Suara.com - Pemerintah Arab Saudi menyalurkan bantuan kurma untuk masyarakat Indonesia melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas). Setidaknya ada 300 dus kurma dengan masing-masing dus seberat 20 kilogram yang disalurkan oleh Pemerintah Arab Saudi.
Ratusan kurma tersebut nantinya akan diberikan kepada dhuafa dan fakir miskin, serta mustahik yang membutuhkan tambahan asupan gizi untuk pemulihan setelah terpapar Covid-19. Selain itu, bantuan kurma yang diberikan juga akan dikemas menjadi bagian dari Paket Logistik Keluarga.
Penyerahan bantuan diberikan oleh Wakil Duta Besar Yahya Hassan N. Alqahtani kepada Ketua Baznas, Noor Achmad. Turut hadir Wakil Ketua Baznas, Mo Mahdum; Pimpinan Baznas, Achmad Sudrajat dan Deputi 1 Baznas, Arifin Purwakananta.
"Alhamdulillah, Baznas kembali mendapat kepercayaan dari dunia internasional untuk menyalurkan bantuan kepada para penerima manfaat. Penyaluran bantuan ini merupakan program lanjutan dari kerja sama Baznas dengan King Salman Humanitarian Aid and Relief Center (KSRelief), yang dilakukan pada Ramadhan kemarin, yang tujuannya adalah membantu pemenuhan gizi masyarakat kurang mampu," tutur Noor Achmad.
Noor melanjutkan, bantuan penyaluran kurma ini merupakan bentuk kepedulian Pemerintah Arab Saudi yang sejalan dengan tujuan SDGs nomor dua, yaitu untuk mengakhiri kelaparan, mencapai ketahanan pangan, dan memperbaiki nutrisi. Tujuan ini pula sejalan dengan prioritas pembangunan Indonesia yang termaktub dalam prioritas ketahanan pangan.
"Baznas selalu memegang teguh kepercayaan yang diberikan pada donatur. Sebagai lembaga utama menyejahterakan umat, Baznas memastikan penyaluran paket bantuan ini akan dilakukan tepat sasaran, seperti yang selama ini dilakukan," ucapnya.
Diharapkan, kerja sama antara Baznas dan Pemerintah Arab Saudi dapat terus berkembang dan dilanjutkan dalam berbagai bidang strategis, misalnya ekonomi, pendidikan, dakwah, sosial, dan kemanusiaan.
"Karena dalam membantu sesama, Baznas tentu membutuhkan sinergi dengan banyak pihak. Apalagi Pemerintah Arab Saudi sudah terkenal memiliki kepedulian yang sangat besar terhadap kemanusiaan. Semoga kerja sama yang dilakukan bisa terus dikembangkan," ucap Noor.
Baca Juga: Gus Miftah Ajak Deddy Corbuzier Penuhi Undangan Pemerintah Arab Saudi, Netizen: Haji Deddy
Berita Terkait
-
Bantu Mustahik di Jabodetabek, Baznas Gencarkan Program Renovasi Rumah Tidak Layak Huni
-
Berkat Amal Jariyah Eril, Atalia Diundang Naik Haji Gratis bersama Ridwan Kamil dan Zara
-
Ada Potensi Wakaf Belum Maksimal, Ganjar Pranowo Minta Pimpinan Baznas Jateng Bisa Lebih Kreatif
-
4 Manfaat Jujube, Buah Mirip Kurma yang Tak Kalah Menyehatkan
-
Angkat Isu Filantropi, Film Naga Naga Naga Diapresiasi Baznas
Terpopuler
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
- 3 Sepatu Lari Skechers Terbaik untuk Pemula dan Pelari Harian
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
Pilihan
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
Terkini
-
Serbu Promo Superindo Weekend, Ada Beli 1 Gratis 1 Minyak Goreng sampai Produk Bayi
-
Harga Minyak Terus Naik, DEN: Pembatasan BBM Akan Berdasarkan CC dan Jenis Kendaraan
-
Pasar Properti Ditopang Rumah Kecil dan Menengah
-
Dari Piutang hingga Tata Kelola, Ini PR Besar Perusahaan Sebelum IPO
-
Tarif Listrik Tak Naik sejak 2022, Kok Tagihan Bisa Membengkak?
-
QRIS Masuk Sektor Logistik, UMKM Agen Paket Ikut Kecipratan Manfaat
-
India Akhirnya Naikkan Harga BBM Setelah 4 Tahun Bertahan
-
Begini Ramalan Nilai Tukar Rupiah dalam Waktu Dekat, Bisa Tembus Rp 20.000?
-
Pemerintah Klaim Potensi Resesi RI Lebih Rendah dari AS, Jepang, dan Kanada
-
Bukan Belanja Pemerintah, Purbaya Klaim Konsumsi Rumah Tangga Dorong Ekonomi Tumbuh 5,61%