Suara.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir tidak mau terburu-buru untuk membawa BUMN ke pasar modal. Dia ingin memastikan, BUMN yang berencana untuk melantai bursa atau Initial Public Offering (IPO) merupakan perusahan yang besar dan sehat.
Mantan Bos Klub Inter Milan, tidak ingin BUMN yang melakukan IPO masih bermasalah. Justru, jelas dia, BUMN yang akan IPO sudah sehat dari sisi operasional maupun finansial.
"Perusahaan yang di go publikan, hanya sekadar listing, saya tidak mau. Kalau bukan meng-go publikan sebuah perusahaan, itu benar-benar perusahaan yang besar, sehat, dan bisa bisa menjadi tanggung jawab orang berinvestasi, bukan hanya listing gaya-gayaan," ujar Erick di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Rabu (20/7/2022).
Saat ini, Dia tengah mengkaji beberapa BUMN yang sudah melantai bursa. Erick akan memperbaiki, kinerja-kinerja BUMN yang sudah melantai bursa.
"Saya tidak bicara perusahaan apa, kita harus perbaiki karena ini tanggung jawab kita kepada publik, dan saya sudah ingatkan kepada Direksi dan Komisaris, jangan gaya-gayaan, sekadar listing ternyata perusahaannya gak siap," tutur dia.
Erick menginginkan, perusahaan yang telah terdaftar di Bursa Efek menjadi pemain besar. Artinya, tidak hanya sekadar peserta dalam industri, tetapi juga menjadi pemimpin di industri.
"Kita harus memastikan perusahaan listing ini yang besar, yang pemain. Contoh bagaimana kita sudah melihat performa daripada perusahaan BUMN yang sudah listing yang benar-benar kita lakukan. Perbankan, pertambangan, dan lain lain-lain" imbuh dia.
Erick juga mengingatkan, BUMN yang telah listing di Bursa Efek untuk mempertahankan kinerjanya. Hal ini untuk mempertahankan kepercayaan investasi.
"Jangan sekedar listing ya, kalau listing yang benar-benar value yang baik bagi perusahaan, menjaga kepercayaan kepada investasi. Jangan sampai nanti tabungan masyarakat dia merasa return di saham lebih baik daripada deposito, taunya di tipu, ya kan kasian," pungkas Erick.
Baca Juga: Masih Kurang 850 Ribu Ton, Jokowi Perintahkan Jajaran Tingkatkan Produksi Gula Konsumsi
Berita Terkait
-
5 Daftar BUMN Bangkrut yang Menyusul Istaka Karya, Ada Bekas Tempat Kerja Jokowi
-
IHSG Melesat 138 Basis Poin dan Ditutup Pada Level 6.874
-
Masih Kurang 850 Ribu Ton, Jokowi Perintahkan Jajaran Tingkatkan Produksi Gula Konsumsi
-
Cristiano Ronaldo Tidak Dijual
-
Erick Thohir Pamer Konsolidasi Laba Bersih BUMN Naik Jadi Rp124 Triliun
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
Pilihan
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
-
Danantara Janji Bangkitkan Saham Blue Chip BUMN Tahun Ini
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
Terkini
-
BRI Peduli Salurkan Bantuan Sembako dan Kebutuhan Pokok untuk Korban Banjir di Tanah Laut
-
International Crypto Exchange (ICEx) Resmi Diluncurkan, Apa Saja Kewenangannya
-
PMSol Mantap Ekspansi Solusi Maritim Lewat Ekosistem Digital Terintegrasi
-
Di Balik Layanan PNM, Ada Kisah Insan yang Tumbuh Bersama Nasabah
-
PEP dan PHE Catatkan Produksi Minyak Naik 6,6% Sepanjang 2025
-
Gelontorkan Rp 335 Triliun, Pemerintah Jamin Program MBG Tak Terkendala Anggaran
-
RI Gandeng China Kembangkan Energi Terbarukan dan Pembangkit Listrik dari Gas
-
Bahlil: Ada Oknum Tekan Lewat Medsos Agar Pemerintah Beri Kuota Impor ke SPBU Swasta
-
Fokus dari Hulu, Kementerian PU Bangun Puluhan Sabo Dam di Aceh
-
Stok BBM Wilayah Timur RI Terjamin Usai RDMP Balikpapan Terintegrasi TBBM Tanjung Batu