Suara.com - Menteri Pariwisata dan Ekonomi kreatif Sandiaga Uno bersama Yayasan Indonesia Setara (YSI) yang berkolaborasi dengan PT Kokikit Akademi Indonesia dan Bhinneka menggelar pelatihan Cooking & Branding Class UMKM di Rumah Makan Bebek Pondok Galih, Mataram, Nusa Tenggara Barat.
Dalam pelatihan memasak, para pelaku UMKM juga menjajakan produknya. Salah satu produk sendal hotel menjadi perhatiannya sebab, sendal tersebut terbuat dari barang bekas atau sampah. Sandiaga meminta para peserta untuk ikut menangani masalah sampah.
"Ini adalah bank sampah dari ceritanya keren banget. Sebetulnya jalan jualan itu harga, tapi dari story produk ini secara tidak langsung kita ikut menangani masalah sampah, luar biasa," kata Sandiaga saat menunjukan produk sendal hotel.
Selain itu Sandiaga juga memberitahu kepada para peserta yang kebingungan dalam mendesign kemasan. Ia menyarankan untuk mengikuti program Bedakan (Bedah Desain Kemasan).
"Nama programnya Bedakan, itu desain kemasan nanti dibantu kemasannya, pemasaran, dan digitalisasi," kata Sandiaga.
Sementara itu, menurut keterangan Ahmad Roji selaku ketua pelaksana, kegiatan pelatihan tersebut mengajarkan peserta untuk membuat produk makanan sehat. Kegiatan tersebut juga bertujuan untuk meningkatkan kapasitas produk dari pelaku usaha yang ada di daerah Lombok.
"Alhamdulillah kita sudah tuntaskan kegiatan ini melibatkan 50 UMKM dengan tujuan meningkatkan kapasitas dari pelaku usaha yang ada di daerah Lombok. Disini peserta diajarkan untuk bisa menciptakan produk - produk makanan sehat," kata Roji.
Diketahui pelatihan tersebut akan terus dilanjutkan untuk menciptakan pelaku UMKM yang profesional. Nantinya, selain pelatihan memasak akan diadakan juga pelatihan yang lainnya seperti membuat souvenir.
Baca Juga: Momen Ketika Sandiaga Tertarik Berlatih hingga Bantu Belikan Peralatan Wushu di Pecinan Glodok
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Sunscreen Menghilangkan Flek Hitam Usia 40 Tahun
- 5 Sunscreen untuk Hilangkan Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Purbaya Temukan Uang Ribuan Triliun Milik Jokowi di China? Kemenkeu Ungkap Fakta Ini
- 4 Mobil Keluarga Bekas 50 Jutaan: Mesin Awet, Cocok Pemakaian Jangka Panjang
- 27 Kode Redeem FC Mobile 15 Januari 2026, Gaet Rudi Voller Pemain OVR 115
Pilihan
-
KLH Gugat 6 Perusahaan Rp 4,8 Trliun, Termasuk Tambang Emas Astra dan Toba Pulp Lestari?
-
Bursa Transfer Liga Inggris: Manchester United Bidik Murillo sebagai Pengganti Harry Maguire
-
John Herdman Termotivasi Memenangi Piala AFF 2026, Tapi...
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
Terkini
-
Suara.com Terima Penghargaan di Ajang Indonesia Rising Stars Award 2026
-
Kapasitas Naik Jadi 727 MW, PGE Kejar Target 1,8 GW pada 2033
-
Bitcoin Menguat ke USD97.000, Data Inflasi AS Redam Kekhawatiran Pasar Kripto
-
Kementerian PU Targetkan Pengungsi Aceh Keluar Tenda Sebelum Ramadan
-
Bisnis 2026: Rhenald Kasali Soroti Dominasi AI dan Pergeseran Psikologi Publik
-
Lewat MVP PNM, 1.000 Pelajar SLTA se-Indonesia Angkat Peran Ibu Sebagai Pahlawan Keluarga
-
Banjir Putus Jalur KA PekalonganSragi, Sejumlah Perjalanan Dialihkan dan Dibatalkan
-
Menteri PU Dody Hanggodo: Pemulihan Pascabencana Sumatera Paling Cepat 2 Tahun!
-
Presiden Restui Pembangunan Tol Lembah Anai, Kementerian PU Siapkan Studi Kelayakan!
-
Harga Batu Bara Meroket Imbas Kebijakan China, Menuju Harga Tertinggi?