Suara.com - Dalam rangka mewujudkan visi Indonesia menuju Indonesia Emas 2045, Kementerian Keuangan RI berkolaborasi dengan berbagai pihak dalam menyelenggarakan rangkaian kegiatan Road to Ministry of Finance (MOFEST) tahun 2022.
Beberapa waktu lalu kota Malang menjadi tuan rumah kedua dari empat kota yang terpilih sebagai tempat penyelenggaraan Mofest 2022.
Sekretaris Jenderal Kementerian Keuangan RI, Heru Pambudi memperkenalkan Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)/Indonesia Eximbank sebagai #SpecialMissionVehicle di bawah Kementerian Keuangan RI yang dapat membantu para pelaku usaha untuk menjadi eksportir.
Selain program pelatihan dan pendampingan, LPEI juga dapat memberikan fasilitas pembiayaan kepada para pelaku usaha untuk mengembangkan bisnisnya ke pasar global.
“Disini ada LPEI, lembaga yang memiliki mandat mendorong ekspor nasional melalui Pembiayaan, Penjaminan, Asuransi dan Jasa Konsultasi. Bagi adik-adik mahasiswa yang ingin jadi pengusaha berorientasi ekspor dapat menghubungi LPEI,” ucap Heru Pambudi saat memberikan sambutan.
“Generasi muda Indonesia hari ini akan menjadi generasi muda yang siap dan mumpuni membawa Indonesia menuju Indonesia emas 2045.” Heru menambahkan.
Kegiatan Mofest 2022 yang mengusung tema “Master Your Future atau Taklukkan Masa Depanmu” ini dimeriahkan dengan Mofest talkshow yang menghadirkan narasumber dari berbagai latar belakang profesi dan pendidikan, mulai dari beautypreneur, co-founder, awardee LPDP hingga Kepala Departemen LPEI untuk membagikan wawasan dan pengalaman inspiratif kepada para peserta Mofest
LPEI berpartisipasi menjadi salah satu narasumber pada sesi talkshow “Equipping The Next Youngpreneur”. Kepala Departemen Jasa Konsultasi LPEI, Nilla Meiditha menyampaikan bahwa untuk mendukung Indonesia Emas 2045, LPEI siap memberikan fasilitas bagi generasi muda Indonesia yang ingin menjadi pengusaha muda berorientasi ekspor.
“Apabila adik-adik mahasiswa yang ingin menjadi pelaku usaha ekspor atau mungkin sudah punya bisnis tapi tidak tahu bagaimana caranya untuk ekpor, adik-adik dapat menghubungi LPEI untuk mendapatkan pendampingan, pelatihan hingga fasilitas business matching dan akses ke marketplace global,” jelas Nilla Meiditha.
Baca Juga: Dukung Ekspor Industri Halal, LPEI Kolaborasi dengan KNEKS
Selain Talkshow, LPEI juga ikut berpartisipasi pada Mofest Expo yang digelar secara bersamaan untuk memberikan layanan informasi mengenai LPEI, produk dan kegiatan Jasa Konsultasi bagi para peserta yang hadir di acara tersebut.
Kegiatan yang diselenggarakan secara hybrid ini mendapatkan antusiasme yang luar biasa dari para peserta. Terbukti, lebih dari 400 peserta mengikuti acara ini baik secara fisik maupun daring.
Pada kesempatan yang terpisah, Direktur Pelaksana Bidang Hubungan Kelembagaan LPEI, Chesna F. Anwar menyampaikan bahwa LPEI menerapkan beberapa strategi untuk membantu para pelaku UKM agar naik kelas.
“Kami memiliki program Coaching Program for New Exporter (CPNE) berupa pelatihan dan pendampingan ekspor kepada calon eksportir dan juga pendampingan berupa business matching melalui program Marketing Handholding,” papar Chesna F. Anwar.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Drama Keluarga Halilintar Memanas! Atta Akhirnya Bicara soal Isu Aurel Diabaikan di Foto Keluarga
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
Terkini
-
Amerika Serikat Masih 'Labil', Pemerintah Diminta Tak Buru-buru Ratifikasi ART RIAS
-
Apakah Tarif Trump Bagi Indonesia Masih Bisa Diubah, Ini Kata Pemerintah
-
6 Fakta Evaluasi Mekanisme Full Call Auction (FCA) Bursa Efek Indonesia
-
Registrasi Online Link PINTAR BI untuk Tukar Uang Baru
-
Syarat Free Float Naik, Saham CBDK Dilepas Rp157,5 Miliar
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Pemerintah Sebut Kesepakatan RIAS Tetap Jalan Meski Ada Putusan Supreme Court
-
Sosok Pemilik Bening Luxury, Perusahaan Perhiasan Mewah Disegel Bea Cukai
-
Harga Emas Batangan Naik, di Pegadaian Bertambah Rp 60 Ribuan!
-
Presiden Prabowo Respon Perubahan Tarif Trump: RI Hormati Politik AS