Suara.com - Sudah menjadi rahasia umum di Tanah Air jika untuk berangkat haji harus lama mengantre. Jika menginginkan jalan pintas tanpa mengantre, Haji furoda bisa menjadi pilihan. Namun, rincian biaya daftar haji furoda sangat mahal. Biaya itu sebanding dengan keistimewaan jemaah yang bisa langsung berangkat di tahun pendaftaran tanpa perlu mengantre.
Jika calon jemaah haji reguler harus membayar Rp25 juta sebagai DP, haji furoda mematok tarif lebih tinggi. Setiap calon jemaah haji dibebani biaya USD 7.500 atau sekitar Rp110 juta ditambah biaya administrasi USD 500 atau Rp7,73 juta. Berikut ini total biaya yang harus dibayarkan untuk melunasi haji furoda.
1. Biaya haji furodah 2 orang/kamar (double) = USD 19.500 atau Rp286.851.825
2. Biaya haji furodah 3 orang/kamar (triple) = USD 18.500 atau Rp272.141.475
3. Biaya haji furodah 4 orang/kamar (squad) = USD 17.500 atau Rp257.431.125
Haji furoda merupakan kuota jemaah haji khusus dengan visa undangan langsung dari pemerintah kerajaan Arab Saudi. Visa tersebut dikeluarkan oleh setiap kedutaan negara tanpa menunggu antrean. Dengan aturan ini, jemaah haji furoda tidak perlu menunggu antrean karena terpisah dari haji reguler maupun haji khusus.
Di samping tak perlu mengantre, haji furoda juga akan memperoleh fasilitas unggulan. Rincian fasilitas haji furoda antara lain hotel bintang lima, Maktab VIP 73/Maktab Khusus Haji Furoda dengan jarak dekat ke jamarat tempat lontar jumrah, dan executive lounge di Bandara Soekarno-Hatta.
Jika dibandingkan dengan haji reguler, biaya haji furoda jauh lebih tinggi. Dalam keterangan resminya, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengatakan biaya perjalanan ibadah haji merupakan salah satu komponen dari Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH).
Komponen lain dari BPIH di antaranya adalah biaya protokol kesehatan. Kemudian, komponen ketiga dari BPIH adalah biaya yang bersumber dari nilai manfaat keuangan haji yang disepakati sebesar Rp41.053.216,24 per jemaah. Jadi, jika ditotal BPIH tahun ini disepakati sebesar Rp81.747.844,04 per jemaah.
Baca Juga: Kasus 46 Calon Haji Dideportasi, Wagub Jabar: Jangan Cepat Tergiur untuk Cepat Berangkat
Pada tahun 2020 lalu, pemerintah dan DPR menyepakati rata-rata BPIH adalah Rp 35,2 juta. Itu artinya, ada selisih dengan penetapan BPIH 2022 ini.
Meskipun demikian, selisih tersebut tidak akan dibebankan kepada jemaah haji lunas tunda tahun 1441 H/2020 M. Penambahan biaya akan dibebankan pada alokasi virtual account.
Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni
Berita Terkait
-
Beribadah Haji Bersama Ridwan Kamil, Gus Miftah: Masya Allah Bersama Orang Tua Hebat
-
Ulasan Buku Titip Rindu ke Tanah Suci, Tabah Demi Mewujudkan Impian Mulia
-
Wapres Ma'ruf Amin Laksanakan Ibadah Haji
-
Simak, Ini Perbedaan antara Haji Reguler, Haji Plus dan Haji Furoda
-
Kasus 46 Calon Haji Dideportasi, Wagub Jabar: Jangan Cepat Tergiur untuk Cepat Berangkat
Terpopuler
- Promo JSM Superindo Minggu Ini, Kue Lebaran dan Biskuit Kaleng Cuma Rp15 Ribuan
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Palembang
- Apakah Ada Penukaran Uang Baru BI Pintar Periode 3? Ini Pengumuman Pastinya
- 5 Body Lotion Terbaik untuk Memutihkan Kulit Sebelum Lebaran
- Di Balik Serangan ke Iran: Apa yang Ingin Dicapai AS dan Israel?
Pilihan
-
Here We Go! Elkan Baggott Kembali Dipanggil ke Timnas Indonesia
-
Sejumlah Artis Mendatangi Rumah Duka Vidi Aldiano, Wartawan Dilarang Masuk
-
Setelah Bertahun-tahun Berjuang, Inilah Riwayat Kanker Ginjal Vidi Aldiano
-
Vidi Aldiano Meninggal Dunia Sabtu 7 Maret Pukul 16.33 WIB
-
Vila di Bali Disulap Jadi Pabrik Narkoba, Bea Cukai-BNN Tangkap Dua WN Rusia dan Sita Lab Rahasia!
Terkini
-
Sengkarut Tarif "Ilegal" Trump: Pemerintah AS Ogah Kembalikan Dana Impor Rp2.040 Triliun
-
Defisit APBN Tembus Rp 135 Triliun, Program-program Ini Terancam Kena Dampak
-
Aduan THR 2026: Cara Melapor Pelanggaran Secara Online dan Offline
-
Profil Qatar Airways: Maskapai Cetak Rekor Laba Fantastis, Kini Tertekan Perang
-
Transaksi Aset Kripto Capai Rp29,24 Triliun di Januari 2026
-
AS Rugi Rp 91 Triliun dalam 100 Jam Operasi Militer Lawan Iran
-
Volume Transmisi Gas PGN Naik, EBITDA Tembus USD971,2 Juta
-
Respons Garuda Indonesia Usai Tak Lagi Dapat Bintang 5 dari Skytrax
-
Goldman Sachs Ramal Harga Minyak Tembus USD100 Pekan Depan
-
Sudah Punya Direksi Asing, Tapi Garuda Indonesia Malah Turun Kasta Jadi Bintang 4