Suara.com - Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana berjanji segera mengatasi pro dan kontra relokasi Pasar Rengasdengklok agar para pedagang bersedia menempati lokasi yang baru.
"Kami akan terus berkomunikasi ke berbagai pihak agar seluruh pedagang bisa menempati Pasar Rengasdengklok yang baru," kata bupati dalam keterangannya di Karawang, Senin (6/6/2022).
Ia menjelaskan, secara perlahan masalah relokasi pedagang itu akan diselesaikan hingga waktunya tiba saat relokasi, dan semua pedagang akan pindah ke tempat yang baru.
Ditargetkan, pembangunan Pasar Rengasdengklok akan rampung tahun ini, karena proses pembangunannya sudah cukup lama. Pihaknya sudah menunggu pasar itu selama sekitar dua tahun.
Bupati menyampaikan, pasar Rengasdengklok yang baru itu dibangun di atas lahan sekitar 5 hektare. Bangunan tersebut bernilai investasi sebesar Rp116 miliar dan nantinya akan tergabung dengan terminal angkutan umum dan kendaraan bongkar muat barang.
Pembangunan pasar Rengasdengklok dibangun oleh pihak ketiga, yakni PT Visi Indonesia Mandiri. Selanjutnya, para pedagang akan membeli lapak dan kios yang tersedia di pasar itu.
Untuk lapak pedagang seharga Rp16,5 juta dan harga kios Rp19 juta. Pembeliannya dilakukan dengan cara mencicil.
"Dari laporan dan peninjauan ke lapangan, hingga saat ini, progres pembangunan pasar Rengasdengklok sudah mencapai 90 persen," kata dia, dikutip dari Antara.
Dengan perkiraan jumlah pedagang di pasar Rengasdengklok lama sebanyak 1.600 pedagang. Sementara, pedagang di pasar Rengasdengklok yang sudah mendaftar untuk menempati lokasi yang baru sekitar 966 pedagang dari 1.162 kios dan loss yang disediakan.
Baca Juga: Diduga Akibat Mabuk Lem, Seorang Laki dan Wanita di Karawang Baku Pukul, Warga Susah Payah Melerai
Bupati menyampaikan, pihaknya berkomitmen agar para pedagang di pasar Rengasdengklok dipermudah dalam kepemilikan kios.
"Dari segi pembiayaan pun kami ingin, agar angsurannya lebih ringan dan terjangkau dengan tenor cicilan yang panjang. Sehingga pedagang benar-benar terbantu," kata Bupati.
"Di lokasi pasar Rengasdengklok lama, rencananya Pemkab Karawang akan membangun ruang terbuka hijau, agar lahan bekas pasar itu dapat termanfaatkan dengan baik.," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Modal Printer, Cat Semprot dan Cap BI, Warga Karawang Nekat Produksi dan Edarkan Uang Palsu
-
Keren Banget, Para Pedagang Pasar Apung Kalimantan Selatan Ini Kalungi QRIS untuk Transaksi, Tuai Pujian Netizen
-
Terpopuler: Potret Puan Maharani di Podium Formula E Jakarta Jadi Bahan Guyon, Adrian Wibowo Bela Timnas Amerika Serikat
-
Polisi Bongkar Peredaran Uang Palsu di Kabupaten Karawang
-
Diduga Akibat Mabuk Lem, Seorang Laki dan Wanita di Karawang Baku Pukul, Warga Susah Payah Melerai
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Apa Itu Tabungan Valas? Kenali Keuntungan dan Risikonya
-
Pengusaha Beras Pusing, Harga Gabah Tembus Rp 8.200 per Kg
-
Harga Bitcoin Mulai Meroket Tembus USD 80.000
-
Damai Timur Tengah Bikin Pasar Bergairah, IHSG Masih di Level 7.100 pada Sesi I
-
BRI KPR Take Over Tenor 25 Tahun, Solusi Cicilan Rumah Lebih Ringan
-
Penyebab Harga BBRI Melesat Hari Ini, Sahamnya Diprediksi Rebound Tinggi
-
Manfaatkan Reksa Dana BRI, Fakultas Pertanian UGM Beasiswai 6 Mahasiswa dari Keuntungan Investasi
-
Purbaya Anggap Pertumbuhan Ekonomi RI 5,61 Persen Keajaiban: Kita Keluar dari Kutukan 5%
-
Emas Naik Pelan-pelan, Harganya Diproyeksi Bisa Tembus USD 5.200
-
Bertemu di Hotel Borobudur, Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Terseret Dakwaan Korupsi Impor?