Suara.com - Trader kripto veteran, Peter Brandt menyebut, nilai Bitcoin atau BTC saat ini lebih mirip dengan aset spekulatif diibandingkan investasi.
Sosok yang dianggap sebagai sosok trader legendaris di kripto ini mengatakan, Bitcoin adalah murni permainan spekulatif dan tidak cocok jika disebut aset investasi.
Bukan tanpa asalan, ia menyinggung crash kripto terutama BTC yang terjadi selama 12 tahun belakangan. Selain itu, menurutnya, Bitcoin tidak memiliki kemampuan sebagai aset lindung nilai terhadap inflasi.
Meski demikian, ia meyakini bahwa BTC memiliki kemungkinan besar untuk memberi keuntungan besar dalam jangka panjang.
Dengan pasokan BTC yang terbatas serta, transparansi, keamanan yang menjanjikan serta transfer yang maju membuat BTC dilirik banyak kalangan.
Tidak hanya itu, Brandt juga menilai saat ini fitur yang ditawarkan oleh BTC tidak tertandingi. Namun, bukan tidak mungkin kelak posisi tersebut akan direbut.
“Tidak ada yang lebih baik dari BTC untuk fitur yang dimilikinya. Tetapi apakah kita benar-benar mau berasumsi bahwa tidak ada yang serupa atau lebih baik yang akan pernah ditemukan? Apakah BTC adalah puncak kejeniusan manusia?,” ungkap Brandt dikutip via Blockchain Media.
Dalam jajak pendapat yang ia unggah di Twitter, Brandt mengungkapkan bahwa dari 9.247 responden, 53,5 persen dari mereka percaya bahwa harga BTC belum mencapai titik terbawah, alias bottom.
Mereka melihat bahwa penurunan masih akan terus berlanjut, sehingga pergerakan ke bawah level US$20.000 mungkin masih menjadi kekhawatiran tersendiri, merujuk pada kondisi ekonomi global saat ini.
Baca Juga: Iran Segera Rilis Proyek Uang Digital Rial Kripto dalam Waktu Dekat
Berita Terkait
-
Korban Investasi Ustaz Yusuf Mansur Sebut Rugi Hampir Rp500 Juta: Saya Sudah Lelah
-
Populer di Kalangan Anak Muda, Ini Tips Investasi Reksadana Saham Bagi Pemula
-
RRQ Resmi Gandeng Pintu Jadi Sponsor untuk Perkenalkan Investasi Crypto ke Jutaan Orang Indonesia
-
Curhat Pilu Korban Investasi Ustaz Yusuf Mansur, Bangkrut hingga Diteror Orang
-
Iran Segera Rilis Proyek Uang Digital Rial Kripto dalam Waktu Dekat
Terpopuler
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
- 3 Sepatu Lari Skechers Terbaik untuk Pemula dan Pelari Harian
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
Pilihan
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
Terkini
-
Serbu Promo Superindo Weekend, Ada Beli 1 Gratis 1 Minyak Goreng sampai Produk Bayi
-
Harga Minyak Terus Naik, DEN: Pembatasan BBM Akan Berdasarkan CC dan Jenis Kendaraan
-
Pasar Properti Ditopang Rumah Kecil dan Menengah
-
Dari Piutang hingga Tata Kelola, Ini PR Besar Perusahaan Sebelum IPO
-
Tarif Listrik Tak Naik sejak 2022, Kok Tagihan Bisa Membengkak?
-
QRIS Masuk Sektor Logistik, UMKM Agen Paket Ikut Kecipratan Manfaat
-
India Akhirnya Naikkan Harga BBM Setelah 4 Tahun Bertahan
-
Begini Ramalan Nilai Tukar Rupiah dalam Waktu Dekat, Bisa Tembus Rp 20.000?
-
Pemerintah Klaim Potensi Resesi RI Lebih Rendah dari AS, Jepang, dan Kanada
-
Bukan Belanja Pemerintah, Purbaya Klaim Konsumsi Rumah Tangga Dorong Ekonomi Tumbuh 5,61%