Suara.com - Banyak penumpang merasa kebingungan terkait penerapan pola operasi kereta rel listrik (KRL) atau Commuter Line khususnya rute dari Bogor. Pasalnya, penumpang harus transit di Stasiun Manggarai terlebih dahulu untuk menuju ke kawasan Sudirman, Tanah Abang, Duri, dan Angke.
Menurut, salah satu penumpang KRL Sheila (34) menyebut dengan pola operasi KRL yang baru dari Bogor ini membuat waktu tempuh menjadi lama. Karena, jelas dia, membutuhkan waktu untuk transit dan berganti peron.
Belum lagi, kata dia, penumpang juga harus menunggu kereta yang menuju ke kawasan Sudirman, Tanah Abang, Duri, dan Angke.
Wanita yang bekerja di kawasan Sudirman ini juga mengatakan, dirinya harus berangkat dari awal agar KRL tidak penuh dan tidak terlambat ke kantor.
"Tentu saja waktu tempuh akan lebih lama. Pengguna harus turun dan berlarian berpindah peron di Stasiun Manggarai. Sudah pasti akan terjadi penumpukan di Manggarai karena hampir semua rute akan singgah di sini," ujarnya saat ditemui Suara.com di Stasiun Manggarai, Jakarta, Senin (30/3/2022).
Sheila berharap, operator KRL yaitu PT KAI Commuter Indonesia bisa mengembalikan pola operasional KRL dari Bogor seperti biasa, misalnya mengembalikan rute Bogor-Jatinegara dan Bogor Duri-Angke.
"Kembali pada pola operasi semula. Bogor-Jakarta Kota dan Bogor-Tanah Abang seharusnya tetap ada. Kebijakan baru ini sangat menyusahkan pengguna," ucap dia.
Berbeda dengan Sheila, penumpang KRL lainnya Chandra (41) menilai pola operasi ini tidak jadi masalah bagi dirinya. Sebab, kata dia, pola operasi ini jadi fleksibel dan tidak membuat waktu tempuh menjadi lama.
Namun demikian, Chandra mengaku masih merasakan kereta yang tertahan dan berhenti menuju stasiun Pasar Minggu. Akan tetapi, ia tetap menyetujui kembali adanya rute Bogor dan Sudirman dan lainnya.
Baca Juga: Tak Ada Lagi Rute Bogor Langsung ke Tanah Abang, Simak Pola Operasi Baru KRL
"Kan penumpang asal Bogor-Depok banyak yang butuh untuk berhenti di Sudirman-Karet-Tanabang, maka idealnya tetap ada rute tersebut dari Bogor. Atau siapkan KRL yang memang khusus berjalan dari Manggarai menuju Kampung Bandan, agar penumpang transit Bogor tak perlu menunggu KRL asal Bekasi," pungkas Chandra.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
Pilihan
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
-
Danantara Janji Bangkitkan Saham Blue Chip BUMN Tahun Ini
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
Terkini
-
BRI Peduli Salurkan Bantuan Sembako dan Kebutuhan Pokok untuk Korban Banjir di Tanah Laut
-
International Crypto Exchange (ICEx) Resmi Diluncurkan, Apa Saja Kewenangannya
-
PMSol Mantap Ekspansi Solusi Maritim Lewat Ekosistem Digital Terintegrasi
-
Di Balik Layanan PNM, Ada Kisah Insan yang Tumbuh Bersama Nasabah
-
PEP dan PHE Catatkan Produksi Minyak Naik 6,6% Sepanjang 2025
-
Gelontorkan Rp 335 Triliun, Pemerintah Jamin Program MBG Tak Terkendala Anggaran
-
RI Gandeng China Kembangkan Energi Terbarukan dan Pembangkit Listrik dari Gas
-
Bahlil: Ada Oknum Tekan Lewat Medsos Agar Pemerintah Beri Kuota Impor ke SPBU Swasta
-
Fokus dari Hulu, Kementerian PU Bangun Puluhan Sabo Dam di Aceh
-
Stok BBM Wilayah Timur RI Terjamin Usai RDMP Balikpapan Terintegrasi TBBM Tanjung Batu