Suara.com - Fakultas Bisnis, President University (PresUniv), kembali menggelar International Conference on Family Business and Entrepreneurship (ICFBE), sebuah ajang yang mempertemukan kalangan akademisi dengan para praktisi bisnis dan kalangan pemerintahan. Ini adalah enam kali berturut-turut Fakultas Bisnis, PresUniv, menggelar ICFBE, yang sudah dimulai sejak tahun 2017.
Untuk ICFBE ke-6, Fakultas Bisnis, PresUniv, berkolaborasi dengan Universitas Triatma Mulya, Badung, Bali. Konferensi diselenggarakan secara hybrid. Sebagian kecil panitia dan peserta hadir di Patra Bali Hotel & Resort di Kuta, Badung, Denpasar, Bali, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Sementara, ratusan peserta dan pembicara lainnya hadir secara online.
ICFBE kali ini mengusung tema Back in Business dan menghadirkan sejumlah pembicara dari dalam dan luar negeri. Pembicara dari luar negeri, di antaranya, Prof. Neil Towers, editor International Journal of Retail & Distribution Management yang juga profesor di University of Gloucestershire, United Kingdom; Dr. Andrea North-Samardzic, Direktur Women’s Entrepreneurship Research Alliance dan pakar manajemen dari Deakin University, Australia; dan Gerard H. Dericks, Ph.D, Direktur Center for Entrepreneurship and Economic Education di Hawaii Pacific University, Amerika Serikat (AS).
Para pembicara lainnya adalah Adhi S. Lukman, Ketua Umum Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Indonesia atau GAPMMI yang juga praktisi bisnis; Dr. Jacob Donald Tan, seorang akademisi dan juga pakar bisnis keluarga; Gary Marcelino Pirono, Direktur di SAGA Retail Group; dan Dr. Anton Wachidin Widjaja, Kepala Program Studi Master of Management Technology, PresUniv.
Lebih dari seratus peserta berpartisipasi dalam ajang ini. Mereka datang dari seluruh Indonesia, dan dari luar negeri, seperti Amerika Serikat, Belanda, Hungaria, Belgia, Cina, India, Malaysia, Filipina, dan Vietnam.
Musim Dingin Segera Berlalu
Prof. Dr. Jony Oktavian Haryanto, Sekretaris Yayasan Pendidikan Universitas Presiden (YPUP), mengungkapkan bahwa saat ini pandemi Covid-19 di Indonesia dan berbagai negara hampir berakhir.
“Musim dingin segera berlalu, dan musim semi akan segera tiba. Semua orang akan kembali berbisnis, kembali bekerja, sehingga kami berharap dunia dapat segera kembali normal,” katanya ditulis Senin (6/6/2022).
Sementara, Rektor PresUniv Prof. Dr. Chairy, mengungkapkan rasa bangganya karena Fakultas Bisnis, PresUniv, dapat terus menyelenggarakan ICFBE, meski Indonesia dilanda pandemi Covid-19.
Baca Juga: PresUniv: Kolaborasi Lintas Sektor untuk Jembatani Kesenjangan
“Konferensi ini adalah platform terbaik bagi semua sektor terkait untuk mendukung agenda pemerintah dalam memulihkan dan merevitalisasi perekonomian nasional setelah beberapa tahun berjuang menghadapi pandemi.” ucapnya.
Chairy optimis, konferensi kali ini akan membuahkan hasil, dan panitia dapat merangkumnya dalam buku prosiding.
“Buku ini akan bermanfaat tidak hanya bagi kalangan akademisi dan dunia usaha, tetapi juga para kalangan pemerintahan dan para pemangku kepentingan lainnya,” ucap Chairy.
ICFBE 2022 terbagi dalam dua sesi. Untuk sesi pertama adalah diskusi panel yang menghadirkan para pembicara dari dalam negeri maupun luar negeri. Lalu, sesi kedua berupa parallel session oleh para akademi dari berbagai negara. Mereka memaparkan hasil riset terbaru tentang family business.
Parallel session ini dibagi dalam beberapa sesi sesuai dengan topik penelitiannya, yakni Family Business Management, Hospitality and Tourism Business, Retail Business Resilience, Digital Business, Wealth Management, Business Strategy and Policy, dan Technology Advancement in Business.
Tren Perubahan Perilaku Konsumen
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 Pilihan Motor Anti Low Back Pain, Cocok Buat Touring di Akhir Pekan
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
Terkini
-
BNI Kuatkan Tata Kelola Penyaluran KUR
-
Purbaya Akui Penerimaan Bea Cukai 2026 Bisa Meleset dari Target
-
Shortfall Pajak 2026 Bisa Tembus Rp 46,9 Triliun, Purbaya Ancam Rumahkan Pegawai DJP
-
Bisnis Kopi UMKM Moncer 60% Berkat Jualan Online
-
Riset: 66,8% Anak Indonesia Sarapan dengan Kualitas Gizi Rendah
-
Kapan WIKA, WSKT, dan INAF Delisting? Ini Penjelasan BEI
-
Impor Garam Naik 13,1%, Target Swasembada 2027 Terancam
-
Emiten TUGU Andalkan GCG untuk Dongkrak Daya Saing Bisnis
-
IHSG Tembus Level 6.000, BBCA dan BRI Jadi Jagoannya
-
Sosok 'Pemilik' ENHYPEN, Punya Harta Tiga Kali Lipat LHKPN Menteri Terkaya RI