Suara.com - Seiring dengan popularitas Non Fungible Token (NFT) yang semakin meningkat, OneAset turut hadir dengan meluncurkan marketplace NFT pertama di Indonesia yang memiliki fitur komunitas.
Di Indonesia sendiri, istilah NFT meroket setelah seorang mahasiswa bernama Ghozali atau dikenal sebagai Ghozali Everyday, naik daun karena harga foto selfie miliknya diperjualbelikan dalam bentuk NFT dengan harga yang melambung tinggi.
Tidak hanya Ghozali, mulai dari kalangan artis, influencer, hingga tokoh penting di Indonesia diketahui mulai menjual karya melalui NFT. Di antara lainnya, ada artis Syahrini, Anang Hermansyah, Luna Maya, Arnold Poernomo dan Ridwan Kamil yang turut meramaikan industri NFT Indonesia.
Apa itu NFT? NFT sendiri adalah sertifikat digital yang menjamin sebuah keaslian barang digital yang tak tergantikan seperti foto, video atau bentuk aset digital lainnya.
NFT dicetak dan disimpan di blockchain, seperti aset kripto. Karena itu, aset NFT bersifat unik dan langka, serta sulit untuk dipalsukan. Cara membuat karya NFT ini biasa disebut sebagai minting.
Proses minting ini juga yang memberikan pemilik NFT hak kepemilikan yang jelas dan eksklusif, karena setiap NFT hanya dimiliki oleh satu pemilik hingga saatnya dijual dan bertukar hak milik ke pembeli baru. Harga sebuah NFT pun beragam dan bisa berubah sesuai dengan angka yang ditetapkan penjual. Layaknya barang koleksi lainnya, harga akan dipengaruhi oleh berbagai hal seperti siapa kreatornya, kompleksitas sebuah karya, atau keunikan lainnya.
“NFT sendiri berpeluang untuk mendorong karya para kreator lokal di Indonesia baik secara nasional dan internasional dengan karya-karya mereka. Kehadiran marketplace NFT di aplikasi OneAset sendiri diharapkan untuk bisa menjadi wadah baru bagi kreator lokal Indonesia dari berbagai bidang untuk memamerkan karya serta menjangkau pasar yang lebih luas untuk keperluan transaksi melalui platform ini,” ujar Presiden Direktur OneAset, Breggy Anderson.
Marketplace NFT OneAset sendiri memulai debutnya pada tanggal 7 Juli 2022. Pada bulan pertama peluncuran, platform OneAset telah menghasilkan puluhan ribu karya NFT yang mencakup Karya Seni, Fotografi hingga Literatur. Salah satu kreator ternama yang bergabung di OneAset mencakup Edo Huang, desainer playing cards atau kartu remi Internasional dari Indonesia yang merancang lebih dari 50 deck kartu remi, dan memulai debut sebagai seniman NFT bersama OneAset.
“Sebagai seorang desainer, kadang kita ditantang untuk bisa menghasilkan karya yang belum pernah dibuat sebelumnya. Saya mendapatkan kesempatan untuk berkolaborasi dengan OneAset untuk memproduksi sebuah koleksi kartu remi dengan tema futuristik yang terinspirasi juga dari desain kartu remi yang sudah menjadi pekerjaan saya selama 10 tahun ini. Ini adalah koleksi yang saya harap bisa menjadi sebuah pendekatan baru pada desain NFT,” ujar Edo Huang.
Baca Juga: NFT Peluang Besar Karya Pelaku Seni di Ranah Digital
Tidak hanya itu, tentunya dalam waktu terdekat akan segera hadir kolaborasi-kolaborasi dengan para kreator lainnya. Bersamaan dengan peluncuran NFT karya para pengguna, OneAset juga merilis karya NFT spesial menggunakan maskot OneAset, Ruci.
Ruci sendiri dihadirkan dengan tema-tema yang beragam dan tentunya mengikuti tren terkini, mulai dari Ruci The Master, Active dan Trendy Ruci, hingga Hidden Treasure in Art Gallery.
Pengguna aplikasi marketplace NFT OneAset dapat melihat koleksi NFT unggulan para kreator dan NFT Ruci di bagian Koleksi Rekomendasi dalam kategori - kategori yang tersedia.
Selain itu, pengguna bisa share, komen, like bahkan memfavoritkan koleksi NFT yang disukai melalui fitur interaksi dari aplikasi OneAset.
Untuk proses jual beli NFT di aplikasi OneAset sendiri sangatlah mudah. Penjual bisa dengan mudah membuat NFT sendiri di aplikasi OneAset dengan cara masuk ke menu NFT kemudian pilih ‘Buat NFT’ di pojok kanan atas lalu pilih gambar NFT yang mau dilisting baik itu foto, karya seni maupun literatur, jangan lupa isi deskripsi uniknya untuk menarik perhatian para pengguna lainnya.
Penjual juga bisa menentukan royalti kreator yang diinginkan mulai dari 1-10% (penghasilan tambahan yang akan diterima saat item NFT terjual), harga jual dan durasi jual.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 30 Kode Redeem FF 25 Maret 2026: Klaim Bundle Panther Gratis dan Skin M14 Sultan Tanpa Top Up
- 5 Rekomendasi HP Samsung Terbaru Murah dengan Spek Gahar, Mulai Rp1 Jutaan
- 10 Potret Rumah Baru Tasya Farasya yang Mewah, Intip Detail Interiornya
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Arus Balik Lebaran 2026: ASDP Prioritaskan Mobil Pribadi dan Bus di Ketapang Gilimanuk
-
Izin OJK Dicabut, Bank Neo Commerce : Layanan Nasabah Tetap Aman
-
BRI Hadirkan Tarik Tunai GoPay di 19.000 ATM & CRM
-
Libur Lebaran 2026: Wisata Lokal Banjir Pengunjung, Pendapatan Daerah Naik
-
PNM Hadirkan Harapan Baru: Dari Satu Kegiatan, Tumbuh Mimpi Jadi Garda Pemberdayaan Ultra Mikro
-
Menkeu Purbaya Bantah Indonesia Terancam Resesi: Di Semua Tempat Pada Belanja!
-
Prabowo Bertemu Ray Dalio, Bahas Proyek Energi hingga Danantara
-
Riset NEXT: Daya Beli Masyarakat Meningkat di Lebaran 2026, Uang Beredar Tembus Rp 1.370 T
-
Kapal Pertamina Terjebak di Tengah Perang Iran, Ini Nasib Pasokan BBM Indonesia
-
Perum Bulog Percepat Penyaluran Bantuan Pangan ke Wilayah Kepulauan Pasca Idul Fitri