Suara.com - Ratusan emak-emak memeriahkan program 'Petik Masak' yang diusung oleh Mak Ganjar. Kegiatan ini dilakukan serentak di 5 wilayah di DKI Jakarta.
Ketua Mak Ganjar Nasional, Nining mengatakan, antusias emak-emak dan warga begitu tinggi. Setidaknya 1.200 pohon cabai diturunkan untuk memenuhi kebutuhan program 'Petik Masak'.
"Hari ini kita langsungkan di 5 lokasi di Jakarta, masyarakat ternyata sangat antusias dengan program ini, karena 'Petik Masak' ini ternyata sangat bermanfaat untuk ibu-ibu yang ada di rumah," ujar Nining di Setia Budi, Jakarta Selatan.
Nining menambahkan, sampai hari ini sudah ada puluhan ribu bibit yang disalurkan dari pintu ke pintu di berbagai wilayah DKI Jakarta. Ia menilai program ini sebagai salah satu solusi tepat untuk mengatasi perekonomian.
"Sampai hari ini sudah ada puluhan ribu bibit yang kita sebar, harapannya yang jelas masyarakat terbantu dengan program ini dan mereka tau bagaimana cara memanfaatkan lahan kecil tapi bisa bermanfaat untuk kebutuhan dapur," kata Nining.
Dalam program ini, para emak-emak diberikan bantuan bibit pohon cabai, mereka juga diberikan pelatihan cara menanam cabai.
Salah satu warga Setia Budi, Asih mengatakan program ini sangat tepat untuk lingkungannya. Ia antusias mengikuti program 'Petik Masak' karena bermanfaat untuk lingkungan.
"Sangat bermanfaat, kita dapat pengetahuan penanaman cabai, kita juga dikasih pupuk, pot, bibit sampai pengarahan dari ahlinya," ujar Asih.
Asih menjelaskan program seperti ini dapat menambah semangat emak-emak. Ia berharap warga sekitar juga bisa mengembangkan bantuan yang telah diberikan Mak Ganjar.
Baca Juga: Ini 4 Daftar Cabai Terpedas di Dunia, Berani Coba?
"Terima kasih untuk Relawan Mak Ganjar, khususnya Pak Ganjar, menularkan semangat terus dan Pak Ganjar harus jadi presiden 2024," kata Asih.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil Bekas 50 Jutaan Cocok untuk Milenial, Bodi Stylish Tak Repot Perawatan
- 5 Moisturizer dengan Alpha Arbutin untuk Memudarkan Flek Hitam, Cocok Dipakai Usia 40-an
- Kronologi Lengkap Petugas KAI Diduga Dipecat Gara-Gara Tumbler Penumpang Hilang
- 5 Rekomendasi Ban Tubeless Motor Matic, Tidak Licin saat Hujan dan Jalan Berpasir
- 7 Mobil Boros Bahan Bakar Punya Tenaga Kuda, Tetapi Banyak Peminatnya
Pilihan
-
Dirumorkan Latih Indonesia, Giovanni van Bronckhorst Tak Direstui Orang Tua?
-
Jadi Kebijakan Progresif, Sineas Indonesia Ingatkan Dampak Ekonomi LSF Hapus Kebijakan Sensor Film
-
Daftar Maskapai RI yang Pakai Airbus A320
-
5 Tempat Ngopi Tersembunyi di Palembang yang Bikin Ketagihan Sejak Seduhan Pertama
-
6 HP 5G Paling Murah di Bawah Rp 4 Juta, Investasi Terbaik untuk Gaming dan Streaming
Terkini
-
BMRI Mau Buyback Saham, Investor Disebut Dapat Angin Segar
-
ADHI Garap Proyek Pengendalian Banjir di Marauke
-
Mensos Tinjau Penyaluran BLT Kesra di Bandung, PT Pos Indonesia: Target Rampung Akhir November
-
PNM Hadirkan Program RE3 (Reduce, Re-love, Restyle) dari Karyawan untuk Masyarakat
-
Ide Bisnis Tanpa Modal untuk Mahasiswa, Mengasah Skill Sambil Menambah Penghasilan
-
MIND ID Perkuat Komunikasi Keberlanjutan demi Dukung Pembangunan Peradaban Masa Depan
-
Fundamental, PANI jadi Salah Satu Emiten Properti Terkuat di Pasar Modal
-
Daftar Maskapai RI yang Pakai Airbus A320
-
Pekan Ini Investor Saham Lakukan Transaksi Capai Rp30 Triliun
-
Banjir Sumatera Terparah 2025, Gubernur BI Ajak Masyarakat Sisihkan Rezeki untuk Membantu