Suara.com - BPJS Kesehatan Cabang Sukabumi melaksanakan spot check untuk memastikan pendistribusikan Kartu Indonesia Sehat (KIS) kepada peserta segmen Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI-JK) tepat sasaran. Saat mengunjungi kelurahan di wilayah Kota Sukabumi, ada sosok yang menarik perhatian tim Jamkesnews. Ia adalah Tri Hastuti (43), Lurah Benteng Kota Sukabumi.
Tri nampak bersemangat mendampingi BPJS Kesehatan saat melakukan kunjungan dari rumah ke rumah. Karena rutinitas kesehariannya sering berinterakasi dengan orang-orang, Tri mengaku bahwa dia sangat paham Program JKN ini sudah menjadi bagian dari kehidupan warga setempat.
“Yang dulu ragu untuk berobat karena khawatir biayanya mahal, sekarang tidak lagi. Ada JKN yang menjamin dengan akses ke fasilitas kesehatan. Saya sangat senang BPJS Kesehatan mau mengunjungi langsung masyarakat, ini yang sangat membantu dan memudahkan kami untuk mendapatkan pelayanan terkait Program JKN. Saya juga mengapresiasi BPJS Kesehatan yang sudah berusaha memastikan kepemilikan KIS sesuai dengan yang berhak,” tutur Tri, pada Selasa, (30/8/2022).
Tri mengatakan, agar layanan untuk peserta JKN semakin baik, diperlukan kolaborasi terbaik pula dari semua pihak, tidak hanya BPJS Kesehatan. Menurutnya, semua harus berperan aktif untuk mendukung keberlanjutan Program JKN agar bisa terus memberikan manfaat besar bagi masyarakat, terutama dalam hal jaminan pelayanan kesehatan.
“Fasilitas kesehatan juga harus ikut bergerak meningkatkan pelayanan. Begitu juga dengan pemerintah agar bisa tepat sasaran saat mendaftarkan masyarakat tidak mampu yang belum menjadi peserta JKN. Koordinasi yang sudah terjalin baik pun harus berkelanjutan, sebagai wujud upaya bersama untuk memberikan pelayanan terbaik. Semoga semakin banyak yang menyadari pentingnya Program JKN,” kata Tri.
Tidak lupa Tri pun menyampaikan harapannya agar penyelenggaran Program JKN ke depan terus mengembangkan inovasi pelayanan yang memudahkan pesertanya untuk mengakses layanan kesehatan.
Berita Terkait
-
5 Cara Cek Nomor BPJS Kesehatan Lewat Website, SMS hingga Mobile JKN
-
MPP Kota Singkawang Berikan Layanan Terbaik kepada Peserta JKN-KIS
-
Dosen Universitas Borneo Apresiasi Layanan Digital Program JKN
-
Rincian Iuran BPJS Kesehatan Terbaru, per September 2022
-
4 Cara Cek Nomor BPJS Kesehatan, Mudah dan Cepat
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status "Cucu Nabi" Demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
Terkini
-
Harga Minyak Mentah Rekor Terendah dalam 2 Pekan, Mulai Turun di Bawah US$100
-
Rupiah Dibuka Menguat ke Rp17.700 per Dolar, Pengamat Ungkap Faktor Penentu
-
Harga Emas Antam Melonjak Lagi, Tembus Rp 2,8 Juta/Gram
-
Suku Bunga BI Naik, Cicilan Utang Jadi Lebih Mahal? Cek Simulasi Terbarunya
-
Setelah Dijewer Dony Oskaria, PTPN Baru Bebaskan Kakek Mujiran
-
Ahli Ungkap Alasan Pemulihan Listrik Sumatra Tak Bisa Instan
-
Novo Nordisk Kantongi Restu FDA, Insulin Seminggu Sekali Resmi Meluncur
-
IHSG Dibuka Hijau Lagi, Bertahan di Level 6.100
-
IHSG Anjlok 8,5 Persen Pekan Lalu, Masihkah Ada Harapan Rebound Hari Ini?
-
Update Harga Emas Hari Ini 25 Mei 2026, Antam Sulit Tembus Level Rp3 Juta