu membuat gambar-gambarku bisa dijual," ujar Anindhita di Salihara Arts Center, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, ditulis Jumat (13/5/2022).
Anindhita lantas meminta Sandiaga mempromosikan produknya yang dijajakan di Instagram @cutemonster_id. Adapun produk yang disajikan berupa baju, topi, jas, dan tas dengan desain-desain menarik.
Sandiaga pun memborong produk Anindhita dan membayarnya secara tunai. Sandiaga membeli jaket, serta rompi dan tas untuk istri dan anaknya.
"Ini yang keren ya. Karena di sini Anindhita menunjukkan bahwa autism is my superpower," ucap Sandiaga.
Selain itu, Menparekraf Sandiaga menyebut Anindhita memiliki prestasi dan imajinasi. Dia pun berharap Anindhita bisa berkontribusi meningkatkan perekonomian.
"Jadi sebetulnya Anindita bukan hanya memiliki prestasi tapi juga imajinasi yang mudah-mudahan bisa mampu untuk membangkitkan semangat kita, ekonomi kita, dan sudah selayaknya kita dukung," kata Sandiaga.
Lebih lanjut, Sandiaga dalam kesempatan tersebut juga menelpon seorang stafnya. Menurut Sandiaga, Kemenparekraf lewat program Baparekraf Digital Innovation Lab (BEDIL) bakal membantu Anindhita mengembangkan produknya.
Baca Juga: Majukan Ekonomi, Warga Serdang Bedagai Sumut Beri Dukungan untuk Sandiaga Uno
"Kita lihat hasil dari produk-produk termasuk yang saya pakai ini dari cutemonster. Jadi kalau monster itu kan biasanya menakutkan. Tapi ni yang cute. Yang ternyata produknya sudah berkelas dunia menurut saya dan tadi langsung kita promosikan melalui program kami yaitu BEDIL dan juga langsung kita beli untuk Mpok Nur dan juga Sulaiman," tutur Sandiaga.
"Harapannya pelaku-pelaku seperti cutemonster dan juga Anindita ini bisa meningkatkan omzetnya, membuka peluang usaha dengan ruang-ruang publik dikonversi menjadi tempat mereka beretalase," lanjutnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
Terkini
-
Cara Cek dan Sanggah Data Desil Lewat HP, Segera Update Sebelum Agustus 2026!
-
Beli Pertalite Tak Lagi Bebas, Bakal Ada Aturan Baru
-
Gus Ipul Beri Apresiasi atas Komitmen Pemkab Bandung Dukung Sekolah Rakyat
-
Bukan Cuma Ganti Figur, DPR Desak Kepala BGN Baru Pengganti Nanik Deyang Berani Desain Ulang MBG
-
PAM Jaya Ungkap Biang Kerok Kebocoran Berulang di TB Simatupang, Pipa Sudah Berusia 30 Tahun
-
Santunan Korban Motor Tembus Rp1,79 T, Penguatan Standar Keselamatan Dinilai Mendesak
-
9 Rekomendasi Parfum untuk Kulit Sensitif dan Sudah Terdaftar BPOM
-
Sampah Jakarta Capai 7.354 Ton per Hari, Bisakah Pengelolaan dari Rumah Jadi Solusi?
-
JPMorgan Resmi Naikkan Rating BBRI ke Overweight, Simak Alasannya
-
Insentif Mobil Listrik Bisa Bikin Jakarta Rugi Rp2 Triliun