Suara.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mempresentasikan lima Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang akan melakukan program tahunan privatisasi kepada Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).
Kelima BUMN tersebut yakni PT Waskita Karya (Persero) Tbk, PT Adhi Karya (Persero) Tbk, PT Bank Tabungan Negara Tbk, PT Semen Indonesia (Persero) Tbk, dan PT Semen Kupang (Persero).
“Kita tahu bahwa dari sisi privatisasi dari peraturan perundang-undangan adalah merupakan turunan dari Undang-Undang Keuangan Negara nomor 17 Tahun 2003 mengenai Keuangan Negara pasal 24 ayat 5 yaitu Pemerintah Pusat dapat melakukan penjualan dan/atau privatisasi perusahaan negara setelah mendapat persetujuan DPR,” kata Sri Mulyani dalam Rapat Kerja Komisi XI DPR di Jakarta ditulis, Selasa (30/8/2022).
Pada BUMN PT Waskita Karya (Persero) Tbk, komposisi kepemilikan saat ini yaitu Pemerintah 75,35 persen dan publik 24,65 persen. Jenis saham yang akan dijual yang akan dijual dalam right issue adalah saham portepel.
“Dalam hal ini, Pemerintah memasukkan Penyertaan Modal Negara (PMN) sebesar Rp3 triliun dengan harapan tentu publik bisa mengenerate dari sisi mereka ikut right issue. Publik pada saat itu masuk dengan Rp0,9 triliun,” ungkapnya.
Sementara itu untuk PT Adhi Karya (Persero) Tbk, dengan kepemilikan Pemerintah 51 persen dan publik 49 persen akan dilakukan juga right issue dari saham dalam portepel, dimana PMN Pemerintah sebesar Rp1,98 triliun dan publik diharapkan akan bisa mengenerate additional funding sebesar Rp1,89 triliun.
Untuk PT BTN Tbk, dengan kepemilikan Pemerintah 60 persen dan publik 40 persen, juga dilakukan right issue dengan Pemerintah akan tetap menjaga proporsi kepemilikan.
“PMN yang akan kita masukkan adalah sebesar Rp2,48 triliun, dimana diharapkan publik akan bisa ikut sharing dengan mengambil right issuenya sebesar Rp1,65 triliun,” katanya.
Di sisi lain pada PT Semen Indonesia Tbk, dengan Pemerintah memiliki share 51,01 persen dan publik 48,99 persen apabila dilakukan right issue maka proporsinya akan tetap terjaga. PMN PT Semen Indonesia dalam bentuk inbreng saham dari PT Semen Baturaja Tbk.
Baca Juga: Faizal Assegaf Emosi; "Bajingan Kamu Erick Tohir", Merasa Dibohongi Soal Laporan di Mabes Polri
Terakhir pada PT Semen Kupang (Persero) dengan kepemilikan Pemerintah 61,48 persen, Bank Mandiri 37,39 persen, dan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur 1,12 persen jenis saham yang akan dijual yaitu saham Pemerintah dengan metode privatisasi penjualan saham secara langsung kepada investor yang berminat.
“Perkiraan tentang jumlah saham yang akan dijual adalah 82.213. Pemerintah dalam hal ini diperkirakan akan mendilusi sampai 0 persen, Bank Mandiri akan tetap, dan investor akan bisa mengambil alih dari kepemilikan Pemerintah,” pungkas Sri Mulyani.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
- 7 Sunscreen Flek Hitam untuk Usia 50 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
Terkini
-
Purbaya Akui China Sempat Khawatir soal Kondisi Fiskal RI
-
Simulasi Krisis Siber Imersif Mulai Digaungkan kala Maraknya Lonjakan Serangan
-
Mulai Pamer Kinerja, Dony Oskaria Ungkap BUMN Ini Laba Bersihnya Tumbuh 380%
-
MBG Dihentikan Saat Libur Sekolah, Pengusaha Protes: Bertentangan SK Kepala BGN Dadan Hindayana
-
Gencar Gaet Nasabah Baru, Begini Jurus Emiten AGRO
-
BBM Swasta Mulai Muncul Lagi, BP Sudah Jual Bensin Saat Shell dan Vivo Masih Sepi
-
Sulap 4 Bandara, InJourney Airports Kejar Standar Layanan Kelas Dunia
-
Anak Usaha Emiten MPMX Masuk Bisnis Penyewaan Kendaraan Listrik
-
Investor Asing Jual Saham Rp893 Miliar, BBCA dan DSSA Paling Banyak
-
BI Naikkan Lagi Suku Bunga, Mirae Asset: Benteng Terakhir Jaga Rupiah!