Suara.com - Sebagai bentuk komitmen pemerintah Indonesia dalam permudah transaksi lintas negara pada sektor UMKM dan pariwisata, Presiden Republik Indonesia Joko Widodo bersama Bank Indonesia (BI) meresmikan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) antar negara. Dan untuk mendukung inisiasi pemerintah tersebut, PermataBank sebagai bagian dari Bangkok Bank Group menghadirkan inovasi teknologi untuk permudah transaksi lintas negara melalui QR Pay Cross-Border.
Sebagai bank yang mengedepankan inovasi teknologi, PermataBank menghadirkan fitur QR Pay Cross-Border dalam aplikasi mobile banking PermataMobile X. Implementasi QRIS antar negara menjadi sebuah alat transaksi antar negara, terutama ASEAN agar lebih efisien. Dengan begitu, transaksi UMKM dan dunia pariwisata antar negara pun menjadi lebih mudah.
Dengan hadirnya alat transaksi terbaru ini, QRIS saat ini sudah dapat digunakan di Thailand. Kini, masyarakat hanya memindai atau scan barcode untuk melakukan transaksi di Thailand, mereka tidak perlu menggunakan uang atau valuta asing sehingga perjalanan keluar negeri pun menjadi lebih mudah, aman, dan nyaman.
Meliza M. Rusli, Direktur Utama PermataBank, dalam siaran tertulisnya mengatakan bahwa dengan hadirnya sistem pembayaran terbaru ini, nasabah dapat melakukan transaksi dengan mudah dan cepat, serta dalam jaringan yang lebih luas dan tak terbatas pada satu negara.
"Dengan semakin mudahnya akses transaksi lintas negara menggunakan QR code, hal ini membuka kesempatan bagi UMKM dan pariwisata Indonesia untuk menjangkau pasar global,” kata Meliza.
Meliza meyakini bahwa potensi transaksi pembayaran QR di Thailand sangat besar, hal ini dilihat dari Thailand yang merupakan salah satu destinasi populer turis dari Indonesia dan juga perkembangan layanan pembayaran QR di Thailand berkembang sangat pesat.
Berdasarkan data di tahun 2021, saat ini sudah ada lebih dari 5 juta merchants di Thailand bisa menerima metode pembayaran QR dan hampir 80% dari masyarakat Thailand memiliki tingkat kepercayaan yang tinggi atas metode pembayaran QR, dimana 87% menyatakan metode ini lebih nyaman.
Dengan Bangkok Bank sebagai pemegang saham pengendali dari PermataBank, PermataBank percaya bahwa hal ini juga akan turut menguatkan potensi transaksi QR pay Cross-Border PermataMobile X di Thailand.
Untuk dapat menggunakan QR PermataBank dalam melakukan pembayaran di Thailand, nasabah dapat melakukan update ke versi PermataMobile X terbaru di Playstore (Android) & App Store (IOS) Versi 1.40.14 dan kemudian menggunakan layanan QR Pay yang terdapat di aplikasi PermataMobile X.
Baca Juga: Singapura dan Malaysia Siap Susul Thailand Gunakan QRIS, Jokowi: Memudahkan UMKM
Saat nasabah melakukan scan QR (Thai QR Payment) merchant di Thailand, maka secara otomatis sistem akan mendeteksi QR tersebut dan nasabah akan dapat langsung memproses transaksi nya dalam mata uang rupiah.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
Terkini
-
Soal Laporan ke KPK, ITDC Klaim Tak Punya Wewenang Atur Dana Relokasi Mandalika
-
Menkeu Purbaya Legalkan Pencucian Uang Lewat Patriot Bond?
-
Investor Asing Masih Asik Jual Saham di RI, BMRI dan DSSA Jadi Incaran
-
Lahan Meikarta Bakal jadi Aset Negara? Maruarar Segera Urus Legalitas
-
Terungkap! Dua PLTU Raksasa di Cilacap Sempat Bermasalah, Jadi Pemicu Pemadaman Bergilir di Jawa
-
Listrik Pulau Jawa Gelap Gulita, Siapa yang Bertanggung Jawab?
-
Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026
-
Rupiah Meriang Lagi! Ditutup ke Level Rp17.859 per Dolar AS
-
KOSPI dan IHSG Kompak Anjlok Parah, Pasar Saham Merana
-
Khofifah Paparkan Realisasi Pendapatan APBD Jatim 2025 Tembus 104,65 Persen