Suara.com - Ratusan massa yang terdiri dari aliansi Gerakan Buruh Bersama Rakyat (Gebrak) dan Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI), serta mahasiswa Esa Unggul memadati Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat.
Mereka menggelar unjuk rasa terkait kenaikan harga BBM subsidi pada Selasa (13/9/2022) siang ini. Tidak hanya BBM, mereka juga menyuarakan upah buruh yang masih sangat kecil.
Massa yang datang sekitar pukul 12.00 WIB itu menduduki Jalan MH Thamrin sisi Barat yang biasa digunakan oleh kendaraan menuju Utara.
Massa terkait mengenakan pakaian merah corak hitam dengan ikat kepala kuning, terlihat duduk-duduk memenuhi seluruh bagian jalan tersebut, mendengarkan orator yang berorasi di atas dua mobil komando yang dibawa massa.
Usai berorasi, buruh dan mahasiswa itu bermaksud menunggu rekannya yang lain sebelum kembali berjalan mendekati kawasan Monas atau Patung Kuda.
Sembari menunggu peserta yang lain, massa menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya.
"Hidup rakyat Indonesia," kata orator.
Akibat berkumpulnya massa di Jalan MH Thamrin menuju bundaran Patung Kuda, petugas kepolisian mengalihkan arus kendaraan ke jalan lainnya.
Saat ini, Jalan Medan Merdeka Barat yang merupakan akses menuju ke Istana Kepresidenan telah ditutup oleh kepolisian sejak pukul 11.00 WIB.
Baca Juga: Pengamat: Aplikator Harus Berikan Inovasi dan Diskon Agar Jumlah Pengguna Ojol Tidak Turun
Polisi tampak memasang kawat berduri dan seluruh kendaraan dialihkan melewati jalur lainnya.
Sementara, sejumlah petugas gabungan Polri dan Polisi Pamong Praja (Pol PP) juga tampak bersiaga di lokasi berkumpul massa dan kawasan Patung Kuda.
Berita Terkait
-
RAISA Diturunkan Lagi Ke Area Unjuk Rasa Tolak Kenaikan BBM di Jakarta
-
Buruh dan Mahasiswa Padati Jalan Thamrin Tuntut Harga BBM Diturunkan, Ancam Mogok dan Golput
-
Ratusan Ojol Demo BBM di DPRD Sumbar, Spanduk Ojol Cewek: Kami Lelah Dinaikin!
-
Massa Buruh KASBI Ancam Golput di Pemilu 2024, Jika Pemerintah Tak Turunkan Harga BBM
-
Pengamat: Aplikator Harus Berikan Inovasi dan Diskon Agar Jumlah Pengguna Ojol Tidak Turun
Terpopuler
- Jejak Pendidikan Noe Letto, Kini Jabat Tenaga Ahli di Dewan Pertahanan Nasional
- 6 Mobil Bekas Keren di Bawah 50 Juta untuk Mahasiswa, Efisien buat Jangka Panjang
- 5 Serum Wardah untuk Mengurangi Flek Hitam dan Garis Halus pada Kulit Usia 40 Tahun
- Plt Gubri SF Hariyanto Diminta Segera Tetapkan Kepala Dinas Definitif
- 50 Kode Redeem FF Terbaru 17 Januari 2026, Klaim Hadiah Gojo Gratis
Pilihan
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Jadi Bos BI, Purbaya: Bagus, Saya Mendukung!
-
Rupiah Tembus Rp16.955, Menkeu Purbaya: Bukan Karena Isu Wamenkeu ke BI
-
Rupiah Makin Jatuh Nilainya, Hampir ke Level Rp 17.000/USD
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Untuk Jadi Bos BI
-
Suram! Indonesia Masuk Daftar 27 Negara Terancam Krisis Struktural dan Pengangguran
Terkini
-
Bocoran Menkeu Purbaya: Thomas Djiwandono Deputi Gubernur BI, Tukar Wamenkeu ke Juda Agung
-
Hanya Dapat 30%, Vale Mohon-mohon ke ESDM Agar Tambahkan Kuota RKAB 2026
-
Kementerian PU Rilis Portal Data Real Time Penanganan Bencana Sumatera
-
Antam Duga 6 Korban Tewas di Pongkor Akibat Tambang Ilegal
-
Sinkronisasi dengan BI Rate, LPS Tunda Pengumuman Tingkat Bunga Penjaminan
-
Pelaku UMKM Bisa Gunakan Fitur Ini di GoPay untuk Kelola Keuangan
-
Pulihkan Konektivitas Aceh, Pemerintah Tangani Permanen 6 Jembatan dan 28 Titik Longsor
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Jadi Bos BI, Purbaya: Bagus, Saya Mendukung!
-
Rupiah Tembus Rp16.955, Menkeu Purbaya: Bukan Karena Isu Wamenkeu ke BI
-
Impor BBM 2026 untuk SPBU Swasta Dibuka, Kuota Siapa Paling Besar?