Suara.com - Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan pada Rabu (15/6/2022) pagi melemah 31 poin atau 0,21 persen ke posisi Rp14.730 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp14.699 per dolar AS.
Sementara, dolar AS naik tipis terhadap sejumlah mata uang utama lainnya mencapai level tertinggi baru dua dekade, usai para pedagang bersiap untuk kenaikan suku bunga agresif dari Federal Reserve AS minggu ini demi mengekang inflasi.
Ekspektasi berlebih terhada The Fed yang akan menaikkan suku bunga lebih besar dari perkiraan sebelumnya membuat investor gelisah dan membuat indeks S&P 500 jatuh untuk mengkonfirmasi pasar bearish dan mengintensifkan kekhawatiran atas prospek ekonomi.
Ada ekspektasi hampir 90 persen untuk kenaikan 75 basis poin pada akhir pertemuan Fed dua hari pada Rabu waktu setempat, menurut Alat Fedwatch Refinitiv.
"Akan sangat sulit bagi The Fed untuk mengungguli pasar pada saat ini, mengingat tingkat ekspektasi yang akan terjadi besok," kata Karl Schamotta, kepala strategi pasar di perusahaan pembayaran bisnis Corpay.
Indeks dolar AS, yang melacak kinerjanya terhadap enam mata uang utama lainnya, naik 0,1 persen pada 105,27, setelah naik ke level 105,32, terkuat sejak Desember 2002.
Dengan inflasi dan kekhawatiran terkait pertumbuhan yang mengganggu ekonomi di seluruh dunia, greenback telah diuntungkan dari arus safe haven dalam beberapa minggu dan bulan terakhir.
"Dolar AS tetap yang terbaik dari kelompok buruk valas," kata Michael Brown, kepala intelijen pasar di perusahaan pembayaran Caxton di London.
"Perdagangan hari ini adalah ketenangan pra-Fed yang cukup klasik, meskipun saya ragu itu akan bertahan, dengan Fed yang hawkish kemungkinan akan memberikan katalis yang diperlukan untuk langkah lebih tinggi (untuk dolar)," kata Brown.
Baca Juga: Crypto Crash: Harga Bitcoin Longsor, Ethereum Makin 'Hancur'
Bitcoin tergelincir ke level terendah baru 18 bulan, karena pembekuan penarikan kreditur kripto utama Celsius Network dan prospek kenaikan suku bunga AS yang tajam mengguncang kelas aset yang bergejolak. Bitcoin terakhir turun 4,5 persen pada 22.163,83 dolar AS.
Berita Terkait
-
Indonesia Berpotensi Jadi 'Ibu Kota Kripto' Asia, Ini Alasannya
-
Bitcoin Anjlok 17 Persen, Kini Dibanderol Rp 335 Juta
-
Mengenal Crypto Winter, Potensi Tren Penurunan Harga Kripto Tahun 2022
-
Nilai Bitcoin Dikhawatirkan Sentuh US$ 19.000, Investor Mulai Tinggalkan Kripto?
-
Crypto Crash: Harga Bitcoin Longsor, Ethereum Makin 'Hancur'
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim