Suara.com - Merayakan Hari Pelanggan Nasional, banyak perusahaan dan institusi menegaskan kembali komitmennya dalam memberikan layanan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Indonesia.
Tidak terkecuali dengan OK Bank, salah satu bank swasta yang menawarkan berbagai layanan, mulai dari fungsi tabungan hingga pinjaman, juga turut mendeklarasikan komitmennya kepada seluruh nasabah dan calon nasabahnya.
OK Bank yang merupakan lembaga perbankan asal Korea Selatan telah hadir sejak tahun 2019 untuk memenuhi kebutuhan finansial seluruh masyarakat Indonesia. Salah satu produk perbankannya, OK KTA memberikan akses Kredit Tanpa Agunan (KTA) bagi masyarakat Indonesia dari seluruh kalangan untuk mendapatkan dana tambahan secara mudah, cepat dan aman.
rus meningkatkan layanan finansial kami, khususnya pada penyediaan dana tambahan kepada masyarakat Indonesia. Peningkatan pelayanan ini datang dari sisi marketing, staff analis, hingga sistem pencairan dana.” kata Hardiansyah Ramadhan, Department Head Retail OK Bank.
Meski baru 2 tahun meluncurkan produk OK KTA di Indonesia, Hardiansyah mengatakan bahwa komitmen yang dijalankan ini membawa OK Bank memiliki pencapaian yang cukup signifikan. Hal ini terlihat pada akhir Agustus 2022 lalu, tercatat OK Bank berhasil menyalurkan kredit sebesar 1,17 Triliun dalam kategori Retail.
Bentuk konsisten dan komitmen yang dijalankan oleh OK Bank, menurut Hardiansyah, dapat dilihat dari kegiatan survei yang dilakukan secara berkala kepada nasabah.
Survei ini biasanya diberikan setelah nasabah mendapatkan pencairan dana yang diharapkan. Nasabah yang telah mengajukan dana tambahan di OK Bank dapat memilih satu hingga dua jenis produk pinjaman yang dihadirkan dari OK KTA.
Seperti Ahmad Soleh, salah satu pekerja swasta di Jakarta telah mengakses produk pinjaman KTA Speed Employee 10 Juta. Ahmad mengaku bahwa dirinya melakukan pengajuan dana tambahan untuk memenuhi kebutuhan sehari-harinya.
“Sesuai yang disampaikan, OK Bank memberikan pelayanan yang sangat baik dari sisi marketing dan analisisnya. Mereka melakukan verifikasi data melalui telepon dengan sangat ramah. Tidak hanya itu, pencairan dana juga sangat cepat, saya mendapatkan dana yang dibutuhkan tidak sampai 7 hari sejak tanggal pengajuan,” ungkap Ahmad.
Baca Juga: Hari Pelanggan Nasional 2022, Astra Isuzu Harapan Indah Berikan Santunan kepada Pengemudi
Hal yang sama dirasakan oleh Nia Sintia, yang telah mendapatkan dana pinjaman dari General KTA Employee Me Too OK Bank. Sebagai karyawan swasta, Nia menggunakan dana ini untuk kebutuhan biaya renovasi rumah.
“Dengan adanya pelayanan yang maksimal dari OK Bank, saya mendapatkan banyak kemudahan untuk memiliki dana tambahan ini.” ucapnya.
Hardiansyah menambahkan bahwa tidak hanya dari sisi proses pengajuan dan sistem administrasi yang maksimal, OK Bank juga memastikan akses pengajuan KTA yang aman.
“Keamanan nasabah dan data nasabah menjadi perhatian utama bagi OK Bank. Keseluruhan transaksi diawasi langsung oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). OK Bank juga sudah bekerja sama dengan sejumlah perusahaan Inovasi Keuangan Digital (Credit Scoring and Aggregator) yang terdaftar di OJK untuk mencegah terjadinya risiko cyber and financial crime. Hal ini tentunya lebih memberikan ketenangan karena calon nasabah jadi tidak perlu ragu untuk menggunakan jasa OK Bank dalam mendukung kebutuhan secara finansial,” tutupnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
Pilihan
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
Terkini
-
Dihantam Aksi Jual, IHSG Terkapar ke Level 7.623
-
Purbaya Ubah Aturan Restitusi Pajak Usai Duga Ada Kebocoran, Berlaku 1 Mei 2026
-
Rupiah Kian Terpuruk ke Level Rp 17.143/USD
-
Utang Rp 1 Juta Tak Masuk SLIK, Solusi Akses KPR atau Ancaman Kredit Macet?
-
Dear Pak Prabowo! Utang RI Tembus Rp7.509 Triliun, Bayi Baru Lahir Langsung Menanggung Rp26 Juta
-
Kapal Tanker China Gagal Tembus Blokade AS di Teluk Persia
-
Kursi Panas Bos Astra: Sinyal Kuat Rudy Gantikan Djony Bunarto, Saham ASII Langsung Gaspol!
-
Punya Utang Pinjol di Bawah Rp1 Juta Bisa Ajukan KPR, Apa Dampaknya ke Perbankan?
-
Apa Itu Nafta? Yang Bikin Harga Plastik Makin Mahal
-
Permintaan Melemah, Harga Konsentrat Tembaga dan Emas RI Anjlok