Kesempatan sama, Sesa berbagi tips menjadi pelaku UMKM yang maju. Pertama, sukai apa yang kita kerjakan. Loving what you do. Kedua, gunakan apa yang kita punya, use what you have. Ketiga, mulai dari sekarang/tempat kita berada, start where you are. Menparekraf memuji Sesa sebagai sosok yang berhasil mematahkan stigma.
“Dari melewati hal sulit, sekarang Mbak Sesa memberikan penataran yang begitu banyak kepada pelaku UMKM lainnya,” ujarnya.
Kesempatan sama, Sandiaga mengajak berdialog seorang tukang ukir kayu berkebutuhan khusus, Iqbal, yang saat merintis usaha diremehkan, dan ‘dijahati’ hingga nyaris frustrasi.
Dibantu seorang penerjemah, terungkap Iqbal belajar seni ukir kayu dari orangtuanya. Iqbal sangat mencintai seni ukir kayu, meskipun dalam perjalanan hidupnya dia kerap dijahati.
“Ketika ada orang yang memesan ukiran kayu begitu sudah jadi tidak dibayar. Orangnya menghilang, ghosting,” ujar Iqbal melalui penerjemah.
Hal lain yang menjadi masa kelam Iqbal yang berasal dari keluarga kurang mampu adalah ada oknum yang memberikan harapan palsu.
“Pernah karya ukirnya difoto, katanya akan diajukan ke dinas terkait untuk dimintakan dana. Saat dana cair, ternyata tidak sampai ke Aa Iqbal,” ujar Iqbal disampaikan sang penerjemah.
Suatu masa, Iqbal pernah mengalami kecelakaan motor dan luka parah. Namun hal itu tak menyurutkan semangat untuk terus berkarya. Saat dialog dengan Menparekraf, Iqbal menunjukkan dua karya ukiran bergambar Presiden Gus Dur dan Menteri Sandiaga.
“Saya mau beli. Kalau dikasih saya harus lapor KPK karena gratifikasi. Makany saya beli, bayar sekarang nggak pakai besok,” ujar Menparekraf yang membeli karya ukiran Iqbal yang dihargai Rp1,5 juta berikut tanda tangan sang perajin ukiran.
Baca Juga: Soal Fenomena Citayam Fashion Week di SCBD, Pemprov DKI: Itu Bagian Dari Ekspresi Generasi Muda
Sesa mengakui karya Iqbal yang diukir di atas kayu jati sebagai produk yang bagus.
“Ini bagus banget dari kayu jati. Saya belum mampu mengukir. Tapi Aa Iqbal sudah,” pujinya.
Nantinya Iqbal akan belajar di workshop Sesa agar usahanya kian maju. Tak lupa, Menparekraf Sandiaga menginstruksikan jajarannya untuk mempromosikan karya Iqbal.
"Pak Wali dan jajarannya saya dorong untuk membantu pelaku ekraf seperti Iqbal agar merasakan kehadiran kita. Hanya membeli beberapa produknya, dan membuat pelaku ekraf merasakan kita hadir,” ujarnya.
Pameran Apresiasi Kreasi Indonesia (AKI) 2022 telah memasuki kota/kab ke-7 yang berlangsung di kota Cilegon. Menparekraf mengatakan, program AKI 2021 berhasil meningkatkan omset pelaku ekonomi kreatif, serta mempertemukan mereka dengan investor.
“Dan yang paling penting berhasil menjadi wadah untuk berkolaborasi antar stakeholder pelaku ekonomi kreatif,” ujarnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
- 5 Rekomendasi Sepeda Roadbike Rp1 Jutaan, Cocok untuk Pemula hingga Harian
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Mulai Hari Ini Belanja di China Bisa Pakai QRIS
-
Laba Citi Indonesia Naik 10 Persen di 2025
-
Emiten Sawit SSMS Tebar Dividen Rp 800 Miliar
-
DJP Perpanjang Lapor SPT PPh Badan hingga Akhir Mei 2026
-
Tekan Emisi 286 Ribu Ton CO2, PLN NP Genjot Cofiring Biomassa
-
Panas! Menteri Ara Siap Lawan Hercules Demi Bangun Rusun di Tanah Abang
-
UMKM Digenjot Naik Kelas lewat Pemanfaatan Teknologi AI
-
Bos Bio Farma Temui Kepala BPOM, Bahas Strategi Kuasai Pasar Global
-
Pemerintah Yakin B50 Bikin Hemat Negara Rp 139,8 Triliun
-
Agar Subsidi Tepat Sasaran, QR Code BBM Kini Diawasi Lebih Ketat