Suara.com - Hari Raya Idul Adha sebentar lagi. Bisnis yang cocok saat Idul Adha mulai dilirik para pengusaha. Kendati demikian, bakal ada perbedaan waktu penetapan Idul Adha oleh pemerintah dan Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah. Pemerintah menetapkan Idul Adha atau 10 Dzulhijah akan jatuh pada 10 Juli 2022 mendatang. Sementara PP Muhammadiyah telah menetapkan Idul Adha pada 9 Juli 2022.
Perbedaan waktu Idul Adha ini tidak akan berpengaruh besar bagi pembukaan bisnis. Pasalnya, orang-orang biasanya menikmati suasana Idul Adha selama sepekan lebih. Suasana ini bisa menjadi bisnis yang cocok saat Idul Adha. Berikut beberapa di antaranya.
1. Jasa Penggilingan Daging
Jasa penggilingan daging pasti menjadi yang paling laris saat Idul Adha. Bagaimana tidak, setiap rumah pasti memperoleh daging kurban dan mereka akan bingung mengolahnya. Apalagi proses mengiris daging juga membutuhkan tenaga dan teknik khusus. Karena itu, sebagian orang pasti lebih memilih menggiling daging untuk disimpan atau dibikin makanan olahan.
2. Jual Bumbu Rendang
Makanan olahan daging paling populer di Indonesia adalah rendang. Makanan ini bahkan sudah terkenal menjadi makanan paling enak di dunia. Tentu saja, banyak orang akan memilih mengolah daging mereka menjadi rendang di hari Idul Adha. Namun, membuat rendang ternyata tak mudah. Selain bumbunya yang kompleks, proses memasaknya pun lama sehingga membuat orang enggan melakukannya. Namun, kondisi ini justru menjadi sinyal pasar bagi pelaku bisnis. Menjual bumbu rendang akan membuat proses masak menjadi lebih praktis.
3. Jual Tusuk Satai dan Arang
Bebakaran satai juga menjadi aktivitas rutin saban Idul Adha untuk menghabiskan waktu untuk berkumpul bersama keluarga. Ide bisnis berjualan tusuk satai dan arang akan meraup untung besar mengingat banyak orang yang membutuhkannya.
4. Jasa Memasak Daging
Baca Juga: 10 Potret Ria Ricis Hunting Hewan Kurban, Berani Mengelus dan Mencium
Banyak orang tetap bekerja meski di hari raya Idul Adha. Alhasil mereka tidak punya cukup waktu untuk mengolah daging kurban dan hanya berujung memasaknya dengan asal-asalan. Ini bisa menjadi peluang bisnis bagi anda yang suka berkutat di dapur. Tawarkan jasa memasak daging kurban kepada tetangga atau kerabat. Tekankan bahwa pelanggan bisa meminta masakan tertentu sesuai selera.
Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni
Berita Terkait
-
Wukuf di Arafah 8 Juli, Lebaran di Arab Tanggal 9, Kenapa Idul Adha di Indonesia 10 Juli? Ini Penjelasan MUI
-
Jadwal Puasa Dzulhijjah Juli 2022
-
Wapres Maruf Amin Nilai Perbedaan Idul Adha Pemerintah dan Muhammadiyah Tidak Masalah: Masyarakat Sudah Dewasa
-
Beda Hari Raya Idul Adha Antara Muhammadiyah dan Pemerintah, Ini Komentar Ma'ruf Amin
-
10 Potret Ria Ricis Hunting Hewan Kurban, Berani Mengelus dan Mencium
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
- 5 Moisturizer Mengandung SPF untuk Pagi Hari, Melembapkan dan Mencerahkan Kulit
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
Tok! Pemerintah Coret Influencer dan Selebgram dari Daftar PPh Final UMKM 0,5 Persen
-
Rupiah Terus Terpuruk, Djarot PDIP: Rakyat Desa Tak Pakai Dolar tapi Harga Sembako Melambung Tinggi!
-
BTN Kucurkan Kredit Rp1,5 Triliun ke Pindad, Sokong Produksi Maung MV3 Hingga Amunisi
-
Rupiah Sekarat Menuju Rp18.000: Kebijakan BI Dinilai Terlambat Jinakkan Bom Waktu Fiskal dan Global
-
Sindir Jakarta Sibuk Urus IHSG, Andi Widjajanto: Di Jogja Kami Mikir Republik!
-
Harga Kakao Melonjak Tajam Efek Selat Hormuz Ditutup, Kemendag Rilis Patokan Baru
-
IHSG Loyo, Investor Asing Kabur Massal Rp53 Triliun dari Bursa Saham
-
Harga Pangan Hari Ini, Cabai Rawit Tembus Rp82.450 per Kg, Telur Ayam Rp30.500 per Kg
-
Harga Sawit Anjlok Usai Ekspor Satu Pintu, Petani Terdampak! Pemerintah Tegur 139 PKS
-
5 Trik Jitu Naikin Limit Aplikasi Buy Now PayLater ke 50 Juta