Suara.com - PT Bank KB Bukopin Tbk jalin kerja sama bareng PT Penjaminan Kredit Daerah (Jamkrida) Jawa Tengah guna mendukung pertumbuhan dan pemulihan sektor UMKM usai terdampak pandemi di Jateng.
President Direktur KB Bukopin Chang Su Choi mengatakan, kerja sama tersebut dilaksanakan sebagai komitmen perseroan untuk mendukung para pelaku usaha UMKM khususnya pengusaha dan pabrik di wilayah Jawa Tengah terkait penerbitan bank garansi penjamin pita cukai tembakau.
Pita cukai merupakan kertas pita keamanan yang menjadi bukti pelunasan bea cukai yang dikenakan.
"Tujuan dari kerjasama ini adalah membantu pemulihan bisnis para pelaku UKM dengan memberikan penjaminan pembayaran cukai, sehingga mereka dapat mengatur kondisi keuangan dan berkembang lebih baik," ujar Choi, Minggu (22/5/2022).
Untuk diketahui, jumlah sektor usaha di Jawa Tengah sebanyak 4,2 juta unit dengan rincian usaha mikro mencapai 3,77 juta unit, usaha kecil 354 ribu unit, dan usaha menengah sebesar 3,358 unit.
Data ini memperlihatkan, usaha mikro merupakan unit yang mendominasi di Jawa Tengah.
PT Jamkrida Jateng merupakan badan usaha perseroan terbatas yang melaksanakan kegiatan usaha di bidang penjamin kredit bagi Usaha Mikro, Kecil, Menengah, dan Koperasi (UMKMK).
Ia menambahkan, adanya kerja sama yang dilaksanakan dengan Jamkrida Jateng menunjukkan kepedulian Bank KB Bukopin dalam mendukung UMKM Jawa Tengah dengan cara mempermudah pelaku usaha dalam mendapatkan kredit.
"Kerjasama ini merupakan salah satu upaya yang dilakukan oleh KB Bukopin untuk meningkatkan kepercayaan nasabah serta pelaku usaha di seluruh Indonesia. KB berkomitmen Bukopin senantiasa dan mendukung perekonomian nasional," pungkas Choi.
Baca Juga: BRI Siapkan Segudang Strategi untuk Buat UMKM Naik Kelas
Berita Terkait
-
Jawara Bekasi Lantang Dukung Sandiga Uno Maju di Pilpres 2024, Ternyata Ini Alasannya
-
Menkop Minta Grab Bantu UMKM Jadi Digital, Bukan Ambil Alih Bisnis
-
BRI Berhasil Salurkan Rp88,99 Triliun KUR hingga April 2022
-
BRI: Semakin Banyak UMKM Naik Kelas, Semakin Kokoh Perekonomian Nasional
-
BRI Siapkan Segudang Strategi untuk Buat UMKM Naik Kelas
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Punya Kesempatan Beli, Harga Emas Antam Stagnan Dibanderol Rp2.668.000/Gram
-
Harga Minyak Dunia Terus Naik Sejak Selat Hormuz Kembali Diblokir
-
IHSG Diprediksi Bergerak Konsolidatif Sepekan, Sentimen Timur Tengah hingga MSCI Jadi Sorotan
-
Analisis Teknikal IHSG Hari Ini saat Wall Street Rebound
-
Rupiah Diramal Ambruk ke Rp18.000, Harga Emas Berpotensi Anjlok Rp20.000 Hari Ini, Ada Apa?
-
SIG Bidik Pasar Renovasi Rumah Lewat MiniMix, Beton Siap Pakai Tembus Gang Sempit
-
Petani Jember Dapat Senjata Baru Lawan Penyakit Padi, Produksi Diklaim Meningkat
-
Asing Ramai-ramai Lepas Saham BUMI, Target Harganya Tetap Meroket
-
Potensi Pemasukan Negara Hilang dari Program MBG, Ini Penjelasan DJP
-
Saham BBCA Diserbu Asing, Target Harganya Bisa Capai Segini