Suara.com - Apa yang identik dengan perayaan kemerdekaan? Nuansa merah-putih di setiap sudut perkampungan dan acara-acara khasnya seperti lomba Agustusan. Ide lomba Agustusan pun sangat beragam. Beberapa bahkan mengkreasikan lomba anti-mainstream yang tak biasa.
Namun, dari lomba-lomba tersebut, acara Agustusan bertujuan untuk mempererat kebersamaan antarwarga. Tak heran, jika lomba-lomba ini diadakan dalam skala kecil, yakni tingkat RT. Untuk peserta yang lebih banyak hanya di tingkat RW atau kelurahan.
Selain itu, lomba biasanya juga dikelompokkan berdasarkan jenis kelamin dan usia. Lomba-lomba tertentu khusus untuk anak-anak, remaja tanggung, emak-emak, atau bapak-bapak.
Hadiahnya juga tak mesti besar, biasanya pemenang mendapatkan makanan atau peralatan sekolah jika pemenang adalah anak-anak. Jika tempat tinggalmu masih kekurangan ide memeriahkan Agustusan, berikut lomba-lomba yang bisa dilakukan dengan seru juga murah-meriah.
Awalnya, lomba makan kerupuk hanya dilakukan dengan kerupuk yang digantung tali menjuntai, namun belakangan, agar lebih seru, pesertanya harus menutup mata dan badannya diputar-putar agar tidak fokus, kemudian baru memulai perlombaan. Lomba ini juga cocok untuk segala usia.
2. Lomba Memindahkan Tepung
Lomba memindahkan tepung akan menjadi salah satu yang paling ditunggu karena seru dan menghibur. Pesertanya duduk berbaris menghadap ke depan dan sebuah baskom berisi tepung akan diangkat ke atas kepala untuk mengisi baskom di peserta berikutnya.
Agar seru, peserta lomba tepung ini bisa dicampur antara anak-anak, lansia, wanita dan peserta laki-laki. Tujuan utama lomba ini adalah menjalin kekompakan dan menciptakan kegembiraan.
Baca Juga: Ngenes, Prilly Latuconsina Curhat Tak Pernah Menang Lomba 17-an Sejak Kecil
3. Panjat Pinang
Panjat pinang biasanya menjadi puncak acara perlombaan 17-an. Peserta berusaha memanjat pinang yang sudah dibuat licin. Di bagian paling atas, terdapat beberapa hadiah yang bisa diperebutkan. Jika tidak bisa mencapai puncak seorang diri, biasanya beberapa orang juga bekerja sama agar salah satunya mencapai puncak. Perlombaan ini benar-benar mengajarkan kerja sama dan kekompakan. Agar irit, hadiah bisa dikumpulkan dari sumbangan warga setempat.
4. Lomba Futsal Dangdut
Seperti main sepak bola seperti biasanya tapi ketika bola sedang dimainkan, lagu akan berhenti. Sebaliknya, ketika bunyi musik terdengar, maka pemain harus berhenti dan mulai berjoged. Kebayang kan, serunya? Peserta harus mengasah daya fokus mereka sehingga ketika musik dimulai, kaki berhenti menendang dan tubuh harus langsung bergoyang. Lomba ini makin seru jika dilakukan emak-emak yang heboh.
5. Sambung Lagu
Bagi yang suka karoke di kamar mandi, lomba sambung lagu bisa menjadi ajang yang seru memeriahkan momentum 17 Agustus. Lomba bisa dilakukan secara individu atau kelompok dengan menyambung lagu dari peserta sebelumnya.
Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni
Berita Terkait
-
Ikut Lomba Makan Kerupuk, Pria Ini malah Bawa Bekal Makanan Sendiri
-
Ikut Lomba Makan Kerupuk, Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto: Ibarat Pemilu 2024, Tak Boleh Curi Start
-
Jarang yang Tahu! Ternyata Ini Manfaat dari Lomba 17 Agustusan Tarik Tambang
-
Mengenal Asal-Usul Tarik Tambang Sebagai Lomba 17 Agustusan di Momen HUT RI ke-77
-
Ngenes, Prilly Latuconsina Curhat Tak Pernah Menang Lomba 17-an Sejak Kecil
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Investor Migas Makin Percaya Indonesia, Proyek Bukit Panjang Masuk Tahap Fabrikasi
-
Bahlil Ungkap 5.700 Desa Masih Gelap, Pemerintah Gelontorkan Rp10,3 Triliun untuk Listrik Desa
-
Kabar Baik Pencari Kerja! Kemnaker Buka Pelatihan Gratis untuk 20.000 Peserta, Daftar hingga 9 Juli
-
Masuk Fortune Southeast Asia 500 2026, Hutama Karya Perkuat Kiprah sebagai BUMN Konstruksi Terkemuka
-
Beralih ke Jargas Hemat Biaya Energi hingga 33 Persen, Pemerintah Tambah 160 Ribu Sambungan Baru
-
Tahun Emas ke-50, Darya-Varia Berkinerja Tangguh dan Komitmen pada Pertumbuhan Berkelanjutan
-
Pasokan Batubara PLTU Jawa Mulai Pulih, PLN Kini Kejar Perbaikan Dua Pembangkit
-
Bulog Buka Suara soal Dugaan Korupsi Beras Wamena, Pastikan Distribusi Pangan Tetap Aman dan Stabil
-
Kabar Baik bagi MBR! Menteri PKP Pastikan Bunga KPR FLPP Tetap 5 Persen, Meski BI Rate Naik
-
Polemik MBG Saat Libur Sekolah, Gapembi Kritik BGN