Bisnis / Makro
Rabu, 08 April 2026 | 20:18 WIB
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. [Screenshot YouTube Kemenkeu]
Baca 10 detik
  • Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan program Makan Bergizi Gratis berpotensi mendorong pertumbuhan ekonomi nasional secara signifikan.
  • Program ini diproyeksikan mampu menciptakan satu juta lapangan kerja baru bagi tenaga kerja di seluruh Indonesia.
  • Dampak bersih program terhadap pertumbuhan ekonomi diperkirakan mencapai satu persen jika seluruh proses dijalankan dengan baik.

Suara.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengklaim kalau program Makan Bergizi Gratis (MBG) bisa mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Menkeu Purbaya beralasan kalau potensi MBG itu tercipta dari terbukanya lowongan pekerjaan baru, yang ia perkirakan bisa menyerap 1 juta tenaga kerja.

"Itu kan MBG menciptakan berapa lapangan kerjaan? Satu juta lapangan pekerjaan," kata Purbaya di Kantor Kemenkeu, Jakarta, dikutip Rabu (8/4/2026).

Ia mengacu pada perhitungan teknis Badan Pusat Statistik (BPS), di mana pertumbuhan ekonomi 1 persen berarti menciptakan 450 ribu tenaga kerja. Jika MBG menciptakan 1 juta lapangan kerja, maka pertumbuhan ekonomi bisa melebihi 2 persen.

"Kalau Anda masuk ke BPS, ada itu I-O Table, ada coefficient techniques. Input segini, growth-nya segini, tenaga kerjanya berapa. Kalau enggak salah, angka yang terakhir yang saya tahu, 1 persen itu 450 ribu lapangan kerja. Berarti kalau 1 juta, 2 persen lebih sedikit. Kira-kira itu dari MBG saja," papar dia.

Kendati begitu, Purbaya mengingatkan bahwa perhitungan teoritis itu bukan berarti menggambarkan banyaknya lapangan kerja baru. Alasannya, ada sebagian tenaga kerja baru di MBG yang awalnya berasal dari sektor lain.

Ilustrasi Makan Bergizi Gratis (MBG). Foto: Para siswa penerima manfaat disambut dengan konsep baru yang lebih menarik MBG dengan sistem prasmanan di SMP Negeri 1 Cianjur Jawa Barat [Ist]

"Tapi kan nanti ada juga orang yang pindah ke situ kan, itu jadi pengurang. Jadi enggak penuh 2 persen. Tapi, karena ada yang pindah ke situ dari tempat lain, pindah ke situ sebelumnya ke tempat lain, dihitung PDB tempat lain, sekarang ke MBG," bebernya.

Dari sana ia menyimpulkan kalau dampak bersih program MBG terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia cukup signifikan, yakni di sekitar 1 persen.

"Saya pikir 1 persen lebih kelihatan dampaknya, kalau dijalankan dengan baik. Net ya, net ya. Bukan growth kayak tadi," tandasnya.

Baca Juga: Purbaya Siapkan Lowongan Kerja Bea Cukai untuk 300 Lulusan SMA, Diumumkan Mei 2026

Load More