Suara.com - Kader Partai Amanat Nasional (PAN) Charly Van Houten mengatakan, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan atau biasa disapa Zulhas merupakan magnet yang bisa memajukan kota Cirebon, Jawa Barat.
Hal tersebut disampaikan Charly merespons kunjungan Zulhas yang menjabat Menteri Perdagangan (Mendag) ke Cirebon, Jawa Barat (Jabar). Zulhas saat kunjungan ke Cirebon menyempatkan untuk melakukan dialog dengan para petani Bawang di Balai Desa Tersana, Balagedog, Kabupaten Cirebon.
Zulhas juga sempat menghadiri kegiatan sedekah laut atau Nadran dengan para nelayan yang berada di Balai Desa Citemu, Mundu, Cirebon. Zulhas turut mampir ke kediaman Charly yang berada di Cirebon, Jawa Barat.
"Saya sebagai juga warga asli wong Cirebon mengharapkan kedatangan bang Zulhas ini bisa membantu dan memberikan solusi meningkatkan perekonomian perdagangan hasil pertanian, perikanan maupun hasil hasil bumi lainnya khususnya untuk Cirebon," tegas Charly.
Charly mengungkapkan, dalam lawatanya ke Cirebon, Zulhas juga menyempatkan diri bertemu dan bersilaturahmi dengan kedua orang tuanya.
"Kebetulan saya sangat kenal baik sama pak Zulhas kebetulan di selah pak Zulhas ada giat di Cirebon dan menyempatkan silaturahim ke rumah orang tuaku," ungkap Charly.
Charly menceritakan, Zulhas juga menerima langsung para petani bawang di daerah nya untuk berdiskusi. Kebetulan, ayah Charly merupakan mantan penyuluh pertanian.
"Karena bapak selain kepala desa mantan penyuluh pertanian akhirnya sekalian mengumpulkan beberapa petani bawang di Desa Tersana Balagedog bisa berbincang langsung untuk berdiskusi. Lalu setelah itu saya temani juga pak Zulhas berkunjung ke temui para nelayan di pantura Cirebon sekalian menyaksikan acara rutin sedekah laut (Nadran)," tandas Charly.
Baca Juga: Blusukan ke Pasar Cirebon, Mendag Zulhas: Jangan dari Saya, yang Ada di Lapangan Ditulis
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
Pilihan
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
Terkini
-
Ingin Kampung Haji Sukses, Danantara Gaet Perusahaan Arab Saudi
-
Adik Kandung Ungkap Ada Pejabat 'Telur Busuk' Dekat Presiden Prabowo
-
Tensi Panas! Menteri KKP Gerah Dengan Tuduhan Menkeu Purbaya soal Proyek Kapal
-
Sambut Ramadan, Ini 5 Tips Jitu UMKM Dongkrak Penjualan di E-commerce
-
Saham BUMI Meroket Usai 'Pertemuan Hambalang', Berapa Target Harganya?
-
Menteri Ekraf Tinjau Cek Kesehatan Driver Gojek: Targetkan 136 Juta Rakyat Sehat di 2026
-
Pergerakan Harga Perak Sepekan, Tren Positif Sejak Awal Pekan
-
Pansel Jamin Seleksi Anggota Dewan Komisioner OJK Bebas Nepotisme
-
IHSG Terus Menguat ke Level 8.200 di Sesi I, PIPA Hingga PADI ARA
-
BPDP Ungkap Penerimaan Ekspor Sawit Tembus Rp 31 Triliun di 2025