Suara.com - Sebagai perusahaan perseroan yang menyelenggarakan asuransi sosial bagi Prajurit TNI, Anggota Polri, dan ASN di lingkungan Kementerian Pertahanan dan Kepolisian Republik Indonesia, PT ASABRI (Persero) terus berupaya memberikan layanan prima kepada Peserta.
Salah satu upaya yang dilakukan ASABRI dalam meningkatkan kesejahteraan Peserta adalah dengan memberikan peluang mendapatkan tambahan penghasilan dan mengurangi beban hidup peserta melalui kerja sama dengan perusahaan BUMN maupun swasta yg memiliki potensi kerja sama tersebut.
Setelah beberapa kerja sama yg telah terjalin, kali ini ASABRI melakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan PT Pegadaian dalam rangka kerja sama Penyediaan Produk, Layanan, dan Keagenan Pegadaian kepada Peserta ASABRI di Gedung Kantor Pusat Pegadaian, Jakarta.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Direktur Investasi PT ASABRI (Persero) Jeffry Haryadi P. M. dan Direktur Jaringan, Operasi, dan Penjualan PT Pegadaian Eka Pebriansyah beserta jajarannya. Kerja sama ini dilakukan sebagai wujud nyata sinergi BUMN dalam rangka memberikan manfaat tambahan bagi seluruh Peserta ASABRI.
Dalam sambutannya, Eka menyampaikan bahwa kolaborasi antara ASABRI dan Pegadaian merupakan salah satu langkah untuk maju bersama.
“Pegadaian ingin memberikan _benefit-benefit_ bagi Peserta ASABRI, dengan memberikan literasi, kerja sama keagenan, dan lain-lain dengan tujuan memberikan nilai lebih bagi masa depan Peserta ASABRI”, ujar Eka.
Manfaat yang dapat dirasakan Peserta ASABRI dari kerja sama ini antara lain memperoleh fasilitas pembukaan Tabungan Emas, penyediaan layanan produk, dan fasilitas pembiayaan bagi Peserta dengan sistem yang disediakan oleh Pegadaian untuk penyelenggaraan layanan Produk bagi Peserta ASABRI yang menjadi Agen Pegadaian.
Dalam sambutannya, Jeffry menyampaikan ASABRI terus berupaya untuk mengembangkan pemberian manfaat tambahan selain dari manfaat normatif sebagaimana amanat peraturan perundangan, yaitu memberikan potensi/peluang mendapatkan hasil usaha untuk membantu meningkatkan penghasilan dan mengurangi biaya hidup Peserta ASABRI.
"Kami menyadari bahwa ASABRI tidak memiliki kewenangan dalam menentukan besaran penghasilan pesertanya secara langsung, namun melalui pengembangan manfaat tambahan, ASABRI berusaha ikut serta meningkatkan pendapatan Peserta melalui kerja sama dalam menciptakan peluang usaha yang sah atau legal”, ujar Jeffry.
Baca Juga: Luncurkan Web Series Senja Hari Ini Indah, Pegadaian Ajak Milenial Punya Rencana Emas
Di tahun layanan ini, ASABRI terus melakukan transformasi, sinergi, dan inovasi untuk mewujudkan layanan prima serta meningkatkan kesejahteraan bagi Peserta ASABRI. Dengan adanya kerja sama antara ASABRI dengan Pegadaian, diharapkan dapat menjadi salah satu langkah nyata ASABRI sebagai BUMN dalam rangka mendukung pergerakan roda perekonomian pasca gelombang _Covid-19_, seiring dengan slogan Pemerintah "Pulih Lebih Cepat, Bangkit Lebih Kuat".
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
Terkini
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Timur Tengah Hadapi Kiamat Kecil Jika Iran Serang Instalasi Desalinasi Negara-negara Arab
-
Anggaran Dana Pensiun DPR-Pejabat Diusulkan untuk Guru Honorer hingga Nakes
-
Perhatian Pemudik! Rest Area KM 52B Bisa Ditutup Sewaktu-waktu Saat Arus Balik
-
Purbaya Yakin Pertumbuhan Ekonomi RI 5,7% di Q1 2026 Meski Ada Perang AS vs Iran
-
Pertumbuhan Ekonomi RI Bisa Capai 5,6 Persen Berkat Mudik Lebaran 2026
-
285 Ribu Kendaraan Bakal Padati Jalan Tol Trans Jawa pada 24 Maret
-
LPEI Ungkap Risiko Konflik Timur Tengah ke Kinerja Ekspor Indonesia Masih Terbatas
-
Harga Minyak Dunia Bisa Tembus 120 Dolar AS per Barel Sepanjang 2026, Naik 2 Kali Lipat
-
Kendaraan Arus Balik Mulai Ramai, Rest Area di Tol Semarang Terapkan Pola Buka-Tutup