Suara.com - Stunting bukanlah persoalan bangsa saat ini saja, melainkan menyangkut masa depan bangsa. Karena, anak-anak adalah generasi penerus yang akan mewujudkan visi Indonesia Emas Tahun 2045.
Pemerintah sendiri sangat serius mengupayakan penurunan stunting, salah satunya dengan ditandatanganinya Peraturan Presiden No. 72 tentang Percepatan Penurunan Stunting di tahun 2021 lalu. Adapun salah satu kelompok sasaran dalam pelaksanaan percepatan penurunan stunting tersebut adalah remaja.
Membantu mengatasi persoalan tersebut, sebagai wujud kepedulian pada remaja, PT Jababeka Tbk (Jababeka) turut mendukung Puskesmas Mekarmukti di Kecamatan Cikarang Utara dalam program pendampingan Posyandu Remaja diwilayah layanannya.
Jababeka menggelar kegiatan Fun For Teens di Hollywood Junction Jababeka- Cikarang yang terdiri dari: (1) pemeriksaan kesehatan remaja dan kegiatan perlombaan yaitu lomba short video, (2) lomba penyuluhan kesehatan dan (3) Lomba Poster Infografis mengenai edukasi kesehatan bertema stunting dan bahaya narkoba & seks bebas.
Tjahjadi Rahardja selaku Wakil Direktur Utama PT Jababeka Tbk, menerangkan, tujuan Fun For Teens ini, agar para remaja akan memiliki kesehatan fisik dan mental yang baik. Sehingga dapat membantu mereka dalam memahami fase-fase perkembangan di-usianya. Karena, remaja yang sehat bisa menjadi “investasi” sumber daya manusia yang unggul bagi Kabupaten Bekasi.
Ia pun berharap kegiatan Fun for Teen bisa memberikan manfaat dan berkah bagi masyarakat, khususnya anak-anak remaja Cikarang Utara.
“Kegiatan Fun For Teens merupakan salah satu upaya Jababeka dalam mendukung pemerintah Kabupaten Bekasi menjadi kabupaten bebas stunting, yaitu melalui peningkatan kapasitas kesehatan remaja dan pembinaan Posyandu Remaja,” kata Tjahjadi, di Kota Jababeka Cikarang, baru-baru ini.
Adapun acara berjalan cukup meriah. Sekitar 50 remaja – baik pria maupun wanita – hadir dalam Fun For Teens dan mengikuti lomba-lomba tersebut. Penilaian kegiatan lomba sendiri dilakukan hari Jumat (26/8) dan pengumuman pemenang sekaligus acara penutupan dilaksanakan pada hari Sabtu (27/8).
Di sela mengikut berbagai lomba, semua para kader Posyandu Remaja melakukan kegiatan pemeriksaan kesehatan. Mulai dari pengukuran tinggi badan dan lingkar kepala, timbang berat badan, tes buta warna serta tes hemoglobin.
Baca Juga: Update Kebakaran Pabrik di Kawasan Jababeka: Hingga 7 Jam, Api Belum Bisa Dipadamkan
Menanggapi hla itu, dr. Sri Enny Mainiarti selaku Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi, menyambut baik dan mengapresiasi Jababeka atas kegiatan yang menyasar remaja tersebut. Menurutnya, kegiatan Fun For Teens amat baik untuk membantu mewujudkan Kabupaten Bekasi bebas stunting.
“Ini sebuah langkah yang tepat dengan melakukan edukasi stunting sejak usia remaja. Karena, nantinya, mereka akan menjadi calon orang tua yang akan melahirkan generasi bebas stunting” tutup dr Sri.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
Pilihan
-
Kembali Diperiksa 2,5 Jam, Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan Soal Kuliah dan Skripsi
-
Geger! Pemain Timnas Indonesia Dituding Lakukan Kekerasan, Korban Dibanting hingga Dicekik
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
Terkini
-
Grab Siapkan Dana Jumbo untuk Bonus Hari Raya Jelang Lebaran 2026
-
BEI Akan Terbitkan Daftar Saham yang Pemiliknya Terkonsentrasi
-
Produksi Migas Digenjot, SKK Migas Siapkan 100 Sumur Eksplorasi di 2026
-
Pengidap Autoimun Ini Ubah Tanaman Herbal Jadi Ladang Cuan, Omzet Tembus Ratusan Juta
-
Pasca Danantara, Akademisi Soroti Risiko Hilangnya Karakter Publik BUMN
-
Dari 45.000 Sumur Rakyat, Baru 1 UMKM yang Berhasil Produksi Minyak
-
Dapat Arahan Prabowo, Bahlil Ungkap Izin Tambang Emas Martabe Belum Dicabut
-
Layanan Pelabuhan Dikeluhkan, Pengusaha Minta Pemerintah Turun Tangan
-
Resmi! BEI Tunjuk Jeffrey Hendrik Jadi Pjs Direktur Utama, Jamin Transparansi Saham RI
-
Purbaya: Kita Negara Maritim Tapi Kapal Beli dari Luar