Suara.com - Para atlet sepakbola yang menjadi pemenang Ballon d'Or tahun ini akan mendapatkan token digital yang menyertai trofi berkilau mereka.
AFP melaporkan, anugerah Ballon d'Or kali ini cukup spesial karena Equipe selaku penyelenggara berusaha beralih ke mata uang kripto dengan menawarkan berbagai token digital (NFT) gratis kepada pemenang tetapi ratusan lainnya dijual kepada masyarakat.
Dunia olahraga dibanjiri proyek NFT setelah penyelenggara, klub, dan pemain berusaha memonetisasi ketenaran mereka.
Token memiliki teknologi berupa kode komputer yang disimpan dalam blockchain yang merupakan buku besar digital yang menyimpan informasi tentang aset digital.
Token-token itu lantas ditautkan dengan karya seni, avatar video game, atau objek dunia nyata seperti halnya Ballon d'Or.
NFT umumnya dibeli oleh orang-orang yang berharap bisa menjualnya lagi demi keuntungan, sedangkan nilainya didasarkan kepada kelangkaan dan kolektibilitas.
Namun, pasar kripto yang terus anjlok sejak awal September ini membuat industri NFT terpukul. Namun, Equipe mengklaim, NFT dalam Ballon d'Or adalah bagian dari strategi jangka panjang.
"Koleksi pertama ini akan diikuti oleh yang lain seperti Ballon d'Or, dan lebih luas lagi kelompok Equipe dan Amaury, ingin memproyeksikan dirinya secara berkelanjutan kepada dunia web3 yang merupakan era baru internet terdesentralisasi," kata kelompok media itu seperti dikutip AFP.
Equipe mengatakan akan melelang tiga NFT yang akan membuat para pemegangnya mendapatkan "akses VIP" ke acara penganugerahan Ballon d'Or pada 17 Oktober.
Baca Juga: T20 Indonesia Summit 2022 : Ketua MPR RI Bamsoet Dorong Indonesia Jadi Hub Kripto Dunia
Striker Prancis dan Real Madrid Karim Benzema menjadi favorit memenangkan anugerah sektor putra tahun ini. Benzema sendiri sudah meluncurkan koleksi NFT-nya sendiri awal tahun ini.
Berita Terkait
-
Redam Kekhawatiran Fans Real Madrid Soal Cedera Benzema, Ancelotti: Sepertinya Tidak Serius
-
Karim Benzema Cedera Lutut, Carlo Ancelotti Harap-harap Cemas Tunggu Laporan Medis
-
Kritik Pedas Rooney untuk Mbappe: Messi Umur 23 Tahun Sudah Menang Ballon d'Or!
-
9 Prestasi Mentereng Karim Benzema yang Menjadikannya Calon Kuat Peraih Ballon dOr 2022
-
10 Pemain yang Secara Mengejutkan Masuk Nominasi Ballon d'Or, Ada Mario Balotelli
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Qavah Group Mau Lipat Gandakan Investasi China ke RI
-
Harga Minyakita di Wilayah Timur Masih Melambung, Kemendag Soroti Kendala Logistik
-
Kadin China Kirim Surat Protes ke Prabowo, Keluhkan Royalti Tambang, RKAB Nikel hingga Satgas PKH
-
Pemerintah Waspadai Lonjakan Harga Gula Pasir, Skema SPHP Diusulkan
-
Siloam Tutup RUPST Tahun Buku 2025, Lanjutkan Pertumbuhan Berkelanjutan Lewat Diferensiasi Arketipe
-
Rupiah Ambruk ke Rp17.500, Pedagang Elektronik Pasar Minggu Ungkap Penjualan Telah Anjlok 50 Persen
-
Paradoks Beras: Stok Melimpah 5,19 Juta Ton, Harga di 105 Daerah Masih Melonjak
-
Rupiah Tembus di Rp17.500, Pedagang Elektronik: Harga Sudah Naik 5 Persen
-
Rupiah Tembus Rp17.528, Harga Laptop dan Ponsel di Mall Ambasador Terancam Melonjak
-
Siap-siap! Dana Rp 31,5 Triliun Bakal Hilang dari Pasar Modal RI