- Saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) melonjak 12,90% ditutup Rp280, didukung pembelian bersih asing fantastis Rp469,1 miliar.
- Penguatan BUMI juga diikuti saham-saham Grup Bakrie lainnya seperti BRMS, DEWA, dan ENRG secara kolektif.
- Lonjakan saham berkapitalisasi besar ini mendorong Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 1,60% ke level 8.261.
Suara.com - Saham emiten PT Bumi Resources Tbk (BUMI) mencatatkan lonjakan harga sebesar 12,90% dan ditutup pada level Rp280 per lembar saham pada sesi 1 IHSG hari ini.
Pergerakan agresif ini tetap bertahan pembukaan sesi kedua, meski akhirnya mengalami cooling down di angka Rp272.
Berdasarkan data Stockbit Sekuritas, tercatat aksi beli bersih (net buy) oleh investor asing pada saham BUMI mencapai nilai yang fantastis, yakni sebesar Rp469,1 miliar. Angka ini memposisikan BUMI sebagai salah satu penggerak utama pasar pada perdagangan hari ini.
Sejumlah sekuritas memberikan pandangan teknikal terkait reli tajam BUMI. Berikut rinciannya:
CGS International Sekuritas: Memproyeksikan area resistance pertama di level 263 dan resistance kedua di 277. Sementara untuk area perlindungan harga, support pertama berada di 235 dan kedua di 221.
BRI Danareksa Sekuritas (BRIDS): Menilai BUMI berhasil memantul (rebound) setelah tertahan di area support kuat 200-238. Penguatan ini semakin terkonfirmasi setelah harga berhasil menembus (breakout) level resistance terdekatnya di 266.
Penguatan tidak hanya nampak pada saham BUMI, melainkan juga terjadi secara kolektif ke seluruh ekosistem bisnis Grup Bakrie. Berikut adalah performa saham-saham terkait:
BRMS (Bumi Resources Minerals): Terangkat 4,31% ke Rp1.090.
DEWA (Darma Henwa): Melesat 10,89% ke Rp560 dengan akumulasi net buy Rp122,5 miliar.
Baca Juga: IHSG Sempat Loyo Tapi Berbalik Terbang di Selasa Pagi, 322 Saham Hijau
ENRG (Energi Mega Persada): Menguat 6,64% ke Rp1.205.
BNBR, UNSP, VIVA, & VKTR: Kompak melonjak di rentang 8% hingga 9% pada penutupan sesi.
Selain Grup Bakrie, saham lain yang terafiliasi dengan pengusaha yang hadir di Hambalang juga "ngacir", seperti PTRO (Petrosea) yang melesat 19,25% ke Rp7.125 dengan net buy asing Rp295,7 miliar, serta CUAN yang membukukan beli bersih Rp86 miliar.
Lonjakan saham-saham berkapitalisasi besar ini turut mendongkrak Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang ditutup melesat 1,60% ke level 8.261 di sesi 1.
Aktivitas perdagangan siang ini tercatat sangat ramai dengan nilai transaksi mencapai Rp16,91 triliun dan frekuensi sebanyak 2,10 juta kali.
Secara sektoral, hampir seluruh sektor berada di zona hijau, dipimpin oleh sektor konsumer siklikal yang naik 4,65%. Kondisi pasar yang sangat optimis ini tercermin dari 531 saham yang menguat dibandingkan hanya 153 saham yang terkoreksi.
DISCLAIMER: Ulasan mengenai pergerakan saham BUMI dan grup afiliasinya disusun berdasarkan data pasar riil per 11 Februari 2026. Investasi saham memiliki risiko fluktuasi yang tajam dan dipengaruhi oleh sentimen politik serta ekonomi. Target harga dan analisis teknikal bukan merupakan jaminan keuntungan. Pembaca diharapkan bijak dalam mengambil keputusan investasi dan disarankan melakukan riset mendalam atau berkonsultasi dengan penasihat keuangan.
Berita Terkait
-
IHSG Terus Menguat ke Level 8.200 di Sesi I, PIPA Hingga PADI ARA
-
Daftar Saham Milik Pengusaha Elite yang Temui Presiden Prabowo Pekan Ini
-
Target Harga BBTN, Usai Laba Bersih Saham BTN Lampaui Ekspektasi
-
Kinerja 2025 Moncer, Analyst Rekomendasikan 'BUY' Saham BRIS
-
IHSG Hari Ini Lagi Semringah, Naik 1,24% dan 578 Saham Melesat
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
Pilihan
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
Terkini
-
Sambut Ramadan, Ini 5 Tips Jitu UMKM Dongkrak Penjualan di E-commerce
-
Menteri Ekraf Tinjau Cek Kesehatan Driver Gojek: Targetkan 136 Juta Rakyat Sehat di 2026
-
Pergerakan Harga Perak Sepekan, Tren Positif Sejak Awal Pekan
-
Pansel Jamin Seleksi Anggota Dewan Komisioner OJK Bebas Nepotisme
-
IHSG Terus Menguat ke Level 8.200 di Sesi I, PIPA Hingga PADI ARA
-
BPDP Ungkap Penerimaan Ekspor Sawit Tembus Rp 31 Triliun di 2025
-
Harga Minyak Stabil di Tengah Ketegangan Diplomatik AS - Iran
-
Nasib Apes Emiten Udang Kaesang, PMMP Rugi Rp1,9 Triliun dan Ekuitas Minus di 2025
-
Syarat Jadi Bos OJK: Bukan Pengurus Partai dan Tidak Pernah Dipidana!
-
Dilema Diskon Tiket Lebaran: Saat Pemerintah Kalah Cepat dari Tombol "Checkout" Pemudik