Suara.com - Akulaku, platform perbankan dan keuangan digital terkemuka di Asia Tenggara, hari ini mengumumkan kemitraan Akulaku PayLater dengan Alipay+.
Kemitraan ini memungkinkan konsumen untuk menggunakan metode pembayaran digital Akulaku PayLater untuk bertransaksi pada berbagai merchant global Alipay+.
Alipay+ sebagai penyedia solusi pembayaran dan pemasaran digital lintas batas global kini menyertakan Akulaku PayLater di antara metode pembayaran digital yang didukungnya sehingga merchant dapat mengakses Akulaku PayLater sebagai metode pembayaran.
Kemitraan ini sekaligus menjadikan Akulaku PayLater sebagai solusi layanan BNPL pertama di Asia Tenggara yang bermitra dengan Alipay+. Dalam pengembangannya, metode pembayaran digital Akulaku Paylater juga tengah melakukan penjajakan untuk dapat memperluas cakupan layanan transaksi di berbagai merchant Alipay+.
Akulaku PayLater sebagai bagian dari Akulaku Group yang merupakan ekosistem perbankan digital dan solusi keuangan digital terkemuka di Asia Tenggara, terus meningkatkan nilai tambah pada solusi layanan Buy Now Pay Later (BNPL).
Solusi BNPL yang dihadirkan oleh Akulaku PayLater secara konsisten membuka akses layanan keuangan digital kepada segmen konsumen yang memiliki keterbatasan riwayat kredit dan sebelumnya kurang terlayani oleh layanan keuangan formal.
Akulaku PayLater terus diadopsi secara masif oleh konsumen dan merchant sejak pertama kali dihadirkan. Dengan basis pengguna solusi BNPL terbesar di Indonesia, Akulaku PayLater rata-rata mencatatkan 8,6 juta transaksi per bulan dan telah terhubung dengan berbagai jaringan merchant terkemuka dan mitra platform ecommerce teratas seperti Shopee, Bukalapak, JD.ID, Tiket, Alfamart, dan sebagainya.
Presiden Direktur Akulaku Finance Indonesia Efrinal Sinaga mengungkapkan bahwa Akulaku PayLater secara konsisten terus berupaya untuk mengekspansi penetrasi layanan dengan menjalin kerjasama strategis dengan berbagai mitra dan platform dengan cakupan jaringan merchant yang luas.
"Kami berharap kolaborasi Akulaku PayLater sebagai metode pembayaran yang tersedia di dalam Alipay+ dapat menambah use case solusi keuangan digital dan meningkatkan kemudahan bagi para pengguna. Kerjasama dengan Alipay+ sebagai mitra strategis global merupakan bagian dari komitmen kami untuk menciptakan lanskap keuangan yang lebih maju dan nyaman bagi pengguna," ujarnya.
Baca Juga: Ikuti 3 Cara Ini agar Tak Tergoda Pakai Paylater setelah Gajian
“Sebagai metode pembayaran digital yang diadopsi dengan sangat cepat, BNPL menghadirkan layanan keuangan inklusif kepada komunitas yang tidak memiliki rekening bank,” ujar Cheng Guoming, General Manager Global Partnerships Alipay+.
"Kami melihat BNPL sebagai bagian penting dari ekosistem pembayaran digital. Kami sangat antusias untuk mencapai kemitraan ini dengan Akulaku PayLater untuk memungkinkan masyarakat di Indonesia dan pasar potensial lainnya dapat menikmati layanan pembayaran lintas batas yang lancar dan nyaman serta dapat melengkapi kehidupan sehari-hari mereka melalui pengalaman berbelanja global.”
Diperkenalkan pada tahun 2020, Alipay+ dirancang untuk memungkinkan bisnis global, terutama usaha kecil dan menengah, untuk menerima metode pembayaran digital dari berbagai negara dan menjangkau ratusan juta konsumen regional dan global.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jejak Pendidikan Noe Letto, Kini Jabat Tenaga Ahli di Dewan Pertahanan Nasional
- 6 Mobil Bekas Keren di Bawah 50 Juta untuk Mahasiswa, Efisien buat Jangka Panjang
- 5 Serum Wardah untuk Mengurangi Flek Hitam dan Garis Halus pada Kulit Usia 40 Tahun
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Plt Gubri SF Hariyanto Diminta Segera Tetapkan Kepala Dinas Definitif
Pilihan
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Jadi Bos BI, Purbaya: Bagus, Saya Mendukung!
-
Rupiah Tembus Rp16.955, Menkeu Purbaya: Bukan Karena Isu Wamenkeu ke BI
-
Rupiah Makin Jatuh Nilainya, Hampir ke Level Rp 17.000/USD
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Untuk Jadi Bos BI
-
Suram! Indonesia Masuk Daftar 27 Negara Terancam Krisis Struktural dan Pengangguran
Terkini
-
BUMN Energi Bidik Zero Fatality, Standar Jam Kerja Jadi Sorotan Utama
-
Tekan Biaya Logistik Nasional, IPC TPK Perkuat Digitalisasi dan Konsep Hub & Spoke
-
LHKPN Bupati Pati, Sudewo yang Kena OTT KPK: Asetnya Tersebar dari Jabar Sampai Jatim
-
CFX Optimistis Industri Kripto Tumbuh Positif di 2026
-
Apa Itu Web3 dan Bagaimana Fungsinya dalam Tatanan Ekonomi
-
Purbaya Kembali Singgung Aksi Demonstrasi Tahun Lalu: Lebih Baik Kerja Dibanding Demo
-
Lantik 14 Pejabat Baru, Mendag Budi Santoso: Bikin Kebijakan yang Berdampak ke Masyarakat
-
Purbaya Klaim BI Tetap Independen Meski Keponakan Prabowo Masuk Calon Deputi Gubernur
-
Perkuat Investasi Bisnis Indonesia-Korea, KB Bank Gelar 2026 Indonesian Day Business Forum di Seoul
-
Demi Kebutuhan Pabrik, DPR Desak ESDM Beri Tambahan Kuota RKAB ke Vale