Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada awal pembukaan pra perdagangan hari Selasa (6/9/2022) dibuka melesat naik ke level 7.262 dari penutupan perdagangan sebelumnya di level 7.231.
Melansir data RTI, IHSG diawal pra perdagangan dibuka naik 30,7 basis poin atau menguat 0,43 persen.
Setelah dibuka tepat pukul 09:00 Wib laju IHSG terus merangkak naik hingga level 7.283 dengan menguat 51 basis poin atau 0,71 persen.
Sementara itu indeks LQ45 juga dibuka menguat, pada awal perdagangan indeks ini naik 7,0 basis poin atau menguat 0,69 persen ke level 1.036.
Pada level tersebut IHSG telah ditransaksikan sebanyak 842 juta lembar saham dengan nilai mencapai Rp452 miliar dengan volume transaksi mencapai 32 ribu kali.
Sebanyak 208 saham menguat, 74 saham melemah dan 242 saham belum ditransaksikan.
CEO PT Yugen Bertumbuh Sekuritas William Surya Wijaya menyebut secara teknikal, indeks saham menunjukkan pola gerak yang cukup wajar dengan kecenderungan tertekan pada perdagangan hari ini.
"Sehingga, momentum koreksi masih dapat terus dimanfaatkan untuk melakukan akumulasi beli," kata William dalam analisanya.
Ia memprediksi IHSG bergerak di rentang support 7.123 dan resistance 7.278.
Baca Juga: Hari Ini IHSG Berpeluang Menguat Terbatas, Pantau Saham-saham Berikut
Dirinya pun merekomendasikan sejumlah saham, yakni HMSP, UNVR, BBCA, BBNI, ICBP, INDF, TLKM, BBRI, dan ASR.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Cerita Purbaya Ditekan Investor Asing Gegara Ragukan Kondisi Ekonomi RI
-
Diproyeksi Masih Tertekan, Intip Ramalan Pergerakan IHSG Pekan Depan
-
Progres Pembangunan Pabrik Kimia Milik Chandra Asri Capai 66%
-
Nilai Tukar Rupiah Bisa Terus Melorot ke Level Rp 17.500 di Pekan Depan
-
UMKM Binaan Pertamina Raup Potensi Bisnis Rp10,6 Miliar di Inabuyer 2026
-
Simulasi Pengajuan Cicilan KUR BRI Hingga Rp500 Juta untuk UMKM 2026
-
BI Lapor Uang Primer Tumbuh Melambat 14,3% pada April 2026
-
ASDP Masih Raih Pendapatan Rp 4,96 triliun pada 2025 di Tengah Tantangan Bisnis
-
OJK Restui Merger BPR Danaputra Sakti dengan BPR Harta Swadiri
-
Ekonom Ingatkan Aturan Nikotin-Tar Bisa Ancam Nasib Jutaan Petani dan Buruh