Suara.com - Dalam rangka Hari Anak Nasional, PT East West Seed Indonesia (EWINDO) atau dikenal dengan “CAP PANAH MERAH” pada hari ini bekerja sama dengan Sekolah Luar Biasa (SLB) G Yayasan Bhakti Mitra Utama (YBMU) Baleendah Kabupaten Bandung menyelenggarakan Pelatihan Budidaya Sayuran dan Pengenalan Terhadap Dunia Hortikultura.
Melalui pelatihan yang juga dihadiri oleh perwakilan SLB Nurul Iman dan LSB Nita Karya ini diharapkan para siswa mendapatkan wawasan mengenai budidaya sayuran dengan sistem hidroponik dan dapat mengembangkannya sendiri setelah lulus sekolah sehingga dapat mandiri.
“Kegiatan ini adalah salah satu wujud kepedulian EWINDO kepada Disability Community agar dapat mengenal dunia hortikultura dari lingkungan sekolah dan melatih kemandirian serta kewirausahaan siswa-siswi SLB melalui dunia pertanian. Kami percaya siswa-siswa berkebutuhan khusus memiliki semangat dan kemauan kuat merawat tanaman dengan sepenuh hati sehingga mereka mampu menghasilkan sesuatu yang kelak akan berguna bagi persiapan hidup yang mandiri,” tutur Deputy Managing Director EWINDO Afrizal Gindow.
Melalui kerjasama antara EWINDO dengan SLB G Yayasan Bhakti Mitra Utama (YBMU) Baleendah ini sebanyak 60 siswa mulai dari tingkat Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama dan Sekolah Menengah Atas akan mendapatkan pelatihan baik teori maupun praktek budidaya tanaman dengan sistem hidroponik yang dilakukan di lahan “Kebun Sayurku” dan “Urban Farming Corner”.
Tidak hanya siswa, guru-guru sekolah juga turut mendapatkan alih pengetahuan mengenai teknik budidaya serta pengemasan sayuran dari EWINDO. Kerjasama EWINDO dengan SLB G YBMU Baleendah telah berlangsung sejak April 2022.
Afrizal Gindow menjelaskan alih pengetahuan ini dimulai dengan mengenalkan budidaya sayuran daun. Para peserta pelatihan akan dikenalkan dengan benih-benih sayuran unggul berkualitas seperti Bayam MAESTRO F1, Kangkung BANGKOK, Pak Choy NAULI F1, dan Bayam Merah MIRA. Sayuran daun ini adalah tanaman yang relatif mudah dan sederhana untuk dapat dibudidayakan.
Diharapkan pula dengan program ini, siswa memiliki aktivitas yang bermanfaat mengisi waktu, terutama di rumah.
"Dalam jangka panjang siswa mendapatkan bekal untuk masa depan seperti tertarik di bidang pertanian. Hal ini sekaligus untuk menumbuhkan harapan bagi anak-anak dan orang tuanya," imbuh Afrizal.
Program ini mendapat respons positif dari siswa yang mengikuti pelatihan. Mereka tekun mengikuti tahap demi tahap pelatihan. Mulai dari menyemai benih sayuran seperti kangkung hingga saat proses panen.
Baca Juga: UMKM Greenville Farm Sulap Pusat Olahraga jadi Kebun Hidroponik
"Saya senang ikut kegiatan ini. Saya jadi tahu proses menanam sayuran," ujar Kiki, salah satu siswa yang sudah seminggu mengikuti pelatihan.
Menurut Kepala Sekolah SLB G YBMU Gaos Haeruman kegiatan ini tidak hanya diikuti oleh siswa, tetapi juga melibatkan orang tua dan guru.
"Dengan mendapatkan pelatihan ini, siswa dan orang tua bisa melakukan budidaya sayuran hidroponik ini di rumah," imbuh Gaos.
Selain itu, menyambut kegiatan pengenalan budidaya sayuran dari EWINDO sangat membantu sekolah dalam mewujudkan kurikulum sekolah untuk keterampilan pertanian. Gaos berharap kegiatan ini menjadi bekal bagi para siswa dan budidaya sayuran dapat menjadi pilihan bagi mereka untuk sukses dan mandiri di masa depan.
Selain pelatihan, dilakukan panen sayuran yang telah ditatam beberapa waktu lalu. Menurut Gaos, hasil panen sayuran ini dipergunakan memenuhi kebutuhan konsumsi sayuran di sekolah.
Sebagai perusahaan benih sayuran, EWINDO juga memberikan perhatian khusus terhadap tumbuh kembang anak melalui makanan bergizi yang dapat dipenuhi dari sayuran, tak terkecuali bagi anak-anak berkebutuhan khusus.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Narasi Pemerintah soal Harga Tiket Pesawat Naik 13 Persen Dinilai Menyesatkan
-
Kementan Pastikan Stok Daging Sapi Aman Jelang Idul Adha 2026
-
Mulai Hari Ini Pemerintah Tanggung PPN Tiket Pesawat Kelas Ekonomi
-
BRILink Agen Mekaar 426 Ribu, BRI Perluas Inklusi hingga Desa
-
BRI Consumer Expo 2026 Surabaya Tawarkan Promo Spesial dan Hiburan Musik
-
Hampir Separuh UMKM di Sektor Pangan, Masalah Pasar Masih Jadi Hambatan
-
OJK Perpanjang Batas Laporan Keuangan Asuransi hingga Juni 2026
-
OJK: Bank Bisa Penuhi Kebutuhan Valas Tanpa Bikin Rupiah Semakin Goyah
-
Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit Tembus Rp64.050/Kg, Telur Ayam Nyaris Rp32 Ribu
-
Masih Harus Uji Coba, Status Bahan Bakar Bobibos Tunggu Kepastian Kategori BBN atau BBM