Suara.com - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal (Ditjen) Perumahan melalui Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan (BP2P) Jawa 1 dan Satuan Kerja Penyediaan Perumahan (Satker PP) DKI Jakarta sudah merampungkan proyek pembangunan Rumah Susun Sewa (Rusunawa) Rawa Bebek di Jakarta senilai Rp196 miliar.
Serah terima langsung dilakukan Kepala BP2P Jawa 1 Firsta Ismet kepada Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman DKI Jakarta Sarjoko yang diwakilkan Kepala Unit Pengelola Rumah Susun VI.
Kepala BP2P Jawa 1 Firsta Ismet mengatakan, proyek yang telah rampung tersebut terdiri dari enam tower dengan total 750 unit.
“Kementerian PUPR Ditjen Perumahan melalui Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan (BP2P) Jawa 1 telah membangun dan menyerahkan Rusunawa yang terdiri 6 Tower Block. Total keseluruhan unit terdapat 750, tipe rusun 24 lengkap dengan meubelairnya dan berdiri di atas lahan Pemprov DKI Jakarta seluas 21 hektar,” ujar Firsta dalam keterangan persnya, di Jakarta Selasa (31/5/2022)
Lebih lanjut, Firsta mengatakan, rusunawa yang menelan biaya pembangunan dari APBN sebesar Rp196 miliar lebih ini diperuntukan bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR), terutama masyarakat yang terdampak relokasi Bukit Duri dan warga yang banyak bekerja di daerah kawasan industri Pulogadung dan sekitarnya.
Alhasil, fasilitas yang disediakan pun merupakan kebutuhan dasar untuk tempat tinggal seperti tempat tidur tingkat, lemari pakaian, meja dan kursi.
Selain dilengkapi meubelair, rusunawa ini juga memiliki fasilitas cukup lengkap yang dapat digunakan oleh penghuninya antara lain RPTRA, masjid dan lapangan olahraga.
Sebagai informasi, Rusunawa Rawabebek dibangun setinggi enam lantai, dilengkapi dua lift di setiap tower dan ruang serbaguna, kios dan klinik kesehatan.
Adanya fasilitas tersebut diharapkan dapat membuat para penghuni di Rusunawa Rawabebek dapat memiliki tempat tinggal layak huni, meningkatkan produktivitas dan bisa beristirahat dengan nyaman," ujarnya.
Baca Juga: Memorabilia Penghuni Rusunawa Rawa Bebek di Kampung Akuarium
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
OJK Ungkap Kejahatan di BPR Panca Dana: Kredit Fiktif dan Pencairan Deposito Nasabah
-
Diduga Lakukan Penipuan Kripto, Bisnis AMG Pantheon Ditutup Paksa
-
Bantah Dokumen Perjanjian Tarif Resiprokal, Haikal Hasan: Produk Impor AS Wajib Sertifikat Halal
-
Menteri PKP Buka Peluang Integrasikan Program Gentengisasi dengan Bantuan Perumahan
-
APBN Tekor Rp 695,1 T, Purbaya Klaim Ekonomi RI Masih Aman: Lebih Jago dari Malaysia & Vietnam
-
Dukung Dasco soal Tunda Impor Mobil Pikap India, Kadin: Nanti Jadi Bangkai
-
Purbaya Perpanjang Dana SAL Rp 200 T hingga 6 Bulan: Bank Tak Perlu Khawatir!
-
OJK Tabuh Genderang Perang! Influencer Saham 'Nakal' Terancam Sanksi Berat
-
Perang Cashback Ramadan 2026 Memanas, Platform Adu Strategi Gaet Pengguna
-
Heboh Rencana Impor 105 Ribu Mobil Pick-Up India Buat Kopdes Merah Putih, Istana Irit Bicara