Suara.com - Harga minyak dunia melesat lebih dari 3 persen pada akhir pekan lalu didukung oleh pengurangan pasokan. Meski demikian harga minyak berjangka turun secara mingguan karena kenaikan suku bunga yang agresif dan pembatasan COVID-19 China membebani prospek permintaan.
Mengutip CNBC, Senin (12/9/2022) minyak mentah Brent naik USD3,30 atau 3,7 persen menjadi USD92,45 per barel. Sementara minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) naik USD3,11 atau 3,7 persen menjadi USD86,65 per barel.
Presiden Rusia Vladimir Putin telah mengancam akan menghentikan ekspor minyak dan gas ke Eropa jika pembatasan harga diberlakukan.
Selain itu rencana pemangkasan produksi minyak OPEC + yang diumumkan minggu ini juga mendukung harga.
"Selama beberapa bulan mendatang, Barat harus menghadapi risiko kehilangan pasokan energi Rusia dan melonjaknya harga minyak," kata Stephen Brennock dari pialang minyak PVM.
Ditekan oleh kekhawatiran tentang resesi dan permintaan, Brent turun tajam dari lonjakan Maret mendekati level tertinggi sepanjang masa USD147 setelah Rusia menginvasi Ukraina.
Meskipun melambung pada hari Jumat pekan lalu, kedua patokan minyak mentah menuju penurunan mingguan, dengan Brent turun sekitar 0,6 persen pada minggu ini setelah pada satu titik mencapai level terendah sejak Januari.
WTI berada di jalur untuk penurunan mingguan sebesar 0,3 persen.
Baca Juga: Harga Minyak Mahal, ICP RI Tahun Depan Dikerek Tinggi
Berita Terkait
-
Harga Minyak Mahal, ICP RI Tahun Depan Dikerek Tinggi
-
Sebut Harga Pertalite Tak Bisa Turun Meski Minyak Dunia Murah, Erick Thohir Disentil: Mau Nyapres, Tapi Asal Bicara
-
Erick Thohir Sebut Pertalite Tak Bisa Turun Meski Harga Minyak Dunia Turun, Legislator: Mau Nyapres Kok Asal Bicara
-
Menteri Jokowi Diminta Warga Kurangi Konsumsi BBM, Misal Dari Sehari 3 Liter Jadi 2 liter
-
Harga Minyak Melonjak Empat Persen Akibat Pelemahan Dolar dan Ancaman Pasokan
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
Fundamental Ekonomi Kuat di tengah Ketidakpastian, Indonesia Kian Dilirik Investor Global
-
Harga Nikel Langsung Terkerek Aturan Baru ESDM, Tapi Tekan Industri Smelter
-
Program 3 Juta Rumah Libatkan 185 Industri dan Serap Tenaga Kerja
-
Program Gentengisasi Digeber, 40 Ribu Rumah di Jabar Dapat Bantuan
-
Anggaran Subsidi Energi Terus Bengkak, Insentif EV Perlu Diberlakukan Lagi?
-
Alasan Harga Emas Justru Turun di Tengah Konflik
-
Di saat Harga Avtur Melambung, Maskapai Vietnam Justru Agresif Tambah Frekuensi Penerbangan
-
Pemerintah Umumkan Respons Pembelaan Investigasi Dagang AS Hari Ini
-
Airlangga Akui AS Penyumbang Surplus Perdagangan dan Destinasi Ekspor Terbesar RI
-
Airlangga Ungkap Alasan Cicilan Kopdes Merah Putih Dibayar dari APBN