Suara.com - Arus dukungan dari berbagai elemen masyarakat kepada Ganjar Pranowo untuk menjadi Presiden 2024 kian tak terbendung.
Kali ini, dukungan datang dari Komunitas Warteg (Kowarteg) Indonesia bersama dengan Pedagang Kaki Lima (PKL) dan pedagang pasar se-DKI Jakarta. Mereka mendeklarasikan dukungan kepada Ganjar agar menjadi Presiden Indonesia periode 2024-2029.
"Mereka para PKL dan pedagang pasar berharap program Lapak Ganjar, Kredit Lapak dan Kartu Jateng Sejahtera (KJS) menjadi program nasional saat Ganjar jadi Presiden di 2024," kata Koordinator Kowarteg Indonesia, Noehrozi usai deklarasi di kawasan Pasar Maja, Kelurahan Rawa Badak Utara, Kec. Koja, Jakarta Utara, Selasa (30/8/2022).
Noehrozi mengatakan PKL dan pedagang pasar telah melihat program kerja Ganjar di Jawa Tengah yang terbukti membawa kemajuan untuk masyarakat di Jateng, khususnya PKL dan pedagang pasar.
Program Ganjar itu diantaranya Kredit Lapak. Kredit murah untuk ibu-ibu pedagang pasar dan pelaku industri kecil rumahan, senilai Rp 2 juta dengan bunga sangat ringan yaitu dua persen setahun.
Selain itu, ada program Kartu Jateng Sejahtera (KJ) yang terbukti menyejahterakan masyarakat di Jateng. KJS adalah wujud kerja nyata Ganjar dalam menciptakan kesejahteraan rakyat dengan memberikan bantuan berupa uang tunai senilai Rp 750 ribu per triwulan.
Serta ada juga Lapak Ganjar. Pelaku UMKM dapat mempromosikan produk UMKM-nya di akun media sosial pribadi Ganjar.
"Kami yakin program Pak Ganjar di Jateng itu apabila diterapkan di skala nasional akan membuat kami lebih sejahtera," tutur Noehrozi.
Menurut Noehrozi, Ganjar merupakan pemimpin yang komplit dengan berbagai pengalamannya di pemerintahan, baik sebagai anggota DPR maupun sebagai gubernur dua periode di Jateng.
Baca Juga: Percepat Turunkan Emisi Karbon, Pertamina Gandeng Perusahaan Nasional dan Global
"Pak Ganjar sosok pemimpin yang sukses, yang lengkap untuk jadi presiden Indonesia. Ia juga kepribadinnya baik, rendah hati dekat dengan rakyat itu yang mereka mengerti dan rasakan," ujar Noehrozi.
Noehrozi menyebutkan kegiatan menggalang dukungan untuk Ganjar akan lebih spesifik dilakukan di Jakarta Pusat, Jakarta Selatan dan Jakarta Timur. Program Kowarteg peduli pendidikan dan sarapan pagi untuk warga juga menjadi program yang akan dilakukan kedepannya.
Perwakilan PKL, Ari Sulandari (44), menyatakan siap mendukung Ganjar. Menurutnya, Ganjar pemimpin yang peduli dan bisa memajukan pedagang. Hal itu terbukti dengan program kerja Ganjar di Jateng.
"Saya tau Pak Ganjar programnya bagus untuk pedagang, UMKM. Saya suka beliau dan siap dukung beliau," ujar Sulandari yang berjualan kuliner di Jakarta.
Pembagian sembako, kaos bergambar Ganjar dan bertuliskan 'Ganjar Presiden 2024' kepada pedagang dan masyarakat yang membutuhkan, turut mewarnai rangkaian deklarasi. Hadir sekitar 200 orang perwakilan PKL, pedagang pasar dan Kowarteg Indonesia dalam deklarasi tersebut.
Dalam deklarasi, Kowarteg Indonesia dan PKL serta pedagang pasar berkomitmen menjunjung tinggi nilai kebhinekaan Indonesia dalam menciptakan kerukunan dan menghindari perpecahan.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
-
Gempa M 4,2 Guncang Pacitan Terasa hingga Yogyakarta: 7 Orang Luka dan Sejumlah Bangunan Rusak
-
Hakim PN Depok Tertangkap Tangan Terima Ratusan Juta dari Swasta, KPK Lakukan OTT!
Terkini
-
21 Hunian Sementara Jadi Titik Awal Warga Aceh Bangkit Pascabencana
-
IHSG Ditutup Tersungkur 2,08 Persen, 673 Saham Merosot
-
Bye-bye Impor! SPBU Swasta Mulai Antre Borong Solar Pertamina
-
Heboh 'Whip Pink' Makan Korban, Mendag Budi Turun Tangan
-
Rupiah Kian Loyo di Rp16.876, Imbas Sentimen Domestik dan Downgrade Moodys
-
Purbaya Bocorkan Tugas Juda Agung, Wamenkeu Baru Pengganti Ponakan Prabowo
-
Pemerintah Catat Belanja Nasional Capai Rp 393,78 T Sepanjang 2025
-
Purbaya Klaim Indonesia Masih Mampu Bayar Utang Meski Rating Moody's Negatif
-
Pemerintah Rem Produksi Batu Bara, DMO Dipastikan Naik Kisaran 30%
-
LPEM UI 'Senggol' Kualitas Ekonomi RI 2025: Tumbuh Kencang tapi Rapuh!