Suara.com - Tether Operations Limited (Tether), perusahaan yang mengoperasikan platform yang mendukung blockchain tether.to yang menggerakkan stablecoin terbesar berdasarkan kapitalisasi pasar, akan meluncurkan token Tether (USDt) di Tezos, perintis blockchain proof of stake yang dapat ditingkatkan.
Penambahan USDt ke Tezos menunjukkan momentum pertumbuhannya sebagai blockchain Proof-of-Stake yang berkembang pesat yang terus membangun reputasi sebagai pilihan utama untuk merek dan institusi yang ingin membangun revolusi Web3.
USDt Tether, sekarang tersedia di 12 jaringan blockchain termasuk dengan Tezos yang memiliki jaringan senilai US$80 miliar. USDt di Tezos akan mendukung aplikasi revolusioner di seluruh pembayaran, DeFi, dan banyak lagi.
“Kami senang meluncurkan USDt di Tezos, menawarkan akses komunitas yang berkembang dan dinamis ke stablecoin paling likuid, stabil, dan terpercaya di ruang token digital. Tezos akan hadir dengan cepat dan kami percaya bahwa integrasi ini akan sangat penting untuk pertumbuhan jangka panjangnya,” kata Paolo Ardoino, CTO di Tether ditulis Jumat (10/6/2022).
Tezos adalah jaringan unik di ruang blockchain, dengan sembilan peningkatan, ini jaringan blockchain lapisan satu yang berhasil berevolusi dan meningkatkan dari waktu ke waktu tanpa bergantung pada hard fork.
Upgrade telah menurunkan biaya gas, meningkatkan kecepatan transaksi, dan yang terbaru, upgrade tersebut bahkan menggantikan mekanisme konsensus Tezos dengan Tenderbake, algoritma BFT yang dimodifikasi mirip dengan Cosmos' Tendermint.
Tezos akan melanjutkan rekam jejaknya yang belum pernah terjadi sebelumnya dengan pembaruan berikutnya yang akan memperkenalkan roll-up optimis yang diabadikan ke jaringan Proof-of-Stake terkemuka.
“Dengan diperkenalkannya USDt, on dan off ramp ke ekosistem Tezos DeFi disederhanakan dan efisien. Tezos adalah sistem teladan dengan fitur dan alat yang memungkinkan desain aplikasi inovatif yang tidak mungkin dilakukan di jaringan lain,” kata Alessandro De Carli, Pendiri Papers.
Peluncuran USDt di Tezos akan semakin menyoroti dedikasi Tether untuk merintis kolaborasi dan interoperabilitas dalam ruang aset digital yang berkembang. Tezos memiliki ekosistem DeFi yang berkembang yang mencakup protokol yield farming Youves, pertukaran terdesentralisasi dan EVM bridge plenty, dan banyak lagi. Saat diluncurkan, Tether akan menjadi stablecoin terbesar berdasarkan kapitalisasi pasar yang tersedia dalam jaringan.
Baca Juga: Apa itu Blockchain untuk Pemilu, yang Diusulkan oleh Amien Rais?
Sebagai stablecoin yang paling likuid, stabil, dan inovatif, kapitalisasi pasar USDt telah berkembang menjadi lebih dari US $80 miliar. USDt bekerja di berbagai blockchain yang berbeda, termasuk Algorand, Simple Ledger Protocol (SLP) Bitcoin Cash, Ethereum, EOS, Liquid Network, Omni, Tezos, Tron, dan Solana. Tether didorong untuk mendukung dan memberdayakan usaha dan inovasi yang berkembang di ruang blockchain.
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
- Bawa Energi Positif, Ini 7 Warna Cat Tembok yang Mendatangkan Hoki Menurut Feng Shui
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- 6 Sunscreen Moisturizer Terbaik untuk Anti Aging, Kulit Kencang dan Bebas Kerutan
Pilihan
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
Terkini
-
Emiten Grup Djarum SUPR Lebih Pilih Cabut dari Bursa Ketimbang Free Float
-
Kemendag Klaim Ekspor Produk Kreatif RI Tumbuh Positif
-
Menteri UMKM Dibuat Kesal TikTok Shop, Ini Alasannya
-
Asing Kabur Bawa Dana Rp 51,42 T dari Pasar Saham Hari Ini, ANTM Paling Banyak
-
Pemerintah Resmi Perpanjang Kebijakan WFH 2 Bulan Imbas Perang AS vs Iran
-
Impor Minyak Rusia Tanpa Pertamina, Pemerintah Siapkan BLU Khusus
-
PGN Amankan Kesepakatan Strategis Pasokan Gas Bumi di IPA Convex 2026
-
IHSG dan Rupiah Ambruk, Luhut ke Investor Global: Saya Minta Maaf Karena Situasi Ini!
-
Aturan DHE SDA Resmi, Pemerintah Wajibkan Devisa Hasil Ekspor Disimpan ke Bank Negara
-
Gaji Seret dan Biaya Hidup Naik, Gen Z Kini Tak Bermimpi Punya Rumah